
AKU TAK PEDULI DIA BEKAS SIAPA. BAGAIMANA MASA LALUNYA. DENGAN KAMI MEMULAI MENJALIN HUBUNGAN, ITU BERARTI SEMUA KEMBALI PUTIH.
Pria sejati tidak akan menyakiti seorang wanita, dia tidak akan melihat ke belakang tetapi terus maju dan membuktikan bahwa dia layak menjadi pria yang diinginkan semua wanita.
Athalla menjemput Kania di kos pagi harinya. Mereka akan ke super market sebelum ke apartemen Athalla. Pria itu meminta Kania untuk membuat laporan berdua di tempat tinggalnya. Athalla juga ingin Kania masak untuk makan siang dan malam nantinya.
Athalla mengetuk pintu kos Kania. Baru sekali ketukan telah terdengar langkah kaki mendekat ke pintu. Athalla yakin itu langkah kaki Kania.
Begitu pintu terbuka, tampak seorang wanita cantik berdiri dengan penuh senyuman. Athalla membalasnya dengan tersenyum semringah. Ingin rasanya memeluk wanita itu.
"Kamu cantik banget, Sayang?" ucap Athalla dengan mengusap pipi Kania lembut. Kania memegang tangan Athalla dan menciumnya.
"Mas, bisa aja gombalnya!"
"Tapi kamu memang sangat cantik, Sayang. Aku makin tidak sabar untuk menikah denganmu."
"Mas belum mengatakan hubungan kita dengan kedua orang tuamu?" tanya Kania.
__ADS_1
"Akan aku katakan segera. Aku menunggu waktu yang tepat. Ini semua agar kita langsung mendapat restu!"
"Terserah Mas aja. Aku ngikut aja!" ucap Kania akhirnya.
Athalla menggandeng tangan Kania menuju mobilnya. Di dalam mobil tangannya juga tidak pernah lepas dari genggaman Kania. Athalla seolah takut jika dia melepaskan genggaman tangan itu, Kania akan pergi jauh.
Kania mengajak Athalla belanja di sebuah supermarket yang berada di dalam salah satu mal ternama di kota mereka. Setelah mobil diparkirkan Athalla kembali menggandeng tangan Kania menuju ke super market yang berada di lantai dasar itu.
Baru beberapa langkah dia melihat seorang wanita yang dikenalnya. Namun, Athalla sedikit ragu karena telah tiga tahun mereka tidak bertemu.
"Seperti Stefani. Dengan siapa dia. Sepertinya sedang bertengkar dengan pria di samping dia," gumam Athalla namun dapat di dengar Kania.
"Kamu kenal dengan adiknya Adit?" tanya Athalla. Kania menjawab dengan menggeleng.
Hampir dua tahun mereka beehubungan, hanya dua kali Kania bertemu kedua orang tua Adit dan itu hanya kebetulan saja. Mereka bertemu karena ke tidak sengajaan ketika ke mal. Itulah bodohnya Kania, jika memang Adit serius dengannya pasti akan dikenalkan dengan kedua orang tuanya.
Saat ini Kania juga belum bisa sepenuhnya bahagia karena Athalla juga belum.mengenalkannya pada kedua orang tuanya. Memang Kania telah bertemu, tapi dulu status mereka masih abu-abu. Antara pacaran dan sekedar teman tapi mesra. Baru setelah dari luar kota, Kania yakin Athalla serius menjalin hubungan dengan dirinya.
__ADS_1
Mereka berdua hanya menunggu restu dari kedua orang tua Athalla yang belum mereka kantongi.Kania berharap secepatnya dapat restu dari calon mertuanya itu.
"Kenapa Mas tanya adiknya Adit?" Kania bukannya menjawab pertanyaan Athalla tetapi balik bertanya.
"Itu seperti adiknya Adit. Stefani. Namun, aku takut salah. Telah hampir tiga tahun kami tidak bertemu!"
Tiba-tiba Athalla berlari menuju cewek itu dan menahan tangan pria yang bersamanya. Kania mengikuti dari belakang. Ternyata Athalla melihat pria itu yang akan menampar wanitanya.
"Apa kamu tidak malu menampar seorang wanita? Kamu lupa jika wanita itu lemah. Pria yang kuat tidak menggunakan ototnya untuk menyakiti wanita, tetapi justru akan melindunginya. Hal tersebut karena wanita harus dilindungi dan tidak bukan untuk disakiti. Atau kau bukan pria?!" tanya Athalla.
"Jangan ikut campur! Ini urusanku!" ucap pria itu.
"Aku nggak akan ikut campur dan tidak akan peduli jika aku tidak melihatnya. Lagi pula ini di tempat umum. Jika kamu tidak mau ada orang yang mengomentari, pergi dari sini. Jangan bertengkar di tempat kermaian!" ucap Athalla.
Tiba-tiba wanita itu memeluk Athalla. Kania kaget dan memperhatikan dengan tanpa kedip. Begitu juga Athalla, pria itu sama kagetnya dengan Kania. Di peluk secara tiba-tiba. Athalla melepas paksa pelukan wanita itu.
"Mas Athalla. Apa Mas lupa denganku?" tanya wanita itu. Athalla memperhatikan dengan seksama. Tidak salah lagi. Wanita ini adiknya Adit.
__ADS_1
"Stefani ...?"
...****************...