My Geeky Doctor

My Geeky Doctor
MGD Bab 60 - Tentang Kita


__ADS_3

Rayden memang terkejut mendengar laporan Sam tentang hipnoterapi itu, tapi Disha jauh lebih terkejut mendengar Sam dan Rayden membicarakan tentang masa lalunya.


Kenapa?


Bagaimana bisa?


Kedua orang ini seolah telah tahu banyak tentang hidupnya.


Siapa Zhack?


Siapa sebenarnya Rayden Carter?


Banyak sekali pertanyaan di kepalanya hingga membuat Disha gamang. Bahkan untuk segera kabur dari tempat ini pun tidak bisa, dia seperti sudah dipaku untuk tetap diam.


Hanya Darco, hanya Darco satu-satunya yang bisa membawanya ke luar dari kebingungan ini.


Sampai akhirnya Disha sadar dari semua lamunan itu saat Rayden membawa tangannya berada di atas pangkuan pria ini.


Rayden tahu, diantara mereka berdua pasti Disha lebih bingung dengan semua yang terjadi, karena gadis kecilnya pun tak ingat dia lagi.


"Sam, ambil laptop milik ku." titah Rayden, namun matanya mengarah ke arah Disha dengan lekat.


"Baik Tuan."


Sam, kemudian mengganti makanan di atas meja dengan sebuah leptop di sana.


Setelahnya dia keluar, berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak masuk ke ruangan ini sampai besok pagi.

__ADS_1


"Jangan bingung, jangan takut, aku hanya pria lemah, kamu bisa menghajar ku kalau mau," ucap Rayden, seraya mulai menghidupkan laptop miliknya.


Sementara Disha masih tergugu.


Sampai akhirnya Disha melihat wajah dirinya sendiri saat masih berusia sekitar 3-4 tahun.


Makin melebar matanya saat Rayden terus menggeser foto-foto itu dan memperlihatkan kebersamaan antara keluarga Dude dan keluarga Carter.


Deg! Disha tersentak, dalam benaknya dia tidak ingin percaya, namun semua bukti ini terasa begitu nyata.


Disha bahkan kembali terkenang tentang masa lalunya yang hilang.


Kak Rayden! pekiknya dalam kenangan, berlari di taman menghindari kejaran bocah laki-laki itu.


"Awh!" rintih Disha, saat tiba-tiba kepalanya berdenyut nyeri, tanpa bantuan dokter Samantha, dia akan terus merasa pusing seperti ini saat ingatannya kembali.


"Kenapa? kamu pusing lagi? baiklah, tidak perlu ingat apapun, jangan lagi jatuh pingsan." terang Rayden, tak ingin Aresha kembali jatuh pingsan seperti beberapa waktu lalu, Rayden pun dengan segera kembali mencium bibir kekasihnya. Melumaatnya lembut menunjukkan semua cinta yang dia punya.


Disha mendelik, pikirannya yang kusut seketika buyar, berganti dengan tubuhnya yang bergetar.


Ciuman Rayden memang selalu mampu membuatnya hanyut, namun Disha ingin memastikan semuanya.


Perlahan dia pun mendorong dada pria ini hingga ciuman diantara mereka kembali terlepas, Disha pun merasa aneh, bagaimana bisa dia masih bersikap baik pada pria yang sejak tadi mencuri ciumannya. Harusnya Disha mendorong kuat, lalu membantingnya ke atas lantai.


Tapi nyatanya tidak.


"Tuan," ucap Disha saat dia berhasil melepaskan ciuman itu. Nafasnya terdengar tidak teratur. Bahkan masih merasakan tubuhnya yang berdesir.

__ADS_1


"Aku bukan tuan mu Sha, aku adalah suami mu. Tidak, mungkin hari ini belum, Tapi ku pastikan besok kita sudah menikah."


"Tuan, jangan sembarangan bicara dulu, jawab dulu semua pertanyaan saya ."


"Baiklah, apa yang mau kamu tanyakan? tapi tentang pernikahan kita, besok akan tetap terjadi."


"Tuan!"


"Iya, Iya, katakan, apa yang mau kamu tahu?"


"Tentang kita."


Dua kata itu sudah mengartikan semuanya. Dan Rayden pun menjelaskan secara rinci tentang KITA yang dimaksud oleh Disha.


Bahwa sejak Aresha lahir mereka sudah terhubung, keluarga Dude dan keluarga Carter memiliki hubungan yang sangat dekat, mereka adalah sepasang anak yang telah ditunangkan.


Sampai ada peristiwa percobaan pembunuhan itu dan semuanya hancur.


Rayden pun menjelaskan jika selama ini dia terus mencari Aresha meski pihak keluarga Dude telah menyatakan jika Aresha meninggal.


Tentang Zhack dan Dark VIP yang dia beli hanya khusus untuk mencari Aresha.


Disha tergugu, terlebih ketika melihat kedua mata sayu itu. Seketika ingat ucapan Rayden disaat tangis pilunya tadi siang.


Bukan ada yang meninggal, namun ada seseorang yang hidup kembali.


Tanpa sadar, saat Disha mengedipkan kedua matanya ada air bening yang jatuh, seketika dadanya terasa penuh saat menyadari ada seseorang yang mencintainya sedalam ini, mencintai dia yang sebagai Aresha.

__ADS_1


Tanpa banyak bicara lagi, Rayden kembali mengikis jarak dan mencium bibir wanitanya, kali itu Disha menutup mata dan membalas ciuman itu.


__ADS_2