NODA MASA LALU

NODA MASA LALU
Bab 21. Rapat


__ADS_3

Athalla dan Kania masuk ke ruang rapat dengan hati yang masih kesal. Athalla sebenarnya masih belum puas. Rasanya ingin menghajar Adit. Namun, apa yang dikatakan Nia itu benar. Kalau dia harus menjaga nama baiknya. Setelah rapat, Athalla bertekad akan mencari Adit kembali.


Rapat berlangsung tiga jam. Kania berusaha tidak terpengaruh dengan kejadian tadi, apa lagi melihat Adit juga ada di ruangan.


Athalla juga berusaha profesional. Tidak mau proyek kali ini gagal hanya karena ulah Adit. Athalla dan Kania berusaha memberikan presentase terbaik pada rekan kerjanya. Adit juga tampak berusaha menjadi yang terbaik.


Rapat berlangsung tiga jam. Hasilnya akan diumumkan siang besok pada rapat berikutnya. Keluar ruangan rapat, jam telah menunjukan pukul lima sore.


"Mas, aku istirahat dulu. Kamu juga harus istirahat. Pasti capek!" ucap Kania keluar dari ruangan rapat.


"Kania, aku harap kamu jangan memikirkan bajingan itu lagi. Dia tidak pantas untuk dipikirkan!"


"Mas juga jangan terbawa emosi ya. Kita haris bicara mengenai apa yang Adit katakan. Tapi aku lelah, kita bicara nanti saat makan malam aja."


"Kania, aku harus mengulang berapa kali. Aku tidak peduli dengan masa lalumu. Yang aku inginkan melangkah bersamamu di masa depan. Aku juga banyak aib. Kamu pasti mengerti apa yang Adit katakan tadi!"


Kania menarik napas dalam. Dia tadi memang mendengar Adit mengatakan mengenai klub dan minuman keras. Cuma Kania belum bisa memastikan apa yang terjadi di masa lalu. Dia tidak ingin menghakimi seseorang karena sadar, aibnya juga banyak.


"Kita bicarakan nanti saja, Mas. Aku mau istirahat!" ucap Kania lagi.


"Baiklah. Selamat istirahat. Ingatlah Kania, hati ini akan tetap mencintaimu dengan segala kelebihan dan kekuranganmu. Setiap manusia pasti memiliki dosa. Yang terpenting bagaimana orang itu mencoba bangkit dan berusaha berubah menjadi terbaik!"


Kania hanya tersenyum menanggapi. Pikirannya terlalu lelah. Kenapa disaat dia ingin melupakan masa lalu nya yang kelam dan ingin memulai lembaran baru,pria itu muncul lagi dan mengganggu ketenagannya.

__ADS_1


Apa yang harus Kania lakukan? Apakah dia harus pergi meninggalkan semua ini dan melupakan kisah cintanya yang baru saja dimulai dengan Athalla.


Sampai di kamar hotel, Kania langsung membaringkan tubuhnya. Tangisnya pecah mengingat kebodohan yang pernah dia lakukan dengan Adit. Kenapa dia bisa percaya dan terperangkap dengan cinta palsu pria itu.


Mengenalmu tak pernah membuatku menyesal. Hanya saja penyesalanku ada ketika terlalu memberikan kepercayaan yang besar dan akhirnya disia-siakan. Aku mencoba ikhlas sari suatu kehilangan dan tersenyum dari suatu kesakitan. Setiap rangkaian cerita itu pasti ada penyesalan, di situlah kita bisa ambil maknanya arti sebuah kehidupan.


Salah satu cara Tuhan yang membuat Anda menjadi hebat adalah dengan meletakkan penyesalan di posisi paling belakang.Tuhan menciptakan penyesalan biar kita tahu bahwa tidak semua hal bisa diulang kembali. Penyesalan tidak dapat mengubah masa lalu, begitu pula kekhawatiran tidak dapat mengubah masa depan. Karena penyesalanku bukan yang terakhir, semua membisu dengan akhir yang berbeda.


Penyesalan bisa dialami siapa saja dan hal ini sangat wajar terjadi dalam kehidupan seseorang. Namun, kita harus tetap semangat dalam menjalani hidup. Dan yang perlu diingat adalah menjadikan penyesalan sebagai pengalaman berharga untuk menjadikan kalian sebagai pribadi yang lebih baik kedepannya.


Kania terbangun dan melihat suasana di luar jendela mulai gelap. Baru saja Kania mau melangkah ke kamar mandi, terdengar suara ketukan di pintu. Wanita itu berjalan untuk membukakan pintu. Kania mengira pastilah Athalla yang mengetuk.


"Tunggu, Mas!" ucap Kania dari dalam kamar.


Kania membuka pintu perlahan dan tampak Adit yang berdiri dihadapannya. Kania ingin menutup pintu kembali. Namun, Adit lebih cepat mendorongnya dan masuk ke kamar Kania.


"Kamu mau apa?" tanya Kania terbata.


"Aku inginkan tubuhmu seperti dulu lagi. Ternyata kenikmatanmu masih membuatku kangen. Aku yakin kamu juga sama. Merindukan belaianku dan juga sentuhanku, terutama saat di kamar mandi!"


"Aku tidak sudi lagi berhubungan denganmu. Tidak ada keinginanku untuk mengulangnya lagi. Yang ada penyesalan, kenapa aku dulu mau menyerahkan diri ini dengan pria brengsek sepertimu!" ucap Kania penuh penekanan.


Adit mengcengkeram rahang Kania kuat hingga wanita itu meringis. Kania merasakan sakit tapi tidak sesakit hatinya.

__ADS_1


Adit menarik tangan Kania kuat dan melemparnya ke tempat tidur. Kania berusaha bangkit namun, Adit menahan dengan mengukung tubuh wanita itu dibawah tubuhnya.


"Baji*ngan! Apa maumu?! Aku tidak sudi kau sentuh!" Kania berusaha meronta dan menendang.


"Jangan sok suci Kania. Aku ingin kamu melayaniku. Atau kamu mau video saat kita main di kamar mandi jatuh ke tangn Papi dan Mami-nya Athalla?" tanya Adit.


Adit yakin hubungan Kania dan Athalla bukan sekedar rekan kerja, melihat pria itu yang membela Kania.


"Aku tidak peduli! Aku tidak mau berhubungan denganmu lagi!" teriak Kania.


Athalla yang ingin memanggil Kania buat makan malam kaget melihat pintu kamar hotel yang Kania tempati terbuka sedikit. Dia mencoba membukanya dan melangkah masuk.


Athalla mendengar suara ribut dan teriakan Kania. Dia makin melangkah masuk dan melihat Adit yang mengukung Kania.


"Apa yang kamu lakukan?!" tanya Athalla dengan suara teriakan.


Athalla mendekati Adit dan menarik baju pria itu dengan sangat kuat. Hingga Adit turun dari tubuh Kania.


...****************...


Sebagian quote di kutip dari google.


Selamat pagi semuanya. Semoga sehat dan selalu dalam lindungan Tuhan. Happy weekend.

__ADS_1


Sambil menunggu novel ini update bisa mampir ke novel teman mama di bawah ini.



__ADS_2