
Apa pun yang kamu berikan untuk hidup, itu kembali ke dirimu. Jangan membenci siapa pun. Kebencian yang keluar dari dirimu suatu hari nanti akan kembali padamu. Cintai orang lain. Dan cinta akan kembali kepadamu.
Alex yang sedang bermain biliar kaget saat tiba-tiba kerah bajunya di tarik dan wajahnya di tinju. Belum siap mendapatkan serangan yang mendadak membuat Alex jatuh tersungkur. Kesempatan itu digunakan Adit untuk menendang tubuh Alex.
Teman-teman mereka berusaha mencegah dengan menahan tubuh Adit. Alex berusaha berdiri dan memandangi wajah Adit dengan wajah marah.
"Dasar ba*ji*ngan! Kenapa kau menyebarkan video mesum Stefani denganmu!" teriak Adit. Teman mereka tidak begitu kaget mendengarnya karena sebagian telah melihat video itu.
"Aku tidak pernah sengaja menyebarkan. Aku hanya mengirim pada satu orang dan akhirnya tersebar. Aku bisa apa untuk mencegahnya? Lagi pula tubuh Stefani juga telah banyak di lihat dan dicicipi pria!" ucap Alex dengan tenangnya.
Adit yang mendengar ucapan Alex itu tidak bisa terima jika adiknya dikatakan telah dicicipi banyak orang. Adiknya bukan pe*la*cur atau kupu-kupu malam.
__ADS_1
"Apa maksudmu? Apa kau pikir adikku wanita murahan yang menjajakan tubuhnya hanya untuk mendapatkan sejumlah uang?!" teriak Adit. Tangan dan tubuhnya masih di tahan temannya sehingga tidak bisa menghajar pria yang berada dihadapkannya itu.
"Masih berharga pe*la*cur dari adikmu. Jika mereka terpaksa menjual diri untuk menyambung hidup tapi adikmu hanya untuk kepuasan sesaat! Hanya mengikuti napsunya saja!" ucap Alex.
Adit yang tidak terima dengan ucapan Alex berusaha melepaskan diri dan usahanya berhasil. Dia mendekati Alex, mencoba melayangkan bogem mentah ke wajah pria itu. Namun, kali ini tidak berhasil karena Alex telah siap atas serangannya itu.
"Dasar ba*ji*ngan. Kau harus bertanggung jawab atas apa yang Fani alami saat ini. Kau harus menikahinya segera. Setelah anak dalam kandungan Fani lahir, kau boleh menceraikannya! Aku juga tidak sudi memiliki ipar seperti kau!" teriak Adit.
Dia tidak malu mengatakan tentang kehamilan adiknya karena Adit tahu semua temannya telah melihat video Fani. Adit juga dapat dari salah se orang teman mereka di sini.
"Kau pikir adik aku apa? Tentu saja itu anakmu! Kau yang telah berhubungan badan dengannya!" teriak Adit.
__ADS_1
"Aku nggak yakin itu anakku, karena bukan aku yang merenggut kesucian Fani. Mungkin saja itu anak pria lain?"
Adit makin naik darah mendengar ucapan Alex. Dia kembali berusaha melepaskan diri dari pegangan kedua teman Alex. Namun, tidak berhasil.
"Dengar baik-baik Adit yang sok suci! Kekasihmu saja, yang jelas hanya berhubungan denganmu dan kau yang merenggut kesuciannya tidak sudi kau bertanggung jawab. Apa lagi aku yang bukan orang pertama yang berhubungan dengan adikmu!" ucap Alex.
Alex bukannya takut Adit akan menghajarnya, dia bahkan mendekati pria itu. Memandang sinis dengan pria itu.
"Dengar Adit, adikmu itu tidak sebaik dan selugu yang kau kira. Dia telah tidur dengan beberapa pria. Bercerminlah kau! Wanita yang pernah kau sebarkan video nya lebih menyedihkan dari adikmu. Dia menyerahkan tubuhnya hanya padamu untuk membuktikan cintanya namun kau tidak juga mau bertanggung jawab! Apa lagi aku yang tahu jika adikmu telah tidur dengan banyak pria!" ucap Alex.
"Jangan pernah mencariku lagi! Tanya dengan adikmu, telah berapa pria yang telah tidur dengannya!" ucap Alex lagi dan melangkah pergi meninggalkan Adit.
__ADS_1
Adit tertegun mendengar ucapan Alex. Apakah benar adiknya seperti yang Alex katakan? Batin Adit bertanya.
...****************...