
Setelah Rasya menceritakan pertemuannya dengan Roh api Phoenix, kakek Will dan raja Walter terlihat sangat terkejut.
(*Will adalah nama Ayah Walter, atau mudahnya dia adalah kakek Arsyil yang ingin di kunjunginya ke kastil angin)
“Rasya apa kau benar benar menjalin kontrak dengan Roh api.?” Ucap kakek Will
“Sepertinya begitu kek” jawab Rasya agak ragu.
Tiba tiba muncul sebuah bola api biru di depan mereka, kemudian bola itu berubah menjadi seseorang yang mirip dengan Roh api yang di ceritakan oleh Rasya.
“Yo.” Ucap orang itu.
“Apa kau Phoenix,” tanya Rasya pada orang itu.
“Yap betul sekali.” Jawabnya dengan santai.
“Apa yang kau lakukan di sini.” Rasya melanjutkan pertanyaannya
“seorang Roh bisa mengunjungi dunia manusia, jika dia menjalin kontrak degan seseorang. Sayangnya kami hanya punya waktu selama 12 jam setiap harinya.” Ucap Phonix sambil mejelaskan pada mereka.
Orang orang yang berada di dalam ruangan itu sangat terkejut dengan apa yang terjadi. Tapi yang paling terkejut adalah Kakek Will dan raja Walter.
“Whoaaaa. Sulit di percaya, tak ku sangka aku bisa bertemu roh elemen secara langsung.” Sahut raja Walter
“Rasya, apa kepala sekolah pernah mengajarimu tentang Roh element?.” Tanya kakek Will pada Rasya.
“Tidak pernah kek” jawab Rasya.
“Kalau begitu aku akan menceritakan sebuah kisah yang berhubungan dengan para roh.” Lanjut Kakek Will
Setelah mengatakan itu, kakek Will pun menceritakan tentang perang dunia yang terjadi dua ribu tahun lalu.
Dalam perang itu, terdapat Lima negara yang saling memerangi satu sama lain, dengan tujuan untuk memperluas daerah kekuasaan mereka.
Perang yang sagat mengerikan itu terjadi selama setahun penuh.
Masing masing raja dari ke Lima negara itu, mempunyai kontrak dengan Roh Elemen.
itu membuat mereka ber Lima menjadi orang terkuat dalam sejarah manusia, Dan mereka di kenal dengan sebutan “The Stongest Five”
__ADS_1
Perang pada masa itu adalah yang teburuk dalam sejarah.
Akibatnya, rakyat banyak yang kelaparan, Jalur perdagangan terhalang dan itu membuat kelima negara jatuh miskin.
karna itu, ke lima negara sepakat untuk mengakhiri perang itu dengan pertarungan Batle Royale.
Dimana ke lima Raja akan bertarung sekaligus dalam satu tempat.
Mereka bertarung di sebuah hutan yang bernama “Lembah Kematian”. Tempat itu terpilih karena berada di tengah tengah perbatasan antara kelima kerajaan
Pertarungan yang sangat mengerikan itu mengakibatkan bencana yang sangat dahsyat. Langit mejadi gelap, dan badai yang dahsyat pun menerjang Ke lima negara.
Badai yang sangat dahsyat itu berlangsung selama sepuluh hari penuh.
Dalam pertempuran waktu itu, matahari sama sekali tidak pernah bersinar di Lima negara.
Yang terdengar dan terlihat hanyalah angin topan yang menghancurkan semua yang di lewatinya, hujan lebat yang mengakibatkan banjir, petir yang bergemuruh dan menyambar kemana mana, gempa bumi yang menggoncang ke lima negara dan terkadang ada bola api yang menghantam dan menghancurkan bangunan.
Padahal hanya berlangsung selama sepuluh hari, tapi pertempuran itu terasa sangat amat panjang.
Delapan hari telah berlalu semenjak mereka memulai perang. karna badai itu, banyak rakyat yang mati kelaparan, karna tidak bisa mencari makanan.
Di hari ke sepuluh, tepatnya di sore hari, Awan hitam yang menyelimuti langit akhirnya menghilang.
Matahari senja itu meyinari ke lima negara, dan pemandangan hancurnya lima negara itu sudah terlihat dengan jelas.
Keesokan harinya, ke Lima putra mahkota masing masing mendatangi medan pertempuran, karna ingin mengetahui siapa yang menang.
Ketika mereka sampai, mereka sangat di kejutkan oleh pemandangan tempat ayah mereka bertarung.
Medan pertempuran yang awalnya hutan lebat yang di apit oleh empat guung itu, kini sudah tidak terlihat satu pun pepohonan. Bahkan ke empat gunung yang meng apit hutan itu, kini sudah rata dengan tanah.
Tepat di tengah tengah medan pertempuran itu, Kelima raja sudah tergeletak tak bernyawa.
Ke lima pangeran mahkota yang mendatangi tempat itu secara bersamaan, hampir saja memulai perang kedua.
Tapi ada seorang pageram yang menghentikan kebodohan mereka dan berkata
“Apa kalian lebih suka meginjak injak mayat ayah kalian dengan melanjutkan perang ini.?”
__ADS_1
Seketika mereka pun terdiam. Dan saat itu mereka sepakat akan mengadakan pertemuan dua bulan ke depan, untuk membicarakan tentang kelanjutan perang ini.
Kelima pangeran itu pun masing masing membawa jasad raja kembali ke kerajaan mereka.
Setelah dua bula berlalu, mereka pun mengadakan pertemuan ke lima negara seperti yang telah mereka sepakati.
Setelah melalui perdebatan yang panjang, mereka akhirnya setuju, untuk menanda tangani pejanjian damai.
Pertemuan itu pun di namakan “Era Baru”.
“Sudah dua ribu tahun berlalu sejak pertempuran itu. Setelah itu, sudah tidak pernah lagi terdengar kabar tentang Roh Elemen”. Ucap kakek Will
“Bahkan sekarang, banyak yag sudah menganggap Roh elemen hanyalah dongeng semata”. Lanjut kakek will.
“Ooh, perang itu terjadi di zama pendahulu kami.” Ucap Phoenix pada mereka.
“Sejak saat itu, memang tidak pernah ada roh yang berinteraksi dengan manusia lagi. Lebih tepatnya, tidak ada manusia yang mampu membuat roh tertarik pada mereka sejak saat itu. Sama halnya dengan rasya yang berhasil menarik perhatianku, karna itu aku mau membuat kontrak degannya.” Phoenix melanjutkan perkataannya.
“Aku punya pertanyaan, kau tadi berkata bahwa perang itu terjadi di zaman pendahulumu bukan.?” Tanya raja Walter pada Phoenix.
“Iya memangnya ada apa.?” Jawab Phoeix
“Itu artinya roh juga mempunyai garis keturunan seperti manusia.?” Lanjut raja Walter dengan pertanyaan nya
“Kami para roh memang mempunyai garis keturunan, tapi berbeda dengan manusia, kami telahir dari elemen sihir. Misalnya aku yang terlahir dari elemen api abadi, atau roh air yang terlahir dari sihir elemen air. Dan masih banyak lagi.” Ucap phoeix yang menjawab pertanyaan raja Walter
“Begitu rupanya, berarti roh elemen itu bukan hanya lima yah.?” Lanjut raja Walter bertanya.
“Yap betul sekali, bahkan roh api ada beberapa loh, misalnya aku si roh api abadi, ada juga roh api merah, roh api hitam,dan roh api putih. Begitupun dengan roh air, adanya banyak roh air, tergantung banyaknya perubahan sihir suatu elemen. Misalnya roh kabut, roh es, dan masih banyak lagi”.
Phoenix pun menceritakan banyak sekali hal tentang dunia roh kepada raja Walter.
Kakek Will dan orang orang yag berada dalam ruangan itu haya bisa menyimak pembicaraan mereka.
“Sudah sudah, jika kalian ingin tanya jawab, sebaiknya lakukan saja diluar, Kasihan loh Rasya kan baru sadar. Harusnya kita merawat dia, dan membiarkannya istirahat. Bukan malah mengganggunya dengan ubrolan kalian”. Ucap ratu Camelia yang memutus pembicaraan mereka.
“A’ah, benar juga.” Sahut raja Walter dengan nada ragu.
Raja Walter dan seluruh orang kecuali Ratu Anastasia pun meninggalkan ruangan itu,dan menuju ruang keluarga yang berada dekat dari ruang tahta istana.
__ADS_1