penantian indah

penantian indah
BAB 15


__ADS_3

matahari sudah di atas kepala sehingga tidak menimbulkan sebuah bayangan. waktunya sholat Dzuhur. ketika memakai sepatu setelah sholat. hp Dani berdering;


triinggg..triinggg


ini kertasmu tadi berjatuhan


kita ketemuan di taman kampus


~tania~


astaghfirullah...mantes aja kertasnya kaya ada yang kurang...bagaimana aku berdua dengan wanita?...ngajak temen?tapi siapa?.(batin Dani)


**


tokk ...tokk..tokkk


dekan : "ya silahkan masuk"


Rian : "assalamualaikum" (sembari memasuki ruangan)


dekan : "mashaa Alloh...sudah lama kita tak jumpa nak Rian...terakhir kita ketemu tuh tahun kemaren ya, pas acara kampus, nak Rian ini yang menjadi sponsorshipnya"


Rian : "khehe...pak dekan nih berlebihan".


dekan : "ada perlu apa ya nak Rian nih?"


Rian : "saya mau nanya seseorang pak"


dekan : "mahasiswa atau dosen?"


Rian : "sepertinya mahasiswa pak"


dekan : "nyari calon nih..khaha...namanya siapa?


Rian : "nah itu pak saya Ndak tau...khihi...makanya saya ke sini untuk mencari identitasnya...saya hanya memfoto sekilas ketika ia pergi...nah aku liat jasnya itu kampus ini pa."


dekan : "inshaa Alloh akan kami bantu, namun mungkin akan memerlukan beberapa hari untuk mendapat datanya...saya akan informasikan ini ke Staff bagiannya".


Rian : "terimakasih pak".


dekan : "ya sama-sama".

__ADS_1


**


setelah dari rumah muridnya private, Aisyah langsung pulang ke pondok karena hari sudah menunjukkan senjanya. ba'da magrib Aisyah harus mengajar anak-anak mengaji, sehingga ia pulang terburu-buru. ketika menyebrang Aisyah tertabrak oleh mobil, dan ternyata itu mobil nak Rian. Aisyah langsung di larikan ke rumah sakit dengan sangat intensif oleh Rian.


**


praaakkkk


kenapa airnya jatuh?...kenapa perasaanku jadi gak enak? (batin dani)


sontak mereka berdua sedang duduk berdua namun beda kursi dan saling membalikkan arah, berada di taman merasa kaget;


Tania : "kamu gak kenapa-kenapa kan?"


dani : "aku baik-baik saja...saya pamit ya"(bergegas pergi dari taman)


Tania : "eikh...tunggu...kenapa sih kamu selalu ninggalin aku?" (membalik badan melihat Dani)


triinggg...trriinggg (suara nada dering hp)


Dani : "assalamualaikum mah"


ibu tia : "waalaikumussalam sayang...ada apa?


ibu tia : "Alhamdulillah sehat...kamu sendiri?"


Dani : "Alhamdulillah sehat juga"


ibu tia : "ya sukur"


Dani : "assalamualaikum mah"


tuut..tuuttt


lalu kenapa perasaan saya masih khawatir begini? tapi sukur mamah baik-baik saja, tapi kok terbersit aisyah. (batin Dani). "ya Tuhan, jagalah hambaMu yang hamba sayangi...semoga ia baik-baik saja..."


Aisyah bagaimana kabarmu di sana...aamiin (Dani berdoa)


**


aku mencintaimu sederas hujan

__ADS_1


namun


kau berteduh untuk menghindarinya


aku selalu menantimu di sini


tempat yang begitu indah


di mana di sana


ada ayah ibu ku


aku bahagia di sini


(Aisyah yang belum sadar, mimpinya sedang dalam titik ia telah melihat orang tuanya telah tiada)


"Aisyah...


jangan pergi


kini aku kembali


penantianmu telah berakhir" (ucap Dani)


Dani?.. (Aisyah kebingungan)


Aisyah bermimpi sampai sejauh itu...


tanda-tanda nich..hehe


"sodaqollohul adzim" (suara Rian setelah mengaji sambil menunggu aisya sadar)


Rian termasuk anak yang Soleh, ia selalu membaca ayat suci Al-Quran untuk kesadaran Aisyah.


**


allohu Akbar


suara takbir di sepertiga malam, kebiasaan Dani dari dulu yang sering mendirikan solat malam lalu ia menengadahkan tangannya ;


"ya Tuhan, sampaikan perasaanku apa yang ku rasakan kini pada salah satu hambaMu,...semoga kau baik-baik di sana...semoga kita saling menjaga...semoga jodohku adalah kau"

__ADS_1


BERSAMBUNG🌸


__ADS_2