
Halo PTB Loovers jangan lupa pencet tombol Like yah, karna itu akan memberikan semangat untuk para Author untuk terus berkarya.
LEADER Mempersembahkan
*Pangeran Tanpa bakat*
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Ketika aku berlatih bersama Aqua dan Yue, aku merasakan sesuatu yang sangat aneh pada diriku.
Di Dalam tubuhku mengalir Energi sihir yang luar biasa besar, bahkan jumlahnya mencapai dua kali lipat dari jumlah sihir ku saat pertama kali menjalin kontrak dengan Yue.
Padahal saat itu aku sering kehilangan kendali pada sihir ku sendiri, bahkan aku membutuhkan banyak sekali latihan agar bias mengontrol sihir ku. Tapi kali ini aku bisa mengendalikan sihir yang sangat besar ini dengan sempurna.
Aku bahkan bisa dengan mudah menguasai sihir Angin dan Air tingkat menengah yang di ajarkan oleh Aqua dan Yue.
(* di sisi lain tepatnya puncak gunung kerucut)
Di puncak gunung kerucut, Blaze melatih Erik agar bisa menggunakan sihir tingkat atas untuk waktu yang lama.
Puncak gunung yang tadinya hutan Lebat, sekarang sudah terlihat seperti sebuah lapangan raksasa akibat percobaan sihir yang di lakukan oleh Erik, bahkan tempat yang menjadi sarang troll dan serigala raksasa kini sudah tidak Nampak lagi, karna sudah hangus dan menjadi bagian dari lapangan tempat Erik berlatih.
gumpalan api raksasa kadang terlihat sampai ke tempat AL berlatih, bahkan kadang terdengar suara ledakan dari tempat latihan mereka.
Ketika selesai berlatih, Erik kadang terlihat sangat kotor, bahkan Erik kadang tidak sempat makan malam dan langsung tidur karna sangat kelelahan akibat latihan keras dari Blaze.
Tapi aku bias melihat perkembangan Erik yang sangat pesat, entah sudah sekuat apa Erik yang sekarang, padahal dia baru berlatih selama satu pekan.
Di tempat lain, yang tak jauh dari kediaman kakek Roy, tempat yang biasa aku gunakan untuk berlatih dengan bola besi raksasa, sekarang di gunakan oleh Yue dan Aqua Untuk melatihku menggunakan sihir tingkat menengah.
“Sebenarnya apa yang terjadi, kenapa aku bisa mengendalikan sihir sebesar ini dengan sempurna.” Gumam Ku di tengah latihan.
Hari ini sungguh aneh, biasanya aku membutuhkan beberapa hari untuk bias menggunakan sihir tingkat menengah seperti ini.
Tapi hari ini berbeda, bahkan beberapa sihir tingkat menengah yang di ajarkan oleh Yue dan Aqua bisa ku kuasai hanya dalam satu kali percobaan saja.
“Hei AL, bagaimana kalau kita berlatih menggunakan sihir tingkat tinggi?, mungkin saat ini kau sudah mencapai fase untuk mempelajari sihir tingkat tinggi.” Ucap Yue di tengah latihan
“Benar juga, tidak ada salahnya mencoba.” Jawabku sedikit penasaran
Yue pun mengajariku sebuah sihir angin tingkat tinggi, sihir itu bernama “Langkah Angin”.
__ADS_1
Sama seperti namanya, sihir itu membuat penggunanya bisa bergerak atau pun berlari secepat angin.
Yue berkata padaku bahwa karakteristik sihir angin bukanlah kekuatan, melainkan ketajaman dan kecepatan.
Lalu Yue menjelaskan padaku cara menggunakan sihir Langkah Angin.
Cara menggunakan sihir itu hampir sama dengan sihir Full Enhace, hanya saja aku harus membentuk karakter sihir ku menjadi angin berkecepatan tinggi terlebih dahulu sebelum mengalirkannya ke seluruh tubuhku,
Setelah mendengarkan penjelasan Yue aku duduk di tanah dengan niat untuk memfokuskan sihir ku dan membentuk karakter sihir seperti yang di katakan oleh Yue.
Ketika aku mulai menciptakan karakter sihir angin, udara di sekitarku berhembus kuat mengelilingi tubuhku, angin pun ikut bergemuruh dan menerpa hutan lebat yang berada tidak jauh dari tempat aku latihan.
Padahal aku hanya memfokuskan energi sihir ku, tapi keadaan sekitarku sudah seperti sebuah badai yang siap menerbangkan kami kapan saja.
Setelah aku yakin dengan karakter sihir ku, aku pun mulai mengalirkannya ke seluruh tubuhku.
Benar saja, aku bisa menggunakan sihir Langkah Angin itu dengan hanya satu kali percobaan saja.
Sungguh sihir yang luat biasa, ketika aku menggunakan sihir itu, aku bahkan bisa bergerak sepuluh kali lebih cepat daripada gerakanku sebelumnya walaupun sudah menggunakan sihir Full Enhace.
Aku sendiri bahkan takjub atas peristiwa mengejutkan ini, bahkan setelah selesai latihan pun aku tidak merasakan lelah sama sekali.
Aku terus melatih sihir itu selama seharian penuh, sampai aku benar benar telah menguasai sihir itu sepenuhnya.
Sebelum aku tidur, aku sempat berbincang dengan Erik di kamar.
“Hei AL, Apa kau tidak rindu pada kampung halamanmu.” Tanya Erik yang berbaring di tempat tidur
“Benar juga, sudah dua tahun lebih sejak kejadian itu, jujur saja aku sangat merindukan ibuku.” Ucapku menjawab pertanyaan Erik.
“Kenapa kau tidak menyusup ke istana saja untuk menemui ibumu.?” Lanjut Erik Bertanya.
Benar juga, dengan kekuatanku yang sekarang, mungkin aku bisa menyusup ke dalam istana dengan mudah, lagi pula aku memang sangat merindukan ibuku, aku berharap semoga dia baik baik saja.
Setelah Erik menanyakan itu, matanya pun terpejam sebelum aku menjawab pertanyaannya.
Sebenarnya aku ingin mengajak Erik untuk menemaniku menyusup ke istana kerajaan whale, tapi karna dia sudah tertidur duluan, aku pun berencana mengajaknya besok saja.
(* keesokan harinya)
Seperti biasa, setelah kami sarapan kami berangkat ke hutan untuk berburu dan mengumpulkan bahan sehari hari yang kami butuhkan, biasanya kami akan berlatih setelah menyelesaikan pekerjaan kami, tapi hari ini aku berniat untuk mengajak Erik menyusup ke istana Kerajaan Whale.
__ADS_1
“Rik, aku ingin menyusup ke istana kerajaan, apa kau ingin ikut denganku?” tanyaku dalam perjalanan pulang.
“Menyusup ke istana yah, mungkin memang waktunya aku istirahat, lagipula menu latihan yang di berikan oleh Blaze terlalu tidak masuk akal.” Ucap Erik Sedikit ragu.
“Jadi.? Apa kau ikut?.” Lanjutku bertanya.
“Mmmm, Yah, aku ikut.” Ucap Erik menyetujui ajakanku.
Setelah sampai ke rumah kakek Roy, aku dan Erik meminta izin untuk jalan jalan ke ibu kota dengan alasan ingin liburan.
“Kakek, aku ingin mengajak Erik jalan jalan ke ibu kota kerajaan Wlahe.” Ucapku meminta Idzin.
“Memangnya apa yang ingin kau cari di sana?.” Ucap kakek Roy penasaran.
“Tidak kek, aku hanya ingin liburan, tidak ada alasan khusus.” Ucapku meyakinkan kakek Roy.
Kakek Roy sempat terlihat ragu dengan perkataanku, tapi lama kelamaan dia menyerah dan membiarkan kami pergi.
Setelah kami bersiap ingin berangkat, kami meberitahu yang lain terlebih dahulu terutama Blaze.
Yue dan Aqua yang mendengar perkataanku itu tentu saja langsung memotong pembicaraan dan meminta untuk ikut.
“Ibu kota? Kami ikut.” Ucap mereka serentak dengan mata berbintang bintang.
Aku sempat memberikan beberapa alasan agar mereka tidak ikut, tapi tetap saja mereka memaksa untuk ikut.
“lalu apa kalian akan meninggalkan Ellie?”ucapku mencari alasan
“Yaudah Ellie Juga ikut.” Ucap Aqua memaksa.
“Tapi kan perjalanan kesana memakan waktu lama, dan kalian hanya bisa menemani Ellie selama dua belas jam bukan, masa iya, Ellie harus tidur dengan kami?”
Setelah berdebat selama beberapa menit, aku pun berhasil membuat mereka menyerah untuk ikut, tapi dengan syarat aku harus memberikan mereka hadiah.
Tanpa pikir panjang, aku langsung menyetujui permintaan mereka lalu berangkat menuju ibu kota bersama Erik
-Bersambung...
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Author mau minta maaf karna telat Update, soalnya seharian penuh ini gak ada istirahat, jadi tolong di maklumi yah.
__ADS_1
See You
-Leader