NODA MASA LALU

NODA MASA LALU
Bab 54. Ungkapan Cinta Athalla


__ADS_3

Athalla menyuapi nasi yang diberikan perawat tadi ke Kania. Dengan telaten Athalla melakukan semua itu. Kania menghabiskan sepiring nasi dengan lahapnya.


Setelah makan, Kania yang ingin membersihkan tubuhnya dibantu Athalla menuju kamar mandi. Pria itu menutup pintu setelah Kania duduk di closet yang tertutup.


Sehabis mandi, Kania baru sadar pakaian gantinya tidak dibawa. Sedangkan baju yang dipakai tadi sudah basah. Mau keluar tidak mungkin, Kania hanya menggunakan handuk kecil untuk mengeringkan tubuhnya.


Dengan terpaksa Kania meminta bantuan Athalla. Sedangkan semua pakaiannya masih ada dalam koper.


Kania membuka sedikit pintu kamar mandi dan memanggil Athalla. "Mas, aku boleh minta tolong?" tanya Kania dengan suara pelan karena malu.


Athalla mendekati pintu yang terbuka sedikit. "Ada apa, Sayang?" tanya Athalla.


"Aku lupa bawa baju dan pakaian dalamku. Apa Mas bisa tolong ambilkan di dalam koper?" tanya Kania. Sebenarnya Kania malu harus minta tolong ambilkan pakaian dalamnya.


Athalla memilihkan baju dan pakaian dalam Kania, memberikan pada wanita itu. Saat akan menutup pintu, Kania yang berhati-hati terpeleset di kamar mandi.


"Aduh ...," teriak Kania. Merintih karena bo*kongnya yang terasa sakit karena terjatuh. Athalla yang mendengar suara rintihan dari Kania tanpa pikir panjang langsung membuka pintu.

__ADS_1


Namun, apa yang dilihatnya membuat Athalla terdiam terpaku. Kania terduduk di lantai dengan tubuh yang polos karena handuk yang dipakainya terbuka saat terjatuh.


Athalla menarik napas dalam. Jika ini terjadi saat dua tahun lalu, dia pasti akan langsung menerkam Kania. Namun, dia telah berjanji pada dirinya tidak akan menyentuh wanita yang belum halal baginya.


Memang tidak mudah bagi dirinya yang dulu terbiasa dengan se*ks bebas. Setiap malam pikiran itu harus dihilangkan dengan kegiatan lain yang lebih positif seperti olah raga dan kegiatan lainnya.


Dengan menarik nafas dalam dan panjang menahan hasratnya, Athalla membantu Kania berdiri dan memakaikan handuknya. Wajah Kania juga memerah menahan malu. Dengan bantuan Athalla, Kania duduk di closet yang tertutup.


"Apa kamu bisa memakai bajunya? Aku minta bantuan perawat?" tanya Athalla.


"Mas, boleh bantu aku memakaikan sampai ke lutut saja," ucap Kania pelan dengan malu.


Athalla hanya menganggukan kepalanya setuju. Dengan menahan nafas, Athalla memasukan pakaian dalam Kania hingga lutut. Setelah itu, Kania menaikkan dengan pelan. Athalla memalingkan wajahnya saat Kania menaikkan pakaian dalamnya. Setelah itu Kania memasang bra-nya.


Setelah pakaian dalam Kania terpakai, Athalla membantu memasangkan bajunya. Saat ini Kania telah berpakaian lengkap. Athalla menggendongnya kembali ke ranjang. Saat di ranjang, Athalla tidak mampu lagi menahan hasratnya. Dia mendekati wajah Kania dan mengecup bibir wanita itu.


__ADS_1


Ciuman yang awalnya hanya lembut akhirnya menuntut. Athalla memegang tengkuk Kania menahan kepala wanita itu dapat mencium lebih dalam.


Kedua saling membelit lidah, hingga akhirnya Athalla melepaskan pagutan mereka saat mendengar pintu yang dibuka.


Athalla tersenyum dengan perawat yang datang membawa makanan buat camilan sore Kania.


"Terima kasih," ucap Athalla dan Kania pada perawat itu. Setelah perawat pergi, Athalla menghapus sisa air liur mereka yang masih tersisa di bibir Kania.


"Aku mencintaimu, Kania," ucap Athalla. Dia kembali mengecup bibir Kania sekilas. Wajah Kania makin memerah mendengarkan ucapan Athalla.


"Dengar Kania, Sayang. Hari demi hari aku selalu menyadari bahwa cinta itu selalu ada dalam hatiku, meski kau tak pernah tahu. Semakin aku dekat dengan orang lain, semakin aku menyadari kamu yang paling istimewa di antara yang lain. Denganmu aku bahagia hidupku di penuhi warna, namun jika kamu tinggalkan aku mungkin yang tersisa hanya derita yang hanya akan mencabik jiwa.Jika kau mencintaiku dengan satu degup jantungmu, maka aku akan mencintaimu dengan ribuan degup jantungku," ucap Athalla dengan senyuman semringah.


Kania merasa bahagia sekali mendengar ucapan cinta dari Athalla. Entah mengapa, semua yang Athalla lakukan untuknya, membuat Kania merasa sangat bahagia.


Cinta yang tulus bisa membuat hubungan asmara romantis sekaligus harmonis. Ketulusan cinta tersebut bisa ditunjukkan lewat perilaku atau dengan kata-kata cinta yang tulus. Bukan gombalan semata, kata-kata cinta yang tulus ini memiliki makna mendalam sehingga bisa meyakinkan hati pasangan.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2