
Kini bayangan hitam pelan-pelan sudah menghilang,
Dulu aku tenggelam dalam lautan yang dalam karena luka,
Sekarang aku mampu ketepian.
Awan hitam yang pekat kini sudah berubah menjadi pelangi,
Matahari datang kembali menyinari dengan gagah nya,
Dia muncul untuk menghangatkan tubuh ini,
Cerita cinta yang singkat,
Namun sungguh melekat,
Rasa yang begitu hebat,
Mampu mengetuk hati yang sekarat.
Author
__ADS_1
______
Pov Grace
Malam ini sungguh malam yang indah, aku sedang berada di sebuah pesta yang begitu mewah. Berjalan dengan menggandeng tangan suami ku Donzello Fausto tampak sangat membanggakan. Sekarang aku sadar bahwa laki laki yang menjadi suami ku adalah orang yang patut aku pertimbangkan untuk aku buang.
Aku yang tak pernah memperhatikan hal hal kecil kini malah menjadi bumerang bagi rumah tangan ku. dan benar saja rumah tangga ku hampir terjatuh pada jalan yang sulit aku selamatkan. Aku ingin menyerah waktu itu, aku pasrah ketika cinta suamiku tak lagi untukku. tapi aku sadar bahwa tidak ada kata menyerah sebelum aku berusaha untuk menarik hatinya kembali.
Aku bodoh! Iya aku memang bodoh. Bagaimana bisa aku mengabaikan laki laki yang sempurna ini. Aku meninggalkan nya demi orang yang tak mungkin aku gapai. Orang yang sudah berada di hati ku bertahun-tahun. Dan aku kini sadar semakin aku berjalan jauh maka kami tetap tak akan menemukan jalan yang tepat. Jalan ku dengan nya tetap buntu. Dan benar saja tak ada jalan untuk kita bersatu.
Hancur! Iya memang hatiku hancur waktu itu tapi semakin aku terpuruk membuat ku tak masuk akal. Aku yang sudah tahu konsekuensinya kini hanya mampu bertahan di titik dimana semuanya memang harus berakhir, semuanya harus berubah.
Disaat aku ingin berubah dan menghilangkan sakit pada jiwa ku, kini malah aku dihadapkan dengan kenyataan bahwa suami ku telah memiliki wanita lain. Laki laki yang selama ini selalu aku mimpikan, laki laki yang tak pernah aku anggap ada malah kini berada di pelukan wanita lain dan ingin mengakhiri ini semua.
Aku masih ingat kata kata itu terucap dari mulut suamiku yang beberapa tahun selalu ada di samping ku meskipun aku selalu mendiamkan nya dengan berbagai alasan. Donzello tak pernah sekali bersikap dingin kepada ku. sikap lembutnya membuat ku tak pernah luluh. Tapi sekarang sorotan tajam serta sikap dingin nya aku dapatkan setelah dia bersama wanita lain.
“ Jangan membuat ulah. Segera tandatangani surat perceraian kita. Aku sudah siapkan semua keperluan mu selama kau menuruti apa yang aku katakan...” Apa memang sudah tak ada lagi kesempatan untuk rumah tangga ku. padahal aku berdiri di sini untuk menyelamatkan rumah tangga kami yang terasa sudah hancur.
“ Don apa tak ada kesempatan untuk aku memperbaiki nya. aku ingin berubah dan kau malah ingin mengakhiri hubungan ini...” Aku menatap lekat mata nya. tak ada cintamu kau tahu itu bukan cinta tapi kebencian.
Apa yang sebenarnya terjadi padanya kenapa rasa cinta nya yang besar kini langsung berubah menjadi benci dengan hitungan hari. Apa dia memang sudah tak ingin mencintai ku lagi. Dia benar-benar ingin mengakhiri rumah tangga yang ingin aku benai.
__ADS_1
“ Sudahlah Grace hubungan ini atk bisa kita benai. Aku sudah tak memiliki perasaan apapun padamu. Aku sudah mempunyai wanita lain yang jauh lebih darimu.”
Bagaikan tertusuk hati ku ketika mendengar apa yang dikatakan oleh suami ku. dia sungguh tak mencintaiku, dia sudah tak memiliki perasaan yang dulu pernah ada hanya untuk ku. aku menatap mata nya dan benar hanya ada kilatan kebencian yang tak pernah aku lihat selama pernikahan ini terjadi.
“ Siapa wanita yang kau cintai itu?” Tubuhku bergetar mata ku berkaca kaca, dadaku terasa sesak ketika aku mencoba bertanya siapa wanita yang bisa mengubah perasaan suami ku dengan cepat. Apa dia seorang bidadari yang mampu membuat suamiku dengan mudah melupakan ku begitu saja. Bahkan rasa cinta nya yang tinggi kini sudah menjadi rasa benci.
“ Sudahlah Grace kau tak perlu tahu siapa wanita itu yang jelas aku ingin bercerai tak ada yang bisa kita perbaiki...” Dia tetap dengan pendirian nya. dia tetap ingin bercerai dengan ku.
“ Apa sudah tak ada ruang lagi aku di hatimu Don? Apa kau dengan mudah melupakan kenangan cinta kita berdua...” Aku terisak membayangkan harus kehilanganmu juga tak mampu membuat ku untuk tak menangis saat ini.
Aku yang sudah rela melepaskan selingkuhan ku dan memilih kembali pada rumah tangga ku dan ingin memperbaiki semuanya kini malah membuat ku kembali terluka kembali. Bahkan hati ku terasa hampir mati karena kehilangan dua orang yang ada di hatiku selama ini.
“ Aku ingin memperbaiki rumah tangga kita dan aku ingin kita memiliki bayi yang lucu seperti yang selalu kau katakan...” Aku mengatakan apa yang ada di pikiran ku dengan dia yang berharap tersentuh dengan semua ucapan ku.
“ Aku ingin kita memiliki bayi-bayi yang lucu Donzello. Tak bisakah kau meninggalkan nya dan tetap disini bersama ku...” Aku harap dia bisa tersentuh melihatku yang sudah mulai terisak. Dia hanya terdiam dengan masih menatap ke depan dengan pandangan yang sangat datar.
“ Bayi?” Aku mengerutkan kening ketika melihat dia yang tertawa pelan dengan menggeleng. “ Aku memang sangat menginginkan bayi yang lucu tapi tidak denganmu. Kau sudah terlambat jika kau ingin aku kembali dan kita bersama lagi. Aku lelah dengan aku yang berdiri seorang diri.”
“ Kita akan berdiri bersama sekarang. Aku janji aku akan mengubah semua kebiasaan burukmu demi mu. Aku janji...” Aku menyakinkan dirinya agar dia mau kembali dengan ku. merangkai kata kata cinta selama ini yang tak pernah aku utaran.
“ Aku tak peduli dengan itu semua Grace. Aku sudah lelah dengan semua kelakuan mu.”
__ADS_1
“ Aku janji akan berubah dalam segala hal. Aku akan menjadi lebih baik di depan mu maupun di depan orang maupun di atas ranjang aku janji akan melayanimu dengan baik...” Aku sadar bahwa selama ini aku tak pernah melayani suamiku dengan benar. Bahkan aku selalu bersikap dingin dengan nya.
Aku selalu mengatakan lelah dan tak ingin bercinta dengan nya. entah kenapa dari dulu aku sama sekali tak memiliki gairah kepada laki laki yang selalu menyentuhku dengan nafas yang memburu. Donzello yang selalu menyerangku tapi aku hanya terdiam dengan rasa yang benar-benar malas. Dan sekarang aku tahu bahwa urusan ranjang juga perlu diperhatikan.