Orang Ke Tiga

Orang Ke Tiga
Terbongkar 3


__ADS_3

" Sayang kau mau berangkat aku sudah siapkan kopi dan sarapan pagi mu…" Lagi lagi Grace berusaha meluluhkan hati suaminya.


Donzello tak menjawab dia melewati istrinya begitu saja. " Donzello bisakah kau menghargai sedikit saja apa yang aku lakukan? Aku susah payah melakukan ini itu dan kau sedikit saja tak melihatnya."


Langkah Don kini langsung berhenti dia menatap kearah istrinya yang saat ini sedang menatap dirinya dengan tatapan sendu dan rasa sedih.


" Aku tak pernah memintamu melakukan hal ini itu,dua tahun aku terbiasa dengan kamu yang hanya mementingkan dirimu sendiri dan sekarang jangan hilangkan ego kamu yang mengabaikanku itu…" Jawabnya dengan ketus.


" Sayang aku tahu aku salah selama ini, tapi aku mohon maafkan aku beri aku kesempatan satu kali lagi agar aku bisa berubah sikap ku dan menjadi istri yang baik untuk mu."


Donzello menghela nafasnya dengan kasar dia menatap dengan tatapan datarnya. " Apa yang ingin membuatmu berubah?"


" Aku tak ingin kehilangan mu Don, aku baru sadar bahwa aku mencintaimu."


" Mencintai?" Donzello tertawa keras malah membuat Grace menatapnya dengan bingung. Dia yang mengatakan isi hatinya bukannya mendapatkan sambutan yang baik dan hangat malah mendapatkan tawa yang seakan mengejek dirinya.


" Kau yakin dengan kata kata cinta itu? Apa aku tak salah mendengarnya?" Sambungnya lagi.


" Aku yakin aku mencintaimu…" Jawabnya dengan gugup.


" Astaga pagi ini sungguh menggelikan! Ucapanmu membuat ku tak berhenti tertawa…" Donzello kini langsung pergi meninggalkan istrinya yang menatapnya dengan heran.


Sedangkan Donzello masih tertawa keras serasa apa yang dia dengar tadi adalah hal yang paling menggelikan bagi dirinya, dia juga tak menyangka kata kata cinta yang keluar dari bibir istrinya seperti lelucon yang tak bisa untuk tidak ditertawakan.


Cinta yang seperti apa yang menyakiti hati pasangannya, itu bukan cinta tapi luka yang sengaja di tabur pelan pelan ke dasar hatinya. Donzello adalah laki laki yang mungkin dia kuat di luar tapi hatinya saat ini benar terpuruk oleh keadaan yang membuatnya hancur berkeping keping.


Donzello sebenarnya juga telah salah telah mengkhianati istrinya tapi jika sang istri bisa menjadi istri yang baik dari awal maka perselingkuhan ini tak akan terjadi, perselingkuhan ini tak mungkin ada.

__ADS_1


Kini rumah tangga nya juga di pertaruhkan, dia yang tak bisa bertahan ketika bayangan bayangan cumbuan mesra yang dilakukan oleh sang istri menghantui pikirannya. Perselingkuhan yang sudah terjadi begitu lama membuat dia benar benar tak bisa menerima kenyataan ini.


Takdir yang pada akhirnya mempertemukan kedua insan yang berbeda ketika hati mereka kosong, takdir yang membuat mereka saling bergandengan tangan atas nama cinta mereka. Kini takdir pula yang harus memisahkan mereka berdua karena tabiat kebenaran terungkap dengan sendiri.


Disaat hati mereka terpuruk, membutuhkan orang yang ada di hatinya malah takdir seakan ingin menjauhkan mereka dengan keadaan mereka yang harus menahan rasa cinta dan rindu menjadi satu.


Cinta dan rindu seakan masih memenuhi hati mereka tetapi sepertinya tak ada yang ingin benar benar melangkah menemui mereka. Donzello yang ingin pergi harus menahan kakinya agar tak pergi karena kekasihnya yang melarang dia pergi.


Sedangkan Charlotte harus berperang dengan hatinya, dia yang ingin menemui kekasihnya mendengarkan penjelasannya selalu tertahan ketika rasa kecewa masih memenuhi hati dan pikirannya.


Charlotte berperang dengan batin dan ego nya sendiri, dia berperang agar dia tetap bertahan untuk tak ingin bertemu dengan laki laki yang sangat melukai harga dirinya, laki laki yang menjadikan dirinya seorang pelakor, laki laki yang menjadikan dia orang ketiga dari hubungan rumah tangga yang utuh.


" Apa mereka sekarang bahagia? Apa Donzello sedikit saja memikirkan aku beberapa hari ini…" Gumamnya dengan pelan.


Dia kini menatap dirinya di depan cermin dia yang sudah berdandan dengan memakai tipis makeup nya. Wajahnya yang kusam dan lesu kini terlihat begitu cerah dia yang kemarin hanya menangis kini sudah kembali ceria lagi. Entah apa yang dipikirkan wanita ini, hanya Charlotte yang tahu saat ini.


Charlotte tak ingin berlarut larut dalam kesedihan, dia tak ingin memendam rasa penasarannya saat ini, dia yang sudah siap dengan segala sesuatu nya kini melangkah menemui orang yang membuatnya hancur beberapa hari ini.


Brak!!!


" Apa yang kau kerjakan selama ini hah?" Bentaknya membuat satu orang yang ada di sana langsung mengkerut takut.


" Maafkam saya Tuan! Saya lalai dalam mengerjakan laporan keuangan itu…" Katanya dengan gugup.


" Kau tahu bukan jika salah angka satu saja semuanya berantakan hah? Dan karena ulah mu semuanya menjadi kacau seperti ini. Apa kau mau bertangung jawab tentang semuanya ini…" Katanya dengan nada tinggi.


Memang benar jika masalah keuangan salah satu angka saja akan membuatnya semua hancur, semuanya akan salah dan itu akan percuma.

__ADS_1


" Saya tidak mau tahu, besok pagi laporan ini harus segera terselesaikan dengan benar jika masih saja ada kesalahan maka terima lah jika kau harus ku pecat…" Ancamnya.


" Saya akan lebih teliti Tuan…" Orang itu dengan cepat pergi karena ketakutannya.


Donzello kini berubah menjadi pimpinan yang kaku dan dingin, dia tak ingin ada kesalahan sedikit pun. Sedikit saja kesalahan maka mereka akan mendapatkan amukan dari laki laki yang saat ini emosinya tak bisa dia kontrol sendiri.


Loby kantor itu kini menjadi ramai ketika ada sosok model cantik berjalan masuk kesana dengan pelan. Semua mata mereka kini menuju kearah wanita itu yang berjalan dengan senyum yang merkah manis.


" Asataga dia cantik sekali…" Bisik seoarang staf yang ada di sana ketika menatap memuja wanita itu.


" Jangan jangan dia model baru kita yang akan mempromosikan brand brand di sini."


" Benarkah? Tapi tak ada perubahan model di daftar yang aku bawah."


" Astaga itu nona Charlotte Blossem model yang berasal dari paris!"


" Hah?" Semua orang terkejut bukan main ketika mendengar salah satu dari mereka bicara.


" Permisi saya ingin bertemu dengan Tuan Donzello Fauzto,apa dia ada di tempat."


" Tuan Donzello ada diruangangan Nona! Jika saya boleh tahu ada keperluan apa? Saya bisa sampaikan."


" Tidak perlu! Saya ingin memberi dia kejutan kepada nya karena saya sudah lama tak menemuinya."


Seorang wanita yang ada di sana kini langsung memberikan angka lantai dari lelaki itu. Charlotte dengan perlahan mencari ruangan kekasihnya dia ingin memberikan kejutan padanya dan dia juga mau lihat apa yang dia lakukan jika tak ada orang.


Aku ingin lihat apa kau merindukan ku. Batinnya dengan melangkah menuju di mana ruangannya.

__ADS_1


__ADS_2