My Geeky Doctor

My Geeky Doctor
MGD Bab 40 - Tatapan Dua Pria


__ADS_3

Dhisa terus memperhatikan pria yang memunggungi kamera CCTV, kemudian menatap Rayden yang terlihat begitu serius, entah apa yang sedang dibicarakan ketiga pria itu.


Bahkan Samuel terlihat bergeming, tak ada sedikitpun pergerakan yang dia lakukan di sana.


Cukup lama Disha mengamati, namun pertemuan ketiga orang itu tak usai-usai, seolah pelik sekali masalah yang sedang dibicarakan, apalagi Rayden sampai melarang satu orang pun yang hendak menemui dia.


"Sebenarnya apa yang sedang mereka bicarakan," gumam Dhisa. hanya mampu menerka-nerka karena dia tidak mampu Mendengar pembicaraan yang terjadi di dalam sana.


"apa aku harus memasang penyadap suara di sana," gumamnya lagi, namun kemudian menggelengkan kepalanya pelan.


"Tidak," gumam Disha, dia sudah terlalu jauh berpikir. bahkan hingga kini dugaannya tentang keluarga Carter yang terlibat dalam pembunuhan keluarganya pun belum bisa dia pastikan.


Kris bahkan memintanya untuk tidak lagi menyelidiki keluarga itu dan fokus mencari informasi dari kedua orang tuanya sendiri.


Disha lantas memutus sambungan CCTV yang dia sadap. mencabut kabel USB itu dan mematikan leptopnya.


"Tidak perlu berpikir yang macam-macam, mereka pasti sedang membicarakan perusahaan Carter Kingdom," gumam Disha lagi, mencoba berfikir positif tentang semua yang terjadi.

__ADS_1


Meyakini itu, dia tak lagi menaruh rasa penasaran pada Rayden.


Malam tiba.


Malam ini giliran Disha yang memeriksa keadaan Rayden. Dia datang di jam 7 tepat dengan membawa nampan berisi makan malam. Sebenarnya ada petugas tersendiri yang mengantarkan makanan di tiap ruang VIP. Namun khusus Rayden, dia hanya ingin diantar oleh orang-orang tertentu, seperti dia, Dara dan Rafaela..


Masuk ke dalam sana, Disha merasa ada yang aneh, bukan hanya tatapan Rayden yang menatapnya lekat, tapi kini Sam juga ikut-ikutan menatapnya intens.


Ditatap secara bersamaan oleh dua pria di ruangan ini membuat Disha berpikir adalah sesuatu yang salah di wajahnya?


"Ini makan malam Anda Tuan, silahkan dinikmati," ucap Disha, dia meletakkan makanan itu di atas meja, dan setiap pergerakan yang dilakukan olehnya selalu tak lepas dari pandangan Rayden dan Sam.


2 orang pria yang kini menaruh rasa penasaran liat biasa pada gadis berkacamata itu.


Ada hubungan apa antara kamu dan Darco? kenapa dia melindungi mu sampai seperti itu? Batin Rayden.


Sebenarnya rahasia apa yang gadis ini sembunyikan? sampai Darco rela berperang dengan Dark VIP untuk melindunginya? Batin Sam.

__ADS_1


Dua pria itu terus menatap Disha intens, dengan banyak pertanyaan di kepala mereka masing-masing.


"Maaf Tuan Sam, saya tidak membawa makanan Anda. Bagian dapur mengatakan jika Anda menolak makanan dari kami," terang Disha pula pada Samuel.


Dan pria itu hanya mengangguk, tentu saja dia menolak, karena makanannya pun jadi sama seperti orang sakit. Sementara dia sangat sehat, bisa mencari makanan dimana pun.


"Kenapa hanya diam saja? tuan Rayden tidak ingin turun?" tanya Disha lagi, saat melihat kedua pria itu tidak ada sedikitpun pergerakan. Harusnya Sam membantu Rayden untuk turun dari atas ranjang dan menyantap makanan ini di meja.


Tapi pria itu tetap bergeming, seraya menatapnya dengan tatapan yang entah. membuatnya jadi serba salah.


"Makan disini saja, tidak perlu turun," ucap Rayden dengan suaranya yang datar, tidak seperti biasanya.


"Baiklah Tuan."


"Biar aku saja yang siapkan," ucap Samuel pula, menghentikan Disha yang hendak memindahkan makanan itu.


"Baiklah Tuan," jawab Disha lagi, malam ini dia benar-benar jadi serba salah. Tatapan dua pria itu sangat aneh.

__ADS_1


__ADS_2