Pangeran Tanpa Bakat

Pangeran Tanpa Bakat
BAB 30 ROH AIR AQUA


__ADS_3

Ketika kakek Roy, Erik dan Blaze membuka pintu kamar, tiba tiba hembusan angin yang sangat kuat membuat mereka terdorong ke belakang, dan terlihat pintu terpotong oleh gelombang Angin dan Air yang terbentuk seperti cabuk.


“Kalian Segera lah menjauh dari tempat ini, aku merasakan firasat buruk.” Ucap kakek Roy sedikit panik.


Ellie, Hana, Yue, dan Azalie pun menjauh dari kamar itu setelah mendengar ucapan Kakek Roy.


Mendengar keributan itu, kepala desa dan istrinya yang sedang beristirahat di lantai Dua terbangun dan pergi untuk melihat apa yang terjadi.


“Apa yang terjadi Kek.?” Tanya kepala desa sambil menggandeng istrinya.


“Ibas yah, di sini berbahaya, segeralah menjauh.” Sahut kakek Roy.


Kepala desa dan istrinya pun mengikuti instruksi kakek Roy dan segera menjauh dari sana.


“Sebenarnya apa yang terjadi, kenapa Energi sihir AL bisa mengamuk seperti ini” Gumam kakek Roy.


“Apa segel yang kakek dan Yue tanamkan ke AL terlepas dan membuat sihirnya mengamuk.?” Tanya Erik penasaran.


“Entahlah, tapi sebelumnya enerji sihir AL tidak pernah mengamuk seperti ini, Jika terus seperti begini, Rumah ini akan hancur karna Amukan sihir AL, kita harus segera melakukan sesuatu untuk mencegahnya.” Ucap kakek Roy kebingungan.


“Satu satunya yang bisa kita lakukan hanyalah membuat penghalang untuk mengurung AL, agar dampak amukan Sihir AL tidak bertambah besar,” Sahut Blaze memotong pembicaraan.


“Benar juga, apa kau bisa membuat sebuah penghalang.?” Tanya kakek Roy pada Blaze.


“Aku bisa, tapi aku membutuhkan tambahan sihir dari kalian agar penghalang ku tidak hancur oleh amukan itu.” Sahut Blaze.


“Baiklah, kami akan membantumu.” Ucap kakek roy.


Blaze pun mulai memasang sihir api penghalang dan dibantu oleh Erik dan kakek Roy, sihir penghalang yang menutupi seluruh ruangan agar amukan sihir AL tidak merembes keluar dan menghancurkan rumah.


(* Yang mau nanya komposisi sihir nya kayak apa aku jelasin deh, sihir penghalang yang di ciptakan Blaze berbentuk kotak mengikuti bentuk kamar itu sendiri, sihir itu terbuat dari sihir api yang sangat panas. di lapisan dalam Erik menambahkan sihirnya dan menyelimuti seluruh penghalang yang diciptakan Blaze secara keseluruhan, dan dibagian luarnya kakek Roy melapisinya dengan sihir angin agar penghalangnya menjadi tebal dan sihirnya Api milik Blaze Dan Erik tidak membakar rumah. Oke lanjut)


Karna amukan sihir Arsyil adalah campuran sihir Angin dan Air, Blaze dan Erik sempat kewalahan untuk menahan amukan sihir Arsyil, mengingat sihir mereka bertipe api yang bertolak belakang dengan sihir Air milik Arsyil.

__ADS_1


Untunglah Yue segera datang untuk membantu mereka, mengingat Yue memiliki sihir yang lebih besar dari mereka bertiga, sihir penghalang itu pun berhasi menahan gempuran amukan sihir dari tubuh Arsyil.


(* sihir angin milik Yue berada di bagian paling luar dalam komposisi penghalang itu, dan menjadi lapisan paling kuat diantara seluruh lapisan)


Amukan sihir Arsyil berlangsung selama dua jam, sebelum akhirnya Amukan sihir Arsyil mulai mereda.


Ketika amukan sihir Arsyil mulai reda, mereka pun melepaskan sihir penghalang yang mereka ciptakan.


“Ahhh, akhirnya selesai juga.” ucap Erik lalu berbaring ke lantai.


Setelah mengeluarkan sihir dalam waktu lama, membuat mereka sangat lelah, terutama kakek Roy yang jumlah energi sihirnya paling sedikit diantara mereka berempat.


“Sial, apa apan coba. sebesar apa sih kekuatan sihirnya AL” ucap Erik yang berbaring di lantai karna kelelahan.


“Entahlah, padahal dulu sihirnya tidak sekuat ini, ada apa sebenarnya.” Ucap kakek Roy yang duduk di samping Erik.


Tak Lama Kemudian, Ellie dan yang lain datang karna melihat amukan Sihir Arsyil sudah mereda, dan situasi telah menjadi tenang.


“Entahlah, ayo kita masuk untuk memeriksanya.” Ucap Kakek Roy lalu berdiri dari tepat duduknya.


Mereka pun masuk kekamar untuk meliat keadan Arsyil, di dalam kamar sudah tidak ada lagi barang yang tersisa akibat amukan sihir Arsyil dan Sihir penghalang yang mebakar sisa sisa barang yang telah hancur, yang terlihat hanyalah bekas goresan di dinding dan bangunan terlihat akan roboh.


Di tengah tengah kamar, Arsyil terlihat melayang di udara, cincin angin dan air mengelilingi tubuh Arsyil dan terlihat aura sihir yang sangat besar dan pekat mengelilingi tubuh Arsyil.


Anehnya, energi sihir itu tidak mengintimidasi sama sekali, bahkan suasana di sekitar Arsyil terasa sangat sejuk dan nyaman.


“Apa yang sebenarnya terjadi.” Gumam Blaze telihat sangat bingung.


Di tengah tengah kebingungan itu tiba tiba muncul seorang wanita yang sangat mirip dengan Yue, wanita yang sangat cantik dan menawan dengan rambut dan bola mata yang berwarna biru laut, dia terlihat seperti seorang putri samudra dengan gaun yang sangat indah.


“Yahho,” Ucap wanita itu menyapa.


“Aqua,! Apa yang kau lakukan di sini,? Cepat pulang.!” ucap Yue heboh sendiri.

__ADS_1


“Hmmp, jahat banget sih, emang kakak gak kangen sama aku?” Ucap wanita itu Cemberut.


“Wow wow wow, tunggu tunggu tunggu, tolong jelaskan apa yang sebenarnya terjadi di sini, dan siapa wanita cantik ini?.” Ucap Erik memotong pembicaraan.


Ellie, dan yang lainnya hanya bisa terdiam penuh tanda tanya setelah rentetan kejadian yang terjadi di depan mereka, Dan Blaze hanya terlihat menepuk dahinya lalu terdiam.


“Oh iya, kenalin, dia adik kembarku namanya Aqua, dia adalah Roh Air dan salah satu kandidat Ratu Roh.” Yue memperkenalkan Aqua singkat.


“H’hah?, sekarang aku semakin bingung,” ucap Erik sambil mengacak rambutnya.


Karna Yue dan Aqua hanya sibuk sendiri, Blaze pun mulai menjelaskan sedikit demi sedikit tentang siapa itu Aqua,


“Aqua adalah salah satu kandidat Ratu Roh, dan bisa di bilang dia adalah saudari kembarnya Yue.” Sahut Blaze menjelaskan.


Setiap satu kali dalam lima ratus tahun, pewaris mahkota Raja Roh akan terlahir di sebuah altar kerajaan, harusnya di hari itu hanya akan terlahir satu orang Roh saja, tapi entah kenapa kali ini yang terlahir adalah dua gadis Roh kembar dengan element sihir yang berbeda.


Anehnya mereka berdua mempunyai kriteria sebagai pewaris mahkota raja, bahkan mahkotanya merespon pada mereka berdua.


Tapi ketika mahkotanya hendak di kenakan pada salah satu dari mereka, seakan mahkota itu menolak dan tidak bisa menyentuh mereka berdua.


Para Roh menganggap bahwa mungkin belum saatnya mahkota itu dimiliki oleh salah satu dari mereka, kami juga pernah menganggap bahwa mereka berdua harus mengenakan mahkotanya bersamaan, tapi itu tidak mungkin terjadi karna Mahkotanya hanya ada satu.


karna itu Dimensi Roh untuk sementara ini di ambil alih oleh Roh Halilintar, sampai mahkota itu berhasil terpasang pada salah satu dari mereka.


“Apa mungkin karna energi sihir Yue belum bangkit sepenuhnya seperti yang kau katakan tadi?” tanya Erik Di tengah penjelasan Blaze.


“Tidak, justru energi sihir sang ratu hanya akan bangkit setelah mereka mengenakan mahkotanya”. Jawab Blaze singkat.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Yuhu, jangan lupa pencet icon jempol dan tambahin ke paforit kalian yah, biar gak ketinggalan update :D


-LEADER

__ADS_1


__ADS_2