
(*Di sebuah jalan ketika Arsyil dan Erik sedang menuju penginapan)
“darimana kau tau tentang itu semua,?” tanyaku agak ragu.
“Jahat banget loh, Padahal aku tidak pernah melupakanmu sejak saat itu. Apa kau ingat, pertemuan para raja tujuh tahun yang lalu,?” ucap Erik padaku.
Aku pun mengingat kejadian itu. benar juga, Saat itu aku bertemu dengan seorang anak di belakang istana.
Dia menangis seorang diri di sana, akupun mendekatinya dan bertanya apa yang sedang dia lakukan di sana.
Ternyata waktu itu dia sedang jalan jalan keliling istana, tapi setelah berkeliling dia tersesat sampai ke belakang istana.
Waktu itu aku berfikir bahwa percuma saja mengantarnya ke tempat petemuan, karna ku dengar dari ayah bahwa itu adalah pertemuan yan sangat penting.
Aku pun mengajaknya berkeliling istana, dan kami menghabiskan waktu dengan bermain di taman kerajaan.
“Oh iya, aku ingat, pantas saja mukamu terlihat tidak asing buatku.”
“Tapi bukannya waktu itu, kau pulang sebelum kita sempat berkenalan.? Lalu bagaimana bisa kau mengetahui soal namaku dan diriku yang sangat payah itu.?” Aku semakin penasaran.
Erik pun menjelaskannya padaku.
“ Setelah aku pulang, aku banyak bertanya tentangmu pada kepala pengawal yang mengantarku. Menurutku, kau bukan orang yang payah, bahkan aku sangat mengagumimu. Sejak saat itu, aku selalu ingin mengunjungi kerajaan Whale dan bertemu denganmu, tapi kerajaan mangrove menghadapi banyak masalah sejak saat itu. kemungkinan besar, pemberontakan Pamanku sudah di mulai saat itu.”
“Tapi kau benar benar hebat yah Erik, bukannya memikirkan dendammu, kau lebih memikirkan keselamatan rakyat kerajaan mangrove.”
“Aku tidak sehebat Itu Arsyil, bahkan sekarang keinginanku untuk balas dendam jauh lebih besar daripada keinginanku untuk menyelamatkan rakyatku.” Ucap Erik sambil menundukkan kepalanya
“Tapi menurutku kau bukan tipe orang seperti itu. Oh iya, Ikutlah denganku ke penginapan, aku ingin menceritakan sesuatu padamu.”
Kami pun berangkat ke penginapan.
Setelah sampai, aku menceritakan semua yang terjadi padaku, penghianatan saudara saudaraku yang berusaha membunuhku, dan aku yang menyembunyikan jati diriku yang sebenarnya kepada kakek Roy dan Ellie agar kenyataan bahwa aku masih hidup tidak sampai ke telinga saudaraku itu.
Setelah menceritakan semua itu, aku pun berkata pada Erik
“maaf erik, aku tidak bisa membantumu sebagai pangeran Arsyil.”
“Oh begitu yah,” ucapnya yang sedikit kecewa.
“tapi jika kau tidak keberatan, aku bisa membantumu sebagai AL, temanmu.”
“Benarkah,? Terimakasih AL.” Ucap erik yang sangat senang.
“tapi kita yang sekarang tidak mungkin bisa mengalahkan iblis itu. Oh iya, ikutlah dengan kami ke hutan tempat kami tinggal, di sana kita bisa meminta bantuan kepada kakek Roy. sekaligus melatih kita, sampai kita berdua benar benar siap melawan iblis itu.”
__ADS_1
“Baiklah AL,” ucap erik.
Keesokan harinya, kami pun menemani Ellie dan Yue untuk berbelanja. Setelah itu, kami kembali ke hutan.
“Oh iya AL, kenapa Erik ikut bersama kita.?” Tanya Ellie pdaku.
Erik pun menceritakan alasan kenapa dia ikut bersama kami pada mereka berdua.
(*di sisi lain)
Sementara itu, disebuah hutan yang dekat dengan ibu kota kerajaan whale. Rasya dan Rian sedang membawa pasukan menuju gunung berapi.
Mereka bertujuan untuk membunuh seekor naga yang akhir akhir ini mengganggu kedamaian ibu kota kerajaan Whale.
Mereka melewati sebuah hutan yang sangat jarang di lewati oleh manusia, karna hutan itu adalah tempat yang di huni banyak monster yang sangat kuat.
Tapi karna mereka sedang bersama dua pangeran yang sangat hebat. Seluruh pasukan itu pun tenang dan melewati hutan itu dengan santai.
Dalam perjalanan, mereka bertemu beberapa monster yang sangat kuat, bahkan ada dari prajurit mereka harus kembali karna mengalami luka serius.
Tapi berkat Rasya Dan Rian, tidak ada satupun korban jiwa dalam perjalanan itu.
Akhirnya mereka pun sampai ke gunung merapi itu.
Tapi di tengah tengah lava itu terlihat Seekor mahluk yang sangat besar sedang tertidur.
“Tidak salah lagi, Itulah mahluk yang sedang kita cari, sekarang bagaimana cara kita untuk memancingnya keluar.” Ucap Rasya pada pasukannya.
“Mungkin dia akan mengikuti kita dan keluar dari sana jika kita menyerang nya kak.” Ucap Rian.
Rasya pun mengeluarkan sihir ledakan level mengah untuk menyerang naga itu. Naga itu terdorong ke belakang sejauh beberapa meter.
“Whoaa, Pangeran Rasya memang hebat.” Sorak para prajurit yang mengikuti mereka.
Naga itu pun terbangun akibat serangan Rasya, dan benar saja. Naga itu mulai mengejar mereka.
“Kalian semua berpencarlah menjadi dua kelompok, dan menjauh lah dari sini. Aku dan kak Rasya akan memancingnya ke dalam hutan.
Seluruh pasukan mereka pun terbagi menjadi dua kelompok, dan masing masing menjauh ke arah yang berbeda.
Untuk memancing naga itu, Rian dan Rasya berlari ke hutan sambil menyerangnnya dengan serang kecil.
(* Rasya mempunya sihir elemen api dan air, Sedangkan Rian mempunyai Sihir elemen es)
Setelah mereka berhasil memancing naga itu ke dalam hutan, seluruh pasukan kembali berkumpul dan menyerang naga itu bersama sama.
__ADS_1
Rasya Dan Rian mengeluarkan Sihir serangan tingkat menengah, dan mereka di bantu oleh seluruh pasukan dengan menggunakan tombak dan panah, ada juga prajurit yang bisa menggunakan sihir tipe serangan.
Setelah mendaratkan beberapa serangan, mereka akhirnya berhasil melukai naga itu. Tapi itu tidak cukup untuk merobohkan naga itu.
Saat mereka mulai kelelahan, naga itu tiba tiba menyemburkan api yang sangat besar.
Hanya selang beberapa detik, kawasan hutan di sekitar mereka terbakar dan rata dengan tanah.
Seluruh pasukan mereka lenyap, Rasya dan Rian berhasil selamat berkat dinding es yang mereka ciptakan dengan menyatukan sihir air dan es.
“ ini bohong kan, apa apaan kekuatan monster itu. Apa kita akan mati di sini kak,?” Ucap rian yang terduduk lemas setelah kejadian itu.
“Rian, kembalilah dan laporkan kejadian ini pada ayah, dia pasti punya solusinya. Aku akan menahan naga itu selagi kau pergi.” Ucap Rasya sambil memegang pundak Rian.
Ketika naga itu kembali menyemburkan api kearah mereka, Rasya mengeluarkan sihir api terkuat miliknya untuk menahan serangan itu.
“ Pergilah Rian,” ucap rasya sambil menahan serangan naga itu.
Sontak Rian berlari menignggalkan Rasya yang sedang Berduel dengan naga yang sangat kuat itu.
“aku akan kembali untuk menolongmu kak, jangan sampai mati.” Rian berteriak sambil berlari.
“Ya, Aku mengandalkanmu.” Ucap Rasya.
Rian yang berlari menuju kerajaan itu tidak sekalipun menghentikan langkahnya. Monster monster hutan pun tidak ada yang menyerangnnya, karna hampir seluruh monster berlari menjauh akibat serangan yang di keluarkan oleh naga itu.
Setelah sampai ke istana, Rian melapor pada ayahnya.
Dia mengatakan bahwa dia meninggalkan Rasya bertarung sendirian dengan monster yang telah menyapu habis seluruh pasukan yang mereka bawa, agar Rian bisa pergi ke instana untuk mencari Bantuan.
Sontak raja Walter mengumpulkan kesatria terkuat kerajaan, dan berangkat untuk menyelamatkan Rasya.
Satu jam kemudian, mereka pun berhasil sampai ke medan pertempuran antara Rasya dan naga itu.
Mereka sangat terkejut ketika melihat apa yang terjadi.
Ketika mereka mendekat, naga itu sudah terbaring mati karna serangan sihir api yang berhasil menembus dada nya.
Di dekat naga itu, Rasya terbaring pingsan tanpa luka sedikitpun.
Setelah mereka pulang membawa rasya yang pingsan.
kabar bahwa Rasya berhasil membunuh naga yang sangat kuat sendirian itu pun dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru kerajaan Whale.
Rasya pun mendapatkan julukan Dragon Slayer.
__ADS_1