NODA MASA LALU

NODA MASA LALU
Bab 71. Pernikahan Kania dan Athalla


__ADS_3

Hari pernikahan Kania dan Athalla sudah semakin dekat. Hanya tinggal esok hari saja. Semua persiapan pun sudah sembilan puluh sembilan persen jadi. Malam hari ini Kania tidak bisa tertidur nyenyak. Dia malah sedikit gugup karena jujur saja, Kania tidak bisa membendung rasa takutnya kalau-kalau ada terjadi hal negatif mengenai pernikahannya.


Namun Kania cepat-cepat menyingkirkan perasaan itu. Dia berusaha mengganti semua pikiran negatifnya menjadi pikiran positif. Walaupun itu tidak mudah tapi Kania terus berusaha.


Beberapa hari ini Kania sudah menjalani prosesi adat yang masih dipercaya oleh pihak keluarga. Seperti dipingit berapa hari sebelum hari pernikahan tiba. Tidak boleh bertemu dengan calon pengantinnya, dan Kania menjalankannya walau tetap saja Kania masih bisa bertemu dengan Athalla melalui ponsel.


Kania tidak akan bisa kalau tidak mendengar kabar mengenai Athalla meski satu hari pun. Untungnya zaman sekarang ada ponsel yang bisa menghubungkan kabar keduanya secara cepat. Sehingga Kania tidak perlu untuk membendung rasa rindunya kepada Athalla lebih lama.


Walaupun tante-nya Kania terus mengingatkan supaya Kania tidak berhubungan dengan Athalla melalui telepon dalam beberapa hari. Namun tentu saja Kania tidak bisa. Dia terus mencuri-curi waktu supaya bisa berhubungan dengan calon suaminya.


Tadi pagi Kania juga sudah menjalani prosesi luluran. Dia merasa sebagai seorang putri yang dilayani oleh dayang-dayangnya. Bahkan ketika Kania sedang dilulur, dia sampai tidak sadar kalau dirinya tertidur pulas. Mungkin juga efek dari beberapa minggu lalu Kania kelelahan karena mempersiapkan acara pernikahannya. Maka dari itu, Kania sampai keenakan.


"Tidur, Kania. Ini sudah malam, besok acara pernikahan kamu. Memangnya kamu mau kalau di acara pernikahan kamu nanti, kamu malah ngantuk atau enggak kuat terus tiba-tiba kamu pingsan?" Tantenya Kania mendatangi Kania di kamarnya karena masih menemukan kalau Kania belum terlelap.


"Aku nggak bisa tidur Tan, aku kepikiran besok. Khawatir banget loh. Lagi pula, aku tadi juga sudah tidur pas di lulur." Kania mencoba membela dirinya tetapi tante-nya tidak mau tahu dan terus membujuknya untuk tidur. Akhirnya Kania tidak punya pilihan lain selain berbaring di atas ranjangnya.

__ADS_1


Untuk kali ini Kania menahan diri supaya tidak menghubungi Athalla. Untuk satu kali ini saja Kania akan mengikuti prosesi adat dengan baik dan benar. Namun tak lama tantenya Kania kembali ke dalam kamar dan mengambil ponsel milik ponakannya itu.


"Ini HP-nya Tante sita dulu ya, besok baru Tante kasih lagi ke kamu. Jadi Tante melakukan ini supaya kamu nggak begadang," kata Tantenya Kania yang diangguki oleh Kania.


Sekarang tidak ada lagi alasan untuk Kania begadang. Namun dia juga masih belum bisa tertidur sehingga Kania hanya bolak-balik ke kanan, ke kiri, tengkurap dan terlentang di ranjangnya. Begitu terus untuk beberapa waktu.


Kondisi seperti ini tidak berbeda jauh dengan yang terjadi di rumah maminya Athalla. Lelaki itu juga terus berusaha untuk tenang agar acara besok tidak ada kesalahan.


***


Acara pernikahan pun telah tiba. Kania dan Athalla sama-sama senang karena wedding organizer yang mereka sewa benar-benar mengerjakan tema rustic seperti yang kedua pengantin inginkan. Mereka tidak salah memilih wedding organizer. Kania dan Athalla sama-sama puas.


Sedari tadi Athalla tidak bisa mengalihkan pandangannya dari kecantikan Kania yang sudah resmi menjadi istrinya. Dia jadi teringat acara ijab qabul tadi pagi. Dia begitu gemetar namun Athalla berusaha mengatasinya dan dia bersyukur karena akhirnya proses yang begitu sakral itu berhasil dilewati.


Semua sanak saudara dari keluarga Kania maupun Athalla pun berdatangan. Pernikahan mereka diadakan di sebuah gedung dan digelar secara megah. Bahkan tidak jarang dari tamu undangan yang memuji kecantikan dekorasi pernikahan Athalla dan Kania.

__ADS_1


"Selamat ya, akhirnya kalian menikah juga. Kami juga ikut senang melihat kalian bisa berakhir di pelaminan." Salah satu teman Athalla datang untuk memberikan selamat.


"Iya makasih ya sudah datang. Silakan dinikmati hidangannya, semoga suka," balas Athalla.


Satu per satu dari tamu undangan saling memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai. Teman-teman Kania juga sebagian ada yang datang. Bahkan teman kantor Kania yang di Singapura pun datang hanya untuk memberikan ucapan selamat kepada Kania. Tentu saja Kania merasa terharu melihat beberapa temannya terbang ke Jakarta hanya untuk datang ke acara pernikahannya. Semuanya berada dalam satu foto.


Hari berlanjut ke sore, saat ini kedua mempelai sudah berganti gaun menjadi warna mauve. Begitu juga dengan bridesmaid. Kania merasa menjadi ratu satu hari di hari ini. Dia dilayani oleh banyak orang, menjadi pusat perhatian, banyak menerima ucapan selamat, dipuji-puji dan masih banyak lagi. Kania bahagia terlebih lagi saat dia menyadari bahwa status Athalla sekarang bukan lagi kekasihnya. Namun sudah berganti menjadi suaminya.


Acara pesta pernikahan masih berlanjut hingga ke malam hari. Sesuai jadwal, Kania akan mengenakan gaun berwarna silver dan Athalla akan memakai tuxedo berwarna hitam. Tadinya Athalla menawarkan diri untuk memakai tuxedo berwarna putih atau silver tetapi Kania menolak. Kata Kania, sepertinya Athalla akan lebih gagah kalau memakai tuxedo hitam dengan hiasan bunga di sakunya.


Untuk pesta malam hari lebih terkesan bebas dengan dress code berwarna silver. Apabila pernikahan Athalla dan Kania ketika pagi sampai sore berada di dalam gedung, berbeda dengan acara pernikahan mereka saat malam hari. Semuanya berada di sisi pantai. Lagu-lagu barat dan sesekali musik disko diputar oleh mereka. Dan untuk acara malam hari lebih dominan diisi oleh anak-anak muda seperti teman-temannya Athalla maupun teman-temannya Kania. Sehingga tidak banyak orang tua di sana. Kecuali beberapa keluarga inti yang masih ikut menemani.


Kania benar-benar senang karena dia berhasil mewujudkan pesta pernikahan impiannya. Mungkin terlihat sedikit nyeleneh, aneh dan berbeda dari para pengantin-pengantin lainnya, tapi Kania maupun Athalla tidak takut untuk mengambil perbedaan tersebut. Bagi mereka ini adalah pesta yang mereka inginkan sehingga mereka tetap mewujudkannya. Walaupun ada beberapa keluarga yang sedikit menantang akan ide yang mereka miliki. Namun kedua pengantin tetap menerobosnya.


Kania tertawa lebar, saat ini dia sedang berdansa bersama Athalla di atas panggung diiringi oleh lagu Sway yang dinyanyikan oleh Michael Buble. Keduanya sudah berlatih dansa tersebut selama satu bulan sebelum acara pernikahan. Tentunya latihan itu dilakukan di sela-sela kesibukan mereka berdua.

__ADS_1


Semua tamu undangan bertepuk tangan dan mengapresiasi keberanian mereka karena sudah tampil di acara pernikahan mereka sendiri.


...****************...


__ADS_2