
" Aku akan berusaha mengambil cinta nya lagi, tak akan sulit bagi ku membuat nya jatuh cinta lagi."
" Jangan menganggap mudah kak."
" Sekarang sebaiknya kau mulai cari tahu siapa wanita yang ada di samping kakak iparmu, aku akan membayarnya dengan harga tinggi agar dia menjauhi kakak iparmu."
" Baiklah aku akan mencari tahu nya dengan segera, asal kau cepat sembuh…" Grace mengangguk dengan cepat.
Kedua saudara itu kini bertekad untuk mencari tahu siapa wanita yang berada di tengah tengah rumah tangga itu. Sedangkan Grace yang bertekad tak ingin menyetujui untuk bercerai akan mulai mengikat cinta mereka kembali.
Kau hanya kesepian sayang dan aku yakin aku akan bisa membuat cinta itu tumbuh kembali di hati mu. Batinnya dengan tersenyum senang.
Sedangkan Olivia berpikir keras memikirkan siapa wanita yang sedang berusaha merusak rumah tangga kakak iparnya.
Apa benar bahwa kakak ipar bermain di belakang kakak? Tapi aku rasa ini hanya rekayasa untuk menguji kakak Grace, selama ini rumah tangga mereka baik baik saja tak ada tanda tandanya bahwa kakak ipar berselingkuh. Tidak mungkin bukan hanya beberapa hari kakak ipar selingkuh langsung memutuskan untuk berpisah, aku rasa saat ini kakak ipar hanya ingin menguji kakak.
Olivia yang tidak tahu apapun saat
pertengkaran tadi kini memiliki asumsi tersendiri padahal jika dia melihat bukti yang ada di dada kakak iparnya malah dia tak mungkin memiliki asumsi tersebut. Jiam saja Grace tak melihat sendiri apa yang ada di dada bidang suaminya dia juga akan berpikir bahwa ini hanya untuk mengujinya, tapi nyatanya memang inilah kenyataan nya. Bahwa sang suami telah berselingkuh di belakangnya.
\=\=\=\=
__ADS_1
" Lalu kenapa kau tak mengatakan bahwa dia juga telah berselingkuh di belakangmu?" Kini Charlotte dan Donzello telah merebahkan badannya di atas kasur dengan lengan Don sebagai bantal nya.
" Aku hanya tak ingin dia terlihat buruk di depan adiknya, bukan karena aku masih mencintainya aku masih ingin menjaga martabatnya, hanya itu…" Charlotte mengangguk mengerti.
" Tapi Don jika nanti dia tak ingin berpisah apa yang akan kau lakukan? Apa kau akan tetap bertahan dengannya atau kau malah memaksanya?"
" Melakukan perceraian memang butuh proses panjang sayang apalagi salah satu dari kami tak ingin berpisah, mungkin nantinya akan ada drama yang di buat oleh pihak istriku, tapi kamu jangan khawatir masalah itu, aku akan tetap menceraikannya apapun yang terjadi. Mungkin aku akan mengikuti sedikit dramanya hanya untuk melancarkan semuanya agar lebih mudah."
" Honey apa aku boleh bertanya satu hal untukmu?" Charlotte kini menatap kekasihnya dengan sungguh-sungguh.
" Hmm tanyakan?" Tangannya kini menyingkirkan anak rambut yang ingin menghalangi wajah kekasihnya.
" Aku tahu kau berpaling darinya karena kau merasa didorong pergi olehnya dan bertepatan kau di ujung jurang aku datang dengan mengulurkan tangan ku hingga mau tak mau kau menerima nya hingga kau bisa berjalan kembali meskipun dengan bantuanku bukan bantuan istrimu itu. Di saat kau merasa kesepian aku datang membawa apa yang tak pernah kau dapatkan dari sosok istrimu. Apa kau yakin dengan cintamu untuk ku? Apa aku hanya tak kau jadikan pelarian semata karena waktu itu kamu merasa kesepian?"
" Apa yang kau tanyakan adalah hal bodoh Charlotte, aku bisa membedakan mana cinta dan mana yang tidak."
" Aku tahu kau bisa membedakannya sayang hanya saja saat ini kau tak perlu terburu buru menjawabnya, nanti hatimu sendiri yang akan berkata. Kau mencintaiku atau kau hanya menjadikan aku sebagai pelarianmu semata."
" Mungkin jika aku mengatakan ribuan cinta kepadamu saat itu adalah hal yang tak pernah kau percaya karena semuanya terlalu cepat, mungkin saat ini kau juga menganggapku laki laki brengsek yang sudah memiliki sosok istri tapi masih mencintai wanita lain. Dia yang mendorongku pergi perlahan dan ada kamu yang selalu bisa menggerakan hati ku, ada kamu yang selalu bisa membuatku jatuh cinta, kau benar mungkin apa yang aku dapatkan darimu tak pernah aku dapatkan dari sosok istri dan itu tepat sekali. Maka dari itu aku bisa yakin bahwa yang ada di hati ini cinta bukan pelampiasan seperti yang kau pikirkan itu."
" Kau yakin jika itu cinta? Kau yakin yang ada di hatimu ini cinta bukan hanya nafsu?"
__ADS_1
" Aku yakin ini cinta!" Tegasnya dengan nada serius.
" Aku tahu ini semua butuh proses melupakan orang yang ada di hati juga butuh waktu untuk saling melupakan. Aku juga butuh waktu melupakan mantan tunangan ku yang brengsek itu."
" Jadi kau juga berusaha melupakannya bukan?"
" Aku sedang berusaha honey, melupakan orang yang selalu ada untuk kita bertahun tahun bukanlah hal yang mudah, tapi aku yakin kita akan bisa melupakannya. Tapi mungkin aku juga akan merasakan sakit hati ketika nanti kamu pulang kerumah istrimu…" Charlotte tersenyum getir saat ini. Dia kini kembali menjadikan lengan Donzello sebagai bantal miliknya.
" Maafkan aku sayang telah menempatkan kamu dalam situasi seperti ini, seharusnya kamu tak perlu merasakan rasa sakit seperti ini tapi keadaan yang membuat aku harus memilih kamu merasakan sakit. Aku sendiri juga tak ingin kehilanganmu, sekali lagi maafkan aku…" Donzello memeluk erat kekasihnya.
" Semuanya sudah menjadi resiko honey, aku yang sudah berpikir untuk menjadi orang ketiga di antara kalian kini harus merasakan rasa sakit itu, tak apa ini adalah pilihanku…" Charlotte berusaha untuk tenang meskipun hatinya saat ini sangat hancur.
Wanita mana yang rela menjadi pihak ketiga dari orang yang dicintainya, bukan kepastian untuk bersama tapi hanya ada rasa sakit yang disimpan olehnya.
" Percayalah aku akan memperjuangkan cinta kita, apapun yang terjadi kita akan terus bersama dan aku akan segera menikahimu…" Charlotte tak menjawabnya melainkan hanya mengangguk dengan pelan.
Aku akan menikah tapi bukan pernikahan seperti ini yang aku mau, apa aku harus menikah di atas luka wanita lain, tapi jika nanti dia sudah bercerai maka aku akan melakukan pernikahan yang aku inginkan tapi apa keputusan ku sudah benar? Apa semua orang tidak akan menghina ku?
Kenapa cinta harus datang disaat yang tidak tepat dan orang yang salah. Kenapa aku malah jatuh cinta dengan orang yang sudah menikah? Kenapa cinta seakan mempermainkan aku dan hatiku.
Tuhan aku salah apa? Kenapa kau menguji percintaan ku dengan begitu rumit. Aku tahu rasanya dikhianati tapi sekarang aku malah menjadi pihak ketiga di antara hubungan orang lain. Cinta kadang mampu membuat luka dan kadang membuat kebahagian.
__ADS_1