Pangeran Tanpa Bakat

Pangeran Tanpa Bakat
BAB 70 RUANG RAPAT


__ADS_3

Disebuah ruangan besar dimana disana terdapat 5 orang penguasa beserta masing masing 2 0rang pengawal yang berdiri di belakang mereka yang sedang duduk dan menghadap ke meja bundar untuk membicarakan sebuah peristiwa yang sangat besar, mereka adalah penguasa dari seluruh kerajaan yang ada di Benua Sylvatica.


“Baiklah kami akan memperkenalkan masing masing penguasa dari 5 Kerajaan.” Ucap Salah satu dari pengawal Raja Andrea.


Kerena pertemuan itu di adakan di istana Kerajaan Kristal, maka Raja Andrea secara tidak langsung menjadi pimpinan rapat pada saat itu, walaupun pada rapat itu keputusan akan diambil berdasarkan banyaknya suara.


Setelah para Penguasa duduk, salah satu pelayan Raja Andrea mulai berbicara untuk memperkenalkan masing masing Penguasa, dimulai dari tuan rumah yaitu Raja Andrea Kristal Raja Kerajaan Kristal, Walter Whale Raja Kerajaan Whale, Marcel Mangrove Raja Kerajaan Mangrove, Floryn Vento Ratu kerajaan Vento dan Hugo Fotia raja kerajaan Fotia.


Setelah nama mereka di sebutkan satu persatu oleh pelayan Raja Andrea, Marcel mangrove memulai percakapan dengan memperkenalkan kembali dirinya pada Raja yang lain karena pertemuan ini adalah pertama kalinya Marcel Mangrove bertemu dengan ke empat Raja yang lain.


“Mohon maaf sebelumnya, Aku ingin memperkenalkan diriku kembali, Aku adalah Marcel mangrove, aku adalah adik dari Raja sebelumnya dan sekarang akulah yang menduduki tahta kerajaan.” Ucap Marcel pada pertemuan itu.


Saat itu Raja Andrea, Raja Walter dan Ratu Floryn saling menatap, mereka merasakan suatu energi yang tidak wajar menyelimuti Marcel, namun berbeda dengan mereka bertiga Raja Hugo justru menyambut Raja Marcel dengan sangat baik, Raja Hugo bahkan terlihat ingin lebih dekat dengan Raja Marcel pada pertemuan itu.


“Baiklah, bagaimana jika kita langsung ke intinya saja.” Ucap Raja Andrea selaku pimpinan rapat pada saat itu.


Raja Walter yang saat itu ditemani oleh Rian dan Leon langsung mengatakan pada Raja yang lain bahwa kondisi mereka saat ini benar benar buruk.


“Benar kata Raja Andara apalagi kondisi kita saat ini benar benar gawat.” Ucap Raja Walter pada rapat itu.

__ADS_1


Saat itu raut wajah Raja Andrea dan Ratu Floryn menjadi sedikit pucat, mereka tidak menyangka bahwa mereka tidak akan bisa berbuat apa apa kali ini.


Rapat itu adalah rapat yang dilaksanakan untuk membahas retakan Dimensi yang terjadi 10 tahun yang lalu, dimana saat ini retakan dimensi itu sudah itu sudah benar benar terbuka, artinya kelima negara sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi untuk mencegah terjadinya peperangan besar besaran antara umat manusia dan Iblis.


Saat itu ruang rapat langsung menjadi hening, Raja Walter, Raja Andara dan Ratu Floryn tidak tahu harus berbuat apa untuk mencegah hal itu terjadi, mereka bertiga sangat tahu tentang betapa mengerikannya bangsa Iblis berkat kisah yang diceritakan secara turun temurun oleh Raja sebelumnya.


“Ayolah, jika kita memang harus berperang dengan bangsa Iblis, bukankah kita hanya perlu melawan dengan semua yang kita miliki saja?” Ucap Raja Marcel dan memecah keheningan itu.


Seketika Raja Andrea dan Raja Wlater langsung tersentak, mereka berdua sangat terkejut ketika Raja Marcel menyebutkan tentang bangsa Iblis, pasalnya hal itu adalah informasi yang hanya diketahui oleh 5 orang saja dan karena Raja Mangrove sebelumnya telah meninggal, itu artinya yang mengetahui informasi itu tinggal 4 orang, bahkan mereka belum mengungkit sama sekali tentang iblis maupun retakan dimensi di rapat itu, tepatnya mereka belum membicarakannya sedikitpun. Harusnya saat ini Raja Marcel belum tahu menahu tentang apa yang akan mereka bahas apalagi sampai mengetahui tentang kemungkinan berperang melawan bangsa Iblis.


“Apa maksudmu Raja Marcel?” Tanya Raja Andara dengan raut muka sangat serius.


“Astaga, kenapa orang sebodoh dia bisa menjadi Raja.” Gumam Raja Hugo dalam hatinya.


Ketika Raja Andrea bertanya kepada Raja Marcel, Dia langsung mengutarakan pendapatnya di ruang rapat itu tanpa menyadari sama sekali bahwa dia telah melakukan kesalahan yang sangat besar, saat itu Raja Marcel sempat mengungkit tentang retakan dimensi dan persiapan untuk melawan Bangsa Iblis jika upaya tim husus untuk menutup retakan itu gagal.


Setelah berbicara panjang Lebar, Raja Andara dan Raja Walter pun menyimpulkan bahwa Raja Marcel menyembunyikan sesuatu dari mereka, bahkan mereka berdua mulai berpikir bahwa energi aneh yang menyelimuti Raja Marcel adalah energi yang berasal dari Bangsa Iblis, itu artinya Raja Marcel bekerja sama dengan iblis dan mereka tidak boleh melepaskannya.


Setelah mendengar perkataan Raja Marcel, Raja Walter dengan sangat cepat menyerang Raja Marcel dengan sihir manipulasi air, Raja walter menciptakan sebuah ujung bor raksasa yang melapisi kepalan tangannya, sayangnya Serangan itu bisa dihentikan dengan mudah oleh Raja Hugo, bahkan Raja Hugo menghentikan serangan Raja Wlater dengan satu tangan saja.

__ADS_1


“Astaga, kenapa Asmodeus bisa menjalin kontrak dengan orang bodoh sepertimu.” Ucap Raja Hugo ketika menghentikan Serangan Raja Walter.


Ketika melihat kejadian itu, Pengawal Raja Andrea dan Ratu Floryn segera maju untuk melindung tuan mereka, di sisi lain Raja Marcel masih belum menyadari kebodohannya yang membuat dia diserang oleh Raja Walter. dia hanya bisa terduduk dengan tubuh gemetar karena Raja walter tiba-tiba Menyerangnya.


“Apa maksudnya ini, kenapa kau tiba tiba menyerangku.” Ucap Raja Marcel yang masih ketakutan.


Raja Andrea pun menjelaskan pada Raja Marcel Alasan kenapa Raja Walter menyerangnya, Raja Andrea menjelaskan pada mereka bahwa informasi tentang retakan dimensi itu hanya diketahui oleh 25 orang, 5 orang Penguasa kerajaan dan 20 orang pasukan khusus, sayangnya 21 orang di antara mereka telah meninggal, itu artinya hanya ada 4 orang yang mengetahui hal itu, itu artinya Raja Marcel mengetahui informasi itu dari bangsa Iblis.


Raja Marcel sempat menyangkal dan mengatakan bahwa dia mengetahui hal itu karena Raja sebelumnya memberitahukan padanya, sayangnya Raja Marcel tidak mengetahui bahwa para raja sepakat untuk tidak mengatakan informasi itu pada siapapun kecuali mereka yang sudah mengetahuinya agar informasinya tetap terjaga dan tidak menimbulkan keributan.


Setelah mendengar penjelasan dari Raja Andrea, Raja Marcel pun menyadari kebodohannya yang membongkar jati dirinya, Raja Marcel segera memanggil kedua pengawalnya untuk melindunginya, yang dimana kedua pengawalnya itu adalah bangsa Iblis.


“Walaupun begitu, tidak kusangka Raja Hugo berada di pihak para iblis itu.” Ucap Raja Walter saat itu.


Seketika itu Raja Hugo langsung tertawa, dia lalu mengalirkan sihir petir pada bor air milik Raja walter yang membuatnya meledak dan menghempaskan Raja Walter, untunglah hempasan itu tidak terlalu kuat sehingga Raja Walter tidak sampai tersungkur.


“Jangan Salah Paham, Bukan aku yang berada di pihaknya, Tapi dialah yang berada di pihakku.” Ucap Raja Hugo setelah menghempaskan Raja Walter.


Seketika Raja Walter, Raja Andrea dan Ratu Floryn langsung memastikan bahwa Raja Hugo adalah seorang Iblis.

__ADS_1


Besambung....


__ADS_2