
(* Di desa Jerami, di tengah tengah pertarungan Erik dengan Empat monster serigala )
“Sial, bagaimana ini, sihirku tinggal sedikit lagi,” gumam Erik yang berhadapan dengan Empat Monster Serigala sekaligus.
Ke empat monster serigala yang menghancurkan Desa Jerami, kini berhadapan langsung dengan Erik, setelah salah satu dari mereka berhasil melukai AL dan membuatnya Pingsan.
Walaupun tiga di antara mereka sudah terluka parah, tapi keadaan Erik saat ini sudah tidak memungkinkan untuk mengalahkan mereka sekaligus.
mengingat sihir dan stamina Erik sudah terkuras sangat banyak setelah brtarung melawan mereka, dan itu membuatnya sangat kelelahan.
Ketika monster monster itu mulai menyerang, Erik menggunakan sisa sisa sihirnya untuk meningkatkan kinerja tubuhnya dengan sihir penguatan, agar dia bisa terus menerus menghindari serangan ke Empat monster itu.
“gawat gawat gawat. Padahal AL terluka parah karena menyelamatkanku, tapi aku malah di kalahkan dengan mudah, sial, sungguh lelucon yang buruk.” Gumam Erik sambil berlari dan menghindar dari serangan monster monster itu.
Seekor monster serigala yang masih segar bugar sehat wal afiat menyerang Erik menggunakan cakarnya yang berhasil merobek dada Arsyil, Sementara tiga monster serigala lain yang sudah kesulitan untuk bergerak karna terkena serangan gabungan antara Erik dan Arsil ikut membantu Temannya dengan serangan bola api secara membabi buta.
“Sial,kenapa monster monster itu malah bekerja sama di saat saat seperti ini.” Ucap Erik dalam hati.
“Sial, apa yang harus ku lakukan.” Ucapnya putus asa
Setelah menghindari banyak sekali serangan dari monster monster itu, tubuh Erik sudah benar benar mencapai batasnya.
Ketika Erik melompat untuk menghindari serangan bola api dari tiga monster serigala yang berada tak jauh dari Erik, monster serigala yang berada tepat di depannya sudah mengayunkan cakarnya bersamaan ketika Erik melompat.
“Sial, aku tidak bisa menghindarinya, Sampai di sini saja yah, sial, Maaf AL, Maaf semua.” Gumam Erik dalam hati
Erik yang sudah putus asa menutup matanya dan bersiap menerima serangan dari monster serigala itu.
Tiba tiba Erik merasa waktu seakan berhenti, suara bising karna pertarungan tiba tiba menghilang.
Tak lama kemudian Terdengar seseorang berkata pada Erik.
“Apa kau butuh bantuan.?” Ucap orang itu.
Erik sontak membuka matanya karna kaget.
“Dimana aku, apa yang terjadi.” Ucap Erik yang kebingungan.
__ADS_1
Erik yang tadinya berada di tengah pertarungan, tiba tiba berada di padang rumput yang luas.
tempat yang sangat asing untuk Erik, dan di depannya berdiri seorang pemuda yang menggunakan pakaian bercorak api. Rabut dan matanya berwarna jingga bagaikan kobaran api.
Erik pun Mengambil sikap siaga dan waspada pada orang itu.
“Siapa kau,? Kenapa aku bisa berada di sini.?” Tanya Erik dengan tatapan serius.
“Aku adalah Roh api, namaku Blaze,” ucap orang itu.
“Roh,?” tanya Erik yang semakin bingung.
(* Erik belum tahu menahu tentang Roh elemen, bahkan dia belum tahu bahwa Yue juga seorang Roh. Bukannya tidak di beritahu oleh yang lain, hanya saja dia tidak pernah bertanya, dan pembahasan Roh tidak pernah di ungkit selama Erik tinggal Bersama AL dan yang lainnya)
“Kita bahas nanti saja, aku akan bertanya sekali lagi, apa kau butuh bantuan?, aku bisa memberimu kekuatan.” Ucap Blaze dengan tatapan serius.
“Bayaran nya apa.?” Jawab Erik yang masih siaga.
“Bayaran.? Apa maksudmu,?” Tanya Blaze agak bingung.
“Kau menawarkan kekuatan bukan secara percuma bukan?, apa yang kau inginkan sebagai ganti kekuatan itu.?” Jawab Erik.
“Duduklah, aku akan menjelaskan sesuatu padamu. Tapi kita hanya punya sedikit waktu, jadi sisanya kita lanjutkan saja nanti.” Ucap Blaze sambil duduk di padang rumput yang luas itu.
Erik mengikuti keinginan Blaze dan duduk di depannya. Karna Erik tidak merasakan aura negatif sama sekali dari Blaze, Erik pun mulai terlihat santai.
“Seorang manusia bisa mendapatkan kekuatan yang luar biasa, jika dia mau menjalin kontrak dengan Roh Element, salah satunya adalah aku.” Jelas Blaze pada Erik.
“Tadi kau bertanya tentang bayaran jika aku memberimu kekuatan bukan,? Baiklah, aku ingin kau mengalahkan iblis yang bersembunyi di kerajaanmu sebagai bayarannya.” Lanjut Blaze.
“Apa maksudmu,? Bagaimana kau bisa tahu tentang iblis itu?” Ucap Erik yang terkejut.
“Sudah ku bilang bukan, kita tidak punya banyak waktu untuk berbincang, aku akan menjelaskan semuanya nanti, setelah kau berhasil mengalahkan monster monster yang sedang kalu lawan. Sekaran aku akan bertanya sekali lagi, Erik Mangrove, Apa kau butuh kekuatan?, aku bisa memberimu kekuatan. ” Ucap Blaze dengan nada serius.
Erik yang terdesak oleh keadaan, mau tak mau harus menerima bantuan dari Blaze, atau hidupnya akan berakhir sebelum meraih ambisinya.
“Aaahh, Sial, baiklah, tolong aku,” ucap Erik sambil menggaruk kepalanya.
__ADS_1
Blaze mendekat pada Erik dan memperpendek jarak duduk mereka, Lingkaran sihir pun mulai terbentuk di tempat Erik dan Blaze duduk.
Perlahan lingkaran sihir itu bergerak ke atas lalu menghilang ketika melewati kepala mereka.
Tanpa sadar, Erik sudah kembali ke tengah tengah pertarungan nya dengan monster serigala.
Erik yang tidak sempat menghindari serangan monster serigala itu, akhirnya terkena serangan langsung dan terhempas.
Erik sempat tersungkur ke tanah, Anehnya Erik tidak merasakan sakit sedikit pun, bahkan dia tidak mengalami luka gores sedikitpun.
Erik segera berdiri dan bersiap melawan balik, Energi sihir Erik yang tadinya sudah sekarat, sekarang menjadi meluap luap.
Api berputar di sekeliling Erik dan membuat udara di sekitarnya menjadi berat dan panas bagi orang lain.
“Inikah kekuatan yang Blaze maksud.? Sungguh luar biasa.” Ucap Erik sambil memandangi kedua tangannya.
Tubuh Erik menjadi ringan kembali, seakan energi sihir dan stamina yang dia gunakan dalam pertarungan tadi telah kembali seutuhnya, bahkan bertambah kuat dan menjadi sangat besar.
Empat Monster serigala yang sedang bertarung dengan Erik, menjadi sangat waspada setelah melihat energi sihir Erik yang meluap luap itu.
Mereka melangkah mundur seakan ingin lari dari pertempuran.
“Ada apa kucing kucing jelek.? Apa kalian takut.?” Ucap Erik dengan nada sombong.
Entah mengapa monster monster serigala yang tadinya terlihat ketakutan, tiba tiba berbalik dan menyerang Erik secara bersamaan.
Erik yang sudah bersiap dengan serangan mereka, dengan sigap mengeluarkan sihir api tingkat tinggi ke arah mereka berempat
“Flame Fortex” ucap Erik sambil melancarkan sihirnya.
Seketika, pusaran api raksasa membentang ke arah monster monster serigala itu, bahkan sihir yang di keluarkan oleh Erik jauh lebih besar daripada sihir gabungannya Dengan AL sebelumnya.
Seketika ke empat monster serigala itu terbakar habis tak bersisa, bahkan sihir yang di keluarkan Erik meninggalkan bekas api yang membentang sejauh dua ratus meter.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Author:
__ADS_1
"Halo PTB lovers, makasih yah udah sempetin waktunya buat mampir, aku do'ain semoga sehat selalu dan rezekinya di lancarkan aamiin"
"See You"