
Halo PTB Loovers jangan lupa pencet tombol Like yah, karna itu akan memberikan semangat untuk para Author untuk terus berkarya.
LEADER Mempersembahkan
*Pangeran Tanpa bakat*
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Setelah aku menceritakan kisah yang terjadi ketika aku sedang pingsan, semua orang di ruangan itu terutama kakek Roy dan Blaze terlihat khawatir dan tidak tenang, keringat dingin bahkan terlihat menetes dari pipi mereka.
“Apa kau yakin dengan cerita itu AL?” tanya Blaze sedikit khawatir
“Yah, walaupun aku tidak bisa mengingat pesan terakhir mereka, tapi aku ingat betul dengan kejadian itu, sangking mengerikannya, sampai sekarang pertarungan dan perang yang di perlihatkan oleh ketiga dewa itu masih terbayang olehku.” Jelasku pada Mereka.
“ada apa?, apa terjadi sesuatu?” ucapku yang penasaran dengan tingkah mereka.
Blaze pun menceritakan tentang sejarah perang besar artar tiga bangsa yang dulu pernah terjadi, blaze juga menceritakan tentang asal usul kontrak antara manusia dan Roh kemudian Blaze menceritakan tentang retakan dimensi antara dimensi manusia dan dimensi iblis yang membuat beberapa mosnter iblis tingkat bawah berhasil tembus ke dunia manusia.
“sebenarnya apa yang sedang tejadi, cerita Blaze barusan sama persis seperti yang di perlihatkan padaku oleh ke tiga dewa di alam bawah sadar ku, lebih tepatnya itu adalah sisi lain dari dari peristiwa yang aku lihat”. Gumamku setelah mendengar cerita Blaze.
Setelah berbincang agak lama dengan mereka, aku pun mengambil kesimpulan bahwa kaisar iblis benar benar menemukan cara untuk melanjutkan ambisinya seperti perkataan para dewa di alam bawah sadar ku.
Tapi yang membuatku heran adalah, kenapa dewa dewa itu meminta tolong padaku untuk mengakhiri ambisi kaisar iblis.
“Bukannya aku tidak mau melakukannya, Maksudku kita bercerita tentang si payah Arsyil loh, bukankah banyak diluar sana yang lebih hebat di bandingkan orang payah sepertiku, apa yang membuat mereka berharap padaku.” gumamku dalam hati.
Di tengah keheningan antara kami, tiba tiba Erik angkat bicara seperti seseorang yang baru saja mendapatkan ide
“Bukankah semuanya sudah jelas” Ucap Erik sedikit bersemangat.
“Apa maksudmu.” Tanya Blaze sedikit bingung.
__ADS_1
Aku juga sedikit bingung dengan perkataan Erik barusan. tidak, bukan hanya aku dan Blaze, tapi semua orang yang berada dalam ruangan itu juga bingung dengan perkataan Erik.
Erik pun mengutarakan pendapat nya tentang semua kejadian ini.
“Bukankah cerita AL dan Cerita Blaze saling berhubungan, bahkan bisa di bilang cerita mereka saling melengkapi.” Jelas Erik pada kami.
Kemudian Erik melanjutkan perkataanya. menurut Erik, ketiga dewa sudah menduga bahwa akan datang hari dimana Kaisar iblis kembali mendeklarasikan perang kepada bangsa manusia dan Roh, lebih tepatnya kaisar iblis ingin melanjutkan perang terdahulu yang tertunda secara paksa akibat campur tangan para dewa.
Untuk mengantisipasi hal itu, para dewa memilih satu orang yang di takdirkan untuk mencegah hal itu atau bahkan di tunjuk untuk mengakhiri perang itu.
“Dan orang itu adalah AL”. Ucap Erik sangat yakin.
“Hah?, nggak mungkin lah,” ucapku sedikit keras.
“Tidak, melihat rentetan kejadian di luar nalar ini, Justru itu hal yang paling masuk akal.” Ucap Kakek Roy memotong pembicaraan.
Jika di fikir memang benar, aku berhasil menjalin kontrak dengan calon ratu Roh yang bahkan tidak pernah terjadi sebelumnya, bahkan aku baik baik saja setelah melanggar larangan membuat kontrak dengan dua roh sekaligus dan hal yang paling menguatkan pendapat Erik adalah peristiwa yang aku alami di alam bawah sadar ku.
“Walaupun benar begitu, dengan kekuatan kalian berdua saat ini, kalian tidak akan sanggup menang melawan pasukan iblis” Ucap Blaze pada kami.
“Yah, walaupun aku belum pernah bertemu dengan mereka, tapi menurut sejarah turun temurun di dunia Roh, kekuatan Iblis tingkat atas bisa sebanding dengan kekuatan Roh Tingkat atas sepertiku, bahkan ada iblis yang mempunyai kekuatan melebihi kekuatan raja Roh walaupun telah memakai mahkota Raja” jelas Blaze sangat serius.
“Sepertinya memang benar, seperti yang ku ceritakan tadi, bahkan hanya dengan sepuluh Jendral iblis, mereka berhasil menghentikan sihir pemusnah milik seorang dewa sekalipun, dan Kekuatan Kaisar iblis sendiri setara dengan dewa, bahkan mampu memojokkan seorang dewa dalam sebuah pertarungan.” Ucapku membenarkan perkataan Blaze.
“Tapi tenang saja, Ketika manusia menjalin kontrak dengan Roh, mereka bisa meningkatkan kekuatan higgan mencapai level yang sama seperti kaisar iblis, itu sudah terbukti pada perang manusia sekitar dua ribu tahun lalu” Ucap Blaze agak tenang.
Kami pun membahas rencana pelatihan kami agar bisa sampai ke titik yang di katakan oleh Blaze.
Setelah membahas rencana pelatihan kami, tanpa kami sadari hari sudah menjelang sore, kami pun mengakhiri percakapan kami dan berniat untuk kembali menuju kediaman kakek Roy.
Sebelum kembali ke rumah kakek Roy, aku dan Erik kembali meminta maaf pada warga desa, karna pertempuran antara kami dan monster serigala telah menghancurkan hampir separuh desa.
__ADS_1
Tapi justru warga desa lah yang berterima kasih pada kami karna sudah menyelamatkan nyawa mereka.
Warga desa memberikan kami oleh oleh berupa makanan dan bahan sehari hari sebagai ucapan terimakasih, lalu mengantarkan kepulangan kami sampai ke depan gerbang masuk desa Jerami.
Dalam perjalanan pulang, kami tidak menemui masalah sedikit pun hingga sampai ke rumah.
Setelah sampai ke rumah, Erik Dan Blaze memulai latihan mereka, sedangkan aku masih harus memulihkan kondisi tubuhku terlebih dahulu.
Karna Erik akan berlatih menggunakan sihir Berskala besar, mereka memutuskan untuk berlatih di puncak gunung kerucut.
Yue juga sempat ingin melatih Sihir suara yang membuatku bisa mendengar suara yang sangat jauh, tapi setelah aku memulai latihannya, ternyata aku sudah menguasai sihir itu tanpa sadar.
Aku sudah bisa mengendalikan pendengaranku dengan bebas, bahkan aku bisa mengetahui arah suara yang ku dengar dengan sempurna.
Setelah istirahat selama sepekan penuh, akupun sembuh sepenuhnya dan sudah bisa memulai latihanku.
Tapi Aku merasa sedikit aneh dengan tubuhku, aku bisa mengendalikan sihirku dengan sempurna, bahkan aku bisa menguasai beberapa sihir tingkat menengan dengan sangat mudah.
“Wah, hebat banget AL.” Ucap Aqua yang melatihku bersama Yue.
“Tidak, Ada yang aneh denganku, padahal sebelumnya aku kesulitan untuk mengusai sihir tingkat menengah seperti ini.” Ucapku Heran
“Memang benar, Jika di bandingkan dengan perkembangan AL sebelumnya, kali ini AL memang sangat hebat, bahkan pengendalian sihir AL menjadi sangat sempurna, padahal sebelumya AL selalu kehilangan kontrol Terhadap sihirnya.” Yue ikut bicara.
Perkataan Yue membuatku menjadi penasaran, apa yang sebenarnya terjadi, kenapa aku bisa mengendalikan energi sihirku yang sangat besar dengan sangat mudah.
-Bersambung...
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Bagaimana pendapat kalian tentang cerita tadi.? Jangan lupa Tinggalin jejak di komentar yah.
__ADS_1
See You
-Leader