
aisyah prepare begitu antusias semalam, mungkin membuat ia tak tidur nyenyak karena mempersiapkan untuk hari esok. karena ini kali pertama liburan dengan suaminya.
sepulang dari masjid dani yang masih melipat sajadah pun di buru-buru oleh aisyah untuk segera mandi.
aisyah : "mas, udah pulang? "(sambil cium tangan)
dani : "iya de"
aisyah : "ya udah kalau gitu, langsung mandi yah"
dani : "kan berangkatnya jam delapan inih, bisa santai-santai dulu kali de"
aisyah : "takut gak keburu mas, nanti rusuh deh jadinya.. ekek"
tiba-tiba dani memeluk aisyah dari belakang membuat aisyah berhenti yang sedang beres-beres.
"gak usah nerveous de, gelisah atau apapun. mas kan sama kamu". bisik dani.
"maaf ya mas, soalnya ini pertama kalinya jadi aku deg-degan"
Melihat tingkah aisyah yang seperti wanita rusuh dani pun hanya senyam-senyum melihat tingkah istrinya.
**
__ADS_1
Akibat kiriman bunga dari bos rian untuk tania membuat hari ini ia masuk ke kantor bosnya lagi seperti biasa.
Sapaan selamat pagi pun bersahut-sahutan antar pegawai. Beda halnya pada tania di imbuhi menanyakan kabar setelah beberapa hari tidak masuk kerja. Ketika bosnya datang, tania menyapa dengan antusias membuat rian salting sampai gagu.
Tania : “ selamat pagi pak rian “ (sambil menundukkan badan )
Rian menoleh ke sumber suara seperti terkejut senang dan kaya gak sadar bahwa tania sudah kembali bekerja “eu…eu pagi”. Dengan sedikit menundukkan kepala untuk menyembunyikan senyumannya. Setelah menutup pintu ia kegirangan menuju kursi mewahnya.
Seperti menari ke sana-sini melihat pemandngan diiringi dengan siulan. Dan akhiri mengusap wajah untuk menyadarkannya dari kegilaan ini.
Dan kegilaan itu juga di lihat oleh penyebab bosnya jadi gila, oleh tania.wkwk
“bos rian kenapa ya, lompat-lompat menari begitu?” (sedikit keanehan )
Hingga tiba saatnya waktu siang, orang-orang rehat sejenak untuk makan siang dan solat bagi yang muslim. Mushola yang tidak begitu besar namun nuansa aesthetic nan elegan menjadi tempat ibadah yang nyaman bagi karyawan yang telah penat dengan pekerjannya setengah hari. Begitu juga dengan tania.
Ketika Mengusap wajah yang basah, rian masuk area wudhu dan tak sengaja melihat tania dengan sedikit membuka hijabnya membuat lehernya terlihat.
Rian : “ekhem”
Tania : “astagfirullah” (langsung membenarkan hijabnya dan masuk ke mushola
Tumben pak rian sholat di kantor biasanya di luar, hhuhumm (menghembuskan nafas dengan kasar).
__ADS_1
gumam tania di kaburkan dari suara sebelah yang terhalangi hijab.
Rian : ekhem, belum solat ? nungguin saya biar berjamaah?
Tania menoleh ke arah sumber suara dan bergumam “wlee, kok udah masuk aja dan kenapa aku juga ga mulai-mulai solat ya”
Rian : “ya udah ayo”
Tania : “padahal aku belum ngomong apa-apa” (suara lirih)
“Allohu akbar” kemudian di ikuti oleh tania “Allohu akbar” hingga akhir salam.
Alhamdulillah, atas segala nikmat yang telah Kau berikan . ya ALLOH kau maha mengetahui, semoga kau segera meridhoiku untuk bertemu dengan pendamping hidupku …aamiin.
Kaya begitu rian berdoa karena ia sudah cukup berumur dan layak melepas ke lajangannya.
Rian : “tan…tania”
Namun tidak ada sahutan dari sebelah, dan benar ketika keluar musola sudah tidak ada siapa-siapa.
“Hhmm kemana tuh anak kok udah ngilang ”. Gumam rian
Alhamdulillah, akhirnya...setelah sekian lama ga up
__ADS_1
apa kabar readers?