
Setelah Blaze menceritakan kepada Rayden tentang hal yang membuat dirinya dengan Yue dan Aqua sangat cemas, Rayden sempat terdiam karena baru kali ini dia menemui hal yang demikian.
Namun setelah terdiam beberapa saat, Rayden mulai mencari dan mencoba beberap cara untuk mencari tahu penyebab Blaze, Yue dan Aqua tidak bisa membuka gerbang Roh yang terhubung denganku dan Erik.
“Aku tidak menjamin bisa menemukan solusinya, tapi aku akan Mencoba.” Ucap Rayden pada mereka bertiga.
Mendengar perkataan Rayden membuat Yue dan Aqua menjadi sangat senang, ekspresi yang tadinya layu kini menjadi ceria kembali walaupun tidak sepenuhnya ceria.
“Benarkah, Terima kasih Akak Ray.” Ucap Yue dengan raut muka senang.
Melihat Espresi Yue yang kembali ceria membuat Ray juga ikut tersenyum, Ray Pun meminta Agar Blaze mendekat Padanya karena ia ingin mencoba menghubungakna energi sihirnya untuk mencari tahu penyebab Blaze tidak bisa membuka Gerbang Roh.
“Kemarilah Blaze, aku akan mencoba menghubungkan energi sihirku dengan energi sihirmu untuk mencari tahu penyebab kau tidak bisa membuka Gerbang roh.” Ucap Ray memanggil Blaze.
Blaze pun segera mendekat pada Ray tanpa bertanya apapun. Setelah Blaze mendekat pada Ray, Ray meletakkan tangannya ke punggung Blaze lalu perlahan mengalirkan Energi sihirnya pada Blaze, Ray mengalirkan energi sihir miliknya lalu menelusuri dan mencari tahu apa penyebab Blaze tidak bisa membuka Gerbang Roh yang menghubungkannya dengan Erik.
Tak Lama setelah Ray mengalirkan energi sihirnya pada Blaze, Ray pun berhasil menemukan sebuah energi sihir yang memblokir kontrak mereka berdua, sihir yang bertipe sihri Ruang itu menghalangi jalur kontrak antara Blaze dan Erik sehingga Blaze tidak dapat membuka Gerbang Roh untuk pergi ke tempat Erik berada saat ini.
“Sepertinya Orang yang terikat kontrak denganmu sedang berada di dalam sebuah penghalang yang mampu memblokir sihir ruang sehingga kau tidak bisa membuka gerbang Roh yang mengarah kesana.” Jelas Ray pada mereka bertiga.
Mendengar perkataan Ray Justru membuat Yue dan Aqua menjadi bingung dan tidak mengerti sama sekali dengan apa yang dikatakan oleh Ray.
“Apa maksudnya kak Ray?” Ucap Aqua degan wajah bingung.
Ketika mendengar Aqua bertanya seperti itu, Ray justru tidak menjawabnya sama sekali dan hanya diam sambil tersenyum ke arah mereka berdua, karena Ray tahu bahwa bagaimanapun caranya menjelaskan hal tersebut, mereka berdua tidak akan faham karena memang masalah seperti ini sangatlah rumit.
__ADS_1
Namun berbeda dengan mereka berdua, Blaze bisa mengerti dengan jelas tentang apa yang dimaksud oleh Ray, Blaze menyimpulkan bahwa Saat ini aku dan Erik sedang berada di subuah daerah dimana daerah itu dilindungi oleh sebuah penghalang yang mampu memblokir sihir ruang yang tertuju kesana.
“Begitu Rupanya, pantas saja kami tidak bisa terhubung dengan mereka berdua, Lalu apa Kak Ray punya solusinya.” Ucap Blaze singkat.
Ray sempat terdiam untuk memikirkan solusi apa yang bisa mereka lakukan untuk mengatasi hal itu, hingga akhirnya Ray terpikirkan untuk menggunakan telepati agar bisa berkomunikasi dengan Erik dan membuat Erik bisa keluar dari area tersebut untuk semetara.
“Mungkin kita bisa menggunakan telepati untuk berbicara pada Erik dan memintanya untuk menjauh dari area yang dilapisi penghalang itu.” Ucap Ray pada mereka bertiga.
Mendengar solusi yang dikatakan oleh Ray membuat Yue dan Aqua tersenyum lebar, pasalnya mereka bisa segera memastikan keadaanku dan Erik serta menyusul kami berdua.
“Tapi, Masalahnya aku tidak bisa melakukan Telepati.” Ucap Blaze singkat.
Mendengar ucapan Blaze membuat Ray sedikit tersenyum sebelum mengatakan padanya bahwa Ray bisa Memanipulasi energi sihirnya dan membuatnya menjadi sebuah jalur telepati untuk menghubungkan mereka berdua.
Setelah mengatakan hal tersebut, Ray memegang kepala Blaze dengan tangan kanannya, kemudian mengalirkan energi sihirnya untuk membuat jalur telepati antara Erik dan Blaze.
Di sisi Lain Alana merasakan sebuah energi yang berusaha Menembus pelindung yang mengelilingi dugeon tempat para Elf tinggal, Seketika Alana langsung menghentikan penjelasannya yang menceritakan tentangku yang mendapatkan kekuatan besar karena telah meminum mata air kehidupan.
“Ada Apa Alana?” Ucap Ricardi setelah melihat tingkah alana yang tiba-tiba berubah.
Alana pun segera mengatakan pada mereka bahwa dia mendeteksi sebuah energi sihir yang berusaha menembus penghalang yang melindungi dugeon tempat mereka saat ini.
“Sepertinya ada yang ingin menembus penghalan yang kubuat Ayah, ini adalah sebuah jalur telepati yang tertuju pada Erik.” Jelas Alana pada Mereka.
Penghalang yang membuat Yue, Aqua dan Blaze tidak bisa membuka gerbang Roh adalah penghalang yang diciptakan oleh Alana dengan menggunakan sihir ruang miliknya untuk melindungi tempat tersebut dari orang orang luar, penghalang itu juga yang membuat seluruh pasukan Ziz termasuk Red tidak bisa memasuki dugeon tersebut, namun karena Ziz mempunyai energi sihir yang jauh melebihi Alana, Ziz bisa dengan mudah menembus penghalang tersebut.
__ADS_1
“apa maksudmu?” Ucap erik pada Alana.
Ketika Alana mengatakan bahwa ada seseorang yang mencoba terhubung dengannya menggunakan telepati, Erik menjadi sedikit kaget dan bingung, pasalnya dia tidak mengenal seorang pun yang bisa menggunakan sihir telepati.
Karena Alana tidak merasakan Aura jahat dari sihir tesebut, Alana pun tidak menjelaskannya pada Erik melainkan langsung membiarkan jalur telepati tersebut tersambung pada Erik agar Alana Tidak perlu lagi menjelaskannya pada Erik.
“Sepertinya dia bukan orang jahat, aku akan membiarkannya terhubung denganmu.” Ucap Alana Pada Erik.
Alana mampu merasakan dan membedakan energi sihir seseorang dan membedakan aura jahat dari energi sihir tersebut, hal itulah yang membuatnya mau menyelamatkanku dan seluruh pasukan yang bersamaku karena Alana tidak merasahan energi jahat dariku dan seluruh pasukan yang bersamaku saat itu.
Setelah Alana membiarkan jalur telepati milik Ray melewati penghalang buatannya, Blaze pun berhasil terhubung dengan Erik, tanpa basa basi Blaze langsung meminta pada Erik untuk segera menjauh dari tempat dia sekarang berada agar Blaze bisa membuka Gerbang Roh dan Menyusulnya.
“Erik, ini aku Blaze, Aku ingin kau pergi ke tempat yang agak jauh dari tempatmu berada sekarang.” Ucap Blaze pada Erik.
Ketika mendengar Blaze mengatakan hal tersebut, Erik menjadi semakin bingung, apalagi kondisi mereka yang sekarang tidak memungkinkan untuk Erik pergi dari tempat tersebut.
“Ada apa Blaze, memangnya kenapa jika aku tidak pergi dari sini.” Ucap Erik yang penuh kebingungan.
Perlahan Blaze menjelaskan pada Erik bahwa Erik sedang berada Di Area yang dilindungi oleh sebuah penghalang yang membuat Blaze, Yue dan Aqua tidak bisa membuka Gerbang Roh yang menghubungkan mereka, Blaze meminta Erik untuk menjauh dari sana untuk sementara agar Blaze bisa membuka Gerbang roh dan menyusul Mereka.
“Begitu yah, Tapi aku tidak bisa menlakukannya sekarang Blaze, sekarang AL sedang bertarung dengan monster yang sangat menakutkan, aku harus segera membantunya.” Ucap Erik dengan nada Cemas.
Mendengar perkataan Erik membuat Blaze kaget dan hawatir, Blaze menyimpulkan bahwa Firasat Yue yang mengatakan Bahwa aku dan Erik sedang berada dalam bahaya ternyata benar.
Bersambung...
__ADS_1