
Erik yang berada dalam cengraman Ziz berusaha melawan dengan sekuat tenaga, Erik berhasil memusatkan seluruh kekuatan sihir yang iya miliki agar bisa bergerak untuk melawan Ziz, sayangnya hal tersebut belum cukup untuk bisa membuatnya terlepas dari cengraman Ziz, karena Ziz sempat kaget melihat Erik yang akhirnya mampu melawan, Ziz akhirnya memutuskan untuk menggunakan Sihir Ledakan yang cukup kuat untuk meledakkan kepala Erik. Walaupun Ziz ingin menghemat energi sihirnya, namun dia terpaksa melakukan hal tersebut karena dengan mencekiknya saja tidak akan bisa membunuh Erik.
Ziz mengumpulkan energi Sihir yang cukup besar pada tangan kirinya untuk menghancurkan kepala Erik, namun Riku berhasil menedang lengan Ziz tepat sebelum Ziz menghancurkan Kepala Erik dengan Sihir ledakan miliknya, Erik berhasil terlepas dari cengkraman Ziz tepat sebelum Ziz meledakkan Sihirnya berkat serangan dadakan Riku yang mengincar lengan kiri Ziz. Hal itu membuat Ziz sangat terkejut. Ziz mulai berpikir, bagaimana Mungkin? padahal dengan kecepatan yang dimiliki Riku, Harusnya Riku tidak akan sempat menyelamatkan Erik, tapi kenyataannya Riku saat ini berhasil menggagalkan rencana Ziz untuk membunuh Erik.
Setelah Riku berhasil menyelamatkan Erik, Erik Pun terlempar cukup jauh dari Ziz. Fals memanfaatkan Hal itu untuk mendekat pada Erik dan melindunginya. Ketika Ziz melihat ke arah Riku datang, Ziz melihat Dolf dalam posisi mengeluarkan sihir angin, hal itu membuat Ziz memahami apa yang telah terjadi.
“Begitu Rupanya, Jadi Dia menggunakan Sihir angin Sebagai pijakan untuk membuatnya melesat ke arahku.” Gumam Ziz dalam hati.
Dolf menggunakan Sihir angin sebagai pijakan untuk menghempaskan Riku ke arah Ziz agar Riku bisa menyelamatkan Erik, Untunglah Ziz tidak menyadari hal tersebut dan membuat rencana mereka berdua untuk menyelamatkan Erik berhasil.
Walaupun berhasil selamat dari kematiannya, di sisi lain kekuatan yang ingin di bangkitkan oleh Erik tidak keluar sama sekali, yang ada hanyalah Erik hampir kehabisan energi sihir karena memaksa menggunakan semua energi sihir yang iya miliki untuk melepaskan diri dari cengkraman Ziz.
“Sial, Entah kenapa aku tidak begitu senang walaupun berhasil selamat dari keamtian.” Ucap Erik yang terengah-engah karena kelelahan.
Disisi lain Erik sangat lega karena berhasil selamat dari kematian, hanya saja Erik tidak berhasil membangkitkan kekuatan yang dimaksud oleh Blaze dan ketiga Jenderal Elf, hal itu membuat Erik sedikit kecewa pada Dirinya sendiri.
__ADS_1
“Hei anak Muda, tidak ada waktu untuk berpikir, Dia akan menyerang lagi.” Ucap Fals pada Erik.
Erik yang tadinya tergeletak ditanah dengan nafas yang terengah-engah berusaha berdiri dan bersiap untuk serangan Ziz selanjutnya. Ketiga Jenderal Elf dengan sigap mengepung Ziz dati tiga arah, Fals berada disudut yang dekat dengan Erik untuk melindunginya ketika Ziz menyerang ke arahnya, sedangkan Dolf dan Riku yang memiliki serangan terkuat diantara mereka bertiga berada di sisi lain agar mereka bisa memaksmalkan serangan.
Disisi lain, admosfer disekitar Ziz mulai berubah, terlihat udara disekitar Ziz menjadi seakan terbakar Ziz yang tadinya diselimuti Aura sihir tenang kini juga dikelilingi oleh aura sihir yang memutar di lapisan luarnya.
“Apa kalian tahu, Sihir ledakan Milikku adalah Evolusi dari sebuah sihir yang Istimewa.” Ucap Ziz yang energinya mulai meningkat drastis.
Tak lama kemudian, lapisan luar dari aura sihir Milik Ziz mulai terbakar dan menjadi sebuah aura Api hitam yang berbentuk Spiral dan berputar dari arah bawah keatas mengelilingi Tubuh Ziz. Semua orang yang berada di sana sangat terkejut menyaksikan Hal tersebut, Aura yang sangat dahsyat dan menakutkan seakan meluap dari tubuh Ziz.
Ziz menjelaskan pada semua Orang ayang ada di tempat itu dengan tujuan untuk membuat mental mereka jatuh.
“Tipe sihir milikku yang sebenarnya dalah Tipe sihir api, Aku memiliki sihir Api hitam yang mampu melahap apapun walaupun itu api sekalipun.” Ucap Ziz Sembari menatap ke arah Riku.
Ziz menjelaskan bahwa sihir Api hitam adalah Sihir Istimewa yang hanya dimiliki olehnya saja, Sihir api tersebut sangatlah kuat, bahkan api tersebut bisa membakar Es maupun api itu sendiri. Kali ini Ziz berniat ingin mengakhiri pertarungan tersebut dengan cepat, karena itu Ziz akan menggunakan seluruh kekuatannya untuk menghancurkan mereka.
__ADS_1
Erik, Riku, Dolf dan Fals mulai Gemetar karena merasakan tekanan Energi sihir yang sangat berat dari Ziz, Wajah mereka mulai berkeringat, kali ini mereka benar benar merasakan rasa takut akan kekuatan yang di miliki oleh Ziz, kali ini mereka gemetar bukan karena intimidasi dari Ziz, melainkan murni ketakutan yang muncul setelah melihat betapa mengerikannya kekuatan Ziz.
Walaupun Kekuatan Ziz sampai membuat mental mereka melemah, namun ketiga jenderal Elf tetap berusaha melawan Ziz. Riku melapisi kedua tangan dan kedua kakinya dengan sihir api miliknya, hal itu akan membuat setiap serangan fisik yang iya keluarkan akan membuat apapun yang mengenainya langsung terbakar, Dolf dan Fals juga melakukan Hal yang sama, namun karena tipe sihir mereka adalah sihir angin, mereka lebih condong ke arah kecepatan, lapisan sihir angin di tubuh mereka hanya berfungsi untuk menghalau sihri Ziz agar tidak mengenai mereka secara langsung.
Karena ketiga jenderal Elf tidak ingin mengambil resiko, mereka pun menunggu agar Ziz menyerang terlebih dahulu, hal itu akan lebih menguntungkan mereka bertiga karena dua orang dari mereka bisa berfokus untuk menyerang, sedangkan yang diserang oleh Ziz bisa fokus untuk bertahan.
Keringat mulai bercucuran di wajah Riku, perbedaan kekuatan di antara mereka terlalu jauh, hal itu membuat Riku berpikir bahwa mereka tidak akan mungkin menang melawan Ziz.
“Sial, Level kekuatannya sangatlah jauh di atas kami. dengan kondisi seperti ini, kami tidak akan mungkin bisa menang.” Gumam Riku dalam hati.
Karena Riku sedikit melamun, Fokusnya sempat teralihkan dan membuatnya menjadi sedikit lengah, Ziz memanfaatkan hal tersebut untuk menyerang Riku. Riku sempat tersentak kaget setelah menyadari bahwa Ziz sudah berada di depan matanya.
“Apa yang kau lakukan Riku.” Teriak Dolf yang bergerak untuk menyerang Ziz.
Karena sempat kehilangan Fokus, Riku hanya bisa melindungi muka dan dadanya dengan kedua tangannya yang dilapisi api. Namun tepat setelah pukulan milik Ziz menghantam tangan Riku, Pukulan Ziz meledak dan membuat Riku terhempas sangat keras hingga membentur dinding sihir Space of Eternity. Untungnya hal tersebut tidak mempengaruhi fokus dolf dan Fals, mereka berdua tetap Fokus menyerang Ziz yang baru saja membuat Riku terpental jauh, mereka berdua diuntungkan karena sihir tipe angin mempunyai karakteristik kecepatan yang melebihi sihir tipe api, hal itulah yang terpikirkan oleh merka berdua, dan tanpa sadar Ziz sudah berada di belakang Dolf dan memukul rusuk kirinya dengan punggung tangan. Seketika Dolf langsung terpental jauh hingga menghantap Dinding Space of eternity seperti Riku.
__ADS_1
Bersambung...