
“Apa yang membuatmu tertarik ke tempat ini Rasya.?” Tanya Phoenix
“Entahlah, aku hanya mengikuti kemana hatiku ingin pergi.” Jawab Rasya polos.
“Kau cukup aneh yah,” lanjut Phoenix.
“Yah sekali kali aku ingin mencari hiburan.” Sahut Rasya
Tak lama setelah Rasya dan Phoenix duduk di kursi khusus yang di siapkan oleh pemilik Colosseum, pertarungan antara gladiator pun di mulai.
“Sodara sodara sekalian, kita akan memulai pertunjukan kita pada hari ini tepuk tangan yang meriah untuk para gladiator.” Ucap pemilik Colosseum yang menjadi pembawa acara
Sorak riuh mulai terdengar dari arah tempat duduk para penonton.
Para petearung pun mulai di panggil ke arena, satu persatu peserta saling bertarung di dalam arena
karna yang bertarung di colosseum hanyalah golongan bawah atau lebih kita kenal sebagai rakyat biasa, maka pertarungan mereka kebanyakan hanya adu fisik dan tehnik pedang saja.
(* Kebanyakan pemilik energi sihir yang besar hanya berasal dari keluarga keluarga bangsawan saja, walaupun ada juga beberapa rakyat biasa yang memiliki bakat sihir yang hebat, tapi kemungkinananya hanyalah 1% saja)
“Pertarungan ini sama sekali tidak menghiburku,” ucap Phoenix yang mulai bosan.
“Yah mau bagaimana lagi bukan, mereka hanyalah rakyat biasa yang di paksa untuk bertarung, kebanyakan dari mereka adalah budak. Karna itu mereka hanya bisa mengandalkan kekuatan fisiknya saja.” Sahut Rasya yang juga terlihat Bosan.
“Hei, apa pertunjukan utamanya belum di mulai.?” Tanya Rasya pada orang yang berdiri di sampingnya.
“Mungkin sebentar lagi pangeran.” Sahut orang itu
“Hadirin sekalian, Gladiator selanjutnya adalah Gladiator yang paling kita tunggu tunggu, dia adalah Gladiator terkuat yang ada di Colosseum ini, tentunya kita semua sudah kenal dengannya, pemegang rekor tak terkalahkan di Colloseum Kerajaan Whale. Inilah dia, kita sambut, sang gladiator terkuat. Glovian” Ucap pembawa acara dengan nada heboh.
Seketika keadaan Colosseum berubah menjadi heboh, sorak penonton yang riuh sampai sampai terdengar sampai keluar Colosseum.
Yang terdengar hanyalah sorakan untuk gladiator yang di juluki gladiator terkuat itu
“Glovian, Glovian, Glovian, Glovian...” Sorak para penonton.
Seorang Gladiator pun mulai memasuki arena, dia memiliki postur tubuh yang tinggi dan berotot, dialah Gladiator yang di juluki Gladiator terkuat.
“Hee, jadi dia yang terkuat,” ucap Rasya agak tertarik.
“Baiklah hadirin sekalian, di pertandingan ini Glovian akan melawan tiga orang gladiator sekaligus.” Lanjut Pembawa acara
Para penonton pun semakin bersorak setelah mendengar pengumuman itu.
__ADS_1
Tiga gladiator yang akan bertarung melawan Glovian pun memasuki arena pertarungan.
Ketiga orang yang akan melawan Glovian memiliki tubuh yang tidak kalah kekar dari Glovian, bahkan salah satu diantara mereka ada yang memiliki postur tubuh lebih tinggi dari Glovian.
Sebelum pertandingan di mulai, para penonton terlihat sedang memasang taruhan untuk pertandingan ini, banyak yang menjagokan dan memasang taruhan untuk Glovian, tapi banyak Juga yang memasang taruhan untuk tiga lawannya.
“Baiklah para hadirin inilah dia pertarungan yang sudah kita nanti nantikan, pertarungan di mulai.” Ucap Pembawa acara memulai pertandingan.
Ketiga gladiator yang melawan Glovian mulai mengambil posisi dan mengelilingi Glovian, Glovian pun terlihat bersiap melawan mereka.
Rasya mulai tertarik ketika Glovian menggunakan Sihiri Full Enhance untuk melapisi tubuhnya, tapi karna sihir Glovian yang tidak terlalu besar, Membuat Sihir Full Enhace miliknya tidak sekuat Full Enchant Pada umumnya.
“Heeh, Tidak buruk juga,” Ucap Rasya yang mulai tertarik dengan pertandingan.
Tapi Phoenix sama sekalitidak tertarik dengan pertandinga itu, baginya itu hanyalah sebuah pertandingan yang membosankan.
“sangat membosankan, aku tidak tahu kenapa mereka tertarik dengan hal yang bodoh seperti ini.” gumam Phoenix dalam hati.
Tak lama kemudian, Phoenix yang sudah bosan pergi meninggalkan Rasya.
“Kau mau kemana,?” Tanya Rasya pada Phoenix.
“Aku ingin pulang, pertarungan itu sama sekali tidak menghiburku.” Jawab Phoenix polos.
“Yah, aku akan menunggumu di Rumah makan depan sana.” Sahut Phoenix sebelum pergi.
(* Karakter Phoenix dan Rasya sangat mirip, sama sama tenang, sama sama tidak suka basa basi, dan masih banyak ke samaan di antara mereka. Dan itu membuat mereka bisa berteman baik)
(* kembali ke arena pertarungan)
Ke tiga lawan yang di hadapi Glovian mulai menyerang dengan strategi dan kerja sama yang sangat hebat.
Gladiator yang memiliki postur tubuh yang lebih tinggi dari Glovian bertarung langsung dengan Glovian, sedangkan Dua orang lainnya akan mengambil beberapa kesempatan untuk menyerang Glovian.
Ketika Temannya di pukul mundur oleh Glovian, salah satu dari mereka akan maju dan menghalangi serangan Glovian, dengan tujuan memberikan waktu pada temanya untuk memulihkan diri.
Walaupun kerja sama mereka sangat hebat, tapi Glovian tidak memberikan celah sedikitpun, dia menhindari dan mematahkan serangan mereka dengan sempurna.
Pertarungan yang sangat menarik untuk di saksikan, bahkan Rasya sendiri sangat menikmati pertarungan itu.
Setelah beberapa lama bertarung, ke tiga lawan Glovian terlihat mulai kelelahan.
Berbeda dengan mereka, Glovian yang kebanyakan hanya bertahan membuat staminanya tidak terlalu terkuras, sehingga Glovian tidak telalu kelelahan seperti lawannya.
__ADS_1
“Sial, dia tidak terlihat lelah sama sekali, bagaimana bisa.?” Ucap salah seorang gladiator yang dilawan Glovian.
“Itu karna aku membiarkan kalian menyerang sesuka hati kalian tanpa menghemat energi, berbeda denganku yang hanya bertahan, kalian menggunakan terlalu banyak energi untuk serangan serangan yang kalian lancarkan padaku.” Sahut Glovian yang mendengar perkataan itu.
“Sial, jadi kita sudah masuk perangkapnya yah.” Ucap Yang lain.
“Benar sekali, dan sekarang sudah waktunya kalian kalah.” Lanjut Glovian.
Glovian pun mulai melancarka serangan balik pada ke tiga lawannya itu.
Gladiator yang mempunyai postur tubuh lebih tinggi dari Glovian itu sempat menahan pukulan Glovian, sedangkan yang dua lainnya melompat masing masing ke samping.
“Hoh, jadi kau masih mempunyai kekuatan untuk menahan pukulanku yah, kalau begitu bagaimana dengan ini.” Ucap Glovian Lalu melanjutkan serangannya.
Walaupun pukulan pertama Glovian sempat di hentikan, tapi tidak dengan pukulan ke duanya.
Glovian berhasil menjatuhkan satu lawan nya ke luar arena setelah melancarkan pukulan ke duanya.
Tanpa ragu, ke dua rang lainnya mengambil kesempatan untuk menyerang Glovian dari arah samping bersamaan, tapi itu sudah di prediksi sebelumnya oleh Glovian.
Glovian pun mengeluarkan dua pedang yang sedari tadi hanya di taruh di punggungnya lalu menahan serangan dua orang musuhnya secara bersamaan.
Karna terkejut, ke dua lawan Glovian kembali melompat ke belakang, tapi Glovian dengan sigap mengikuti gerakan salah satu dari mereka lalu menyerangnya dengan cepat.
Hasilnya Glovian berhasil menumbangkan dua orang musuhnya.
Melihat hal itu, musuh yang satunya lagi menjatuhkan senjatanya dan mengangkan tangan tanda menyerah.
Pertarungan pun di menangkan oleh Glovian, dan itu menambah rekor tak terkalahkanya di Colosseum kerajaan Whale
Sorak penonton semakin meriah, yang terdengar di seluruh Penjuru Colloseum hanyalah sorakan untuk Glovian.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Author:
Halo PTB lovers, buat kalian ynag udah suport dengan meng klik tombol jempol, aku ucapin terima kasih banyak.
aku do'akan semoga kalian di berikan kesehatan dan dilancarkan rezekinya aamiin
See you
-LEADER
__ADS_1