
nenek menceritakan apa yang terjadi dan keadaan Rian sekarang. ia sedang terbaring di rumah sakit. setelah Aisyah di beritahu seperti itu oleh nenek, Aisyah merasa campur aduk bingung, sedih dan gelisah. aisyah bingung bagaiman caranya memberitahu kepada nenek bahwa ia sudah di lamar orang lain. namun uwa melihat ekspresi Aisyah yang berwajah lipat-lipat sulit di prediksi, uwa pun paham raut wajah Aisyah. uwa pun memberitahu nenek penuh dengan perhatian agar nenek tidak merasa kaget ketika mendengar nya. namun nenek tetep pada pendiriannya memohon pertolongan Aisyah. uwa pun memutuskan Aisyah boleh menolong nak Rian namun tunangannya Aisyah ikut. dan nenek pun menyetujuinya. Aisyah pun mengirim pesan pada dani.
|de Aisyah|
assalamualaikum kak Dani... bisakah malam ini ke rumah?
|kak Dani|
waalaikumussalam de... inshaa Alloh
**
malam pun telah tiba, Dani pun sampai di rumah Aisyah pukul 09:00 malam. lalu uwa mengutarakan semuanya alasan kenapa Dani di suruh ke rumahnya malam-malam. Dani pun diam sejenak belum merespon karena sangat perlu pertimbangan. akhirnya Dani menyetujui untuk mengantar Aisyah ke rumah sakit menjenguk Rian.
karena mereka melakukan perjalanan malam. Aisyah pun tertidur di belakang. sepupunya tidak bisa mendampinginya karena ia besok akan sidang studi akhir di kampus. terpaksa Aisyah pun sendiri di belakang. ketika Dani akan mengawali perbincangan biar akrab gitu, ketika Dani menoleh ke belakang Aisyah sudah menunduk ternyata ia mengantuk dan hampir tersungkur. melihat itu, Dani pun senyam-senyum sendiri.
nanti kalau udah halal, kau bisa terlelap di pangkuanku. aku sangat kasihan padamu, kayanya kamu nanti akan sakit kepala tidur begitu. (dalam hati)
Dani : "pak, kita ke rest area dulu ya"
pak sopir : "baik den"
__ADS_1
berhenti lah mobil yang di kendarai dani. Dani pun keluar menuju ke kamar mandi...setelah dari kamar mandi ia melihat ada mini market...ia pun punya ide membelikan obat nyeri buat Aisyah, ketika membayar di kasir Dani mendapat hadiah bantal kendaraan karena ia seorang yang sedang perjalanan jauh ujar kasir. Dani pun hanya senyum. mobil pun melaju lagi, terdengar suara ;
duuggg...aduh (suara Aisyah)
Dani : "kamu gak papa?"(menoleh ke belakang)
Aisyah : (sangat malu dan mukanya memerah)
Dani : "sakit yah?"
Aisyah : "khehe..maaf"
Aisyah : "buat apa ini ka"
Dani : "kamu sakit leher kan? nih tidur aj ada bantal, pakai lah sarungku untuk menutupi kakimu"
Aisyah : "tau ajah kak Dani nih..khehe...jadi malu"
pak sopir : "dari tuh non....ngeliatin aja ke belakang...pak sopir tuh gregetan banget sama Aden dan non..."
Dani : "lanjut pak supir"
__ADS_1
Aisyah akhirnya bisa menelentangkan badannya dengan kaki menekuk.
karena hanya memerlukan perjalanan tiga jam.. pukul 02:00 dini hari mereka sudah sampai. mereka memutuskan untuk ke hotel terlebih dahulu. memesan dua kamar satu untuk Aisyah keduanya Dani dengan supirnya.
sang fajar pun menyapa mereka berdua mendirikan solat subuh... dengan kamar bersebelahan, mereka laksana suami istri yang sedang berjamaah namun masih terhalang dinding kamar. setelah itu mereka siap-siap untuk sarapan, hal konyol pun terjadi lagi. ketika melihat menu sarapannya yang hanya salad sayur...Aisyah langsung diam terpaku karena ia tak biasa makan seperti itu...ketika makanan Dani dan sopirnya habis milik Aisyah masih utuh. Dani pun keheranan ;
Dani : "kamu gak suka salad?"
Aisyah : "suka kak, nih di makan nih...setelah di kunyah ia langsung ke kamar mandi muntah"
Dani : "kamu kenapa Syah?" (menyusul ke kamar mandi wanita tapi masih di luar pintu)
Aisyah : "saya gak kenapa-napa kak" (dengan wajah asam)
Dani : "ya udah ayo kita cari makan yang lain...kalau kamu gak suka bicara saja janga malu-malu de"
Aisyah : "ya kak...maaf..aku tuh masih canggung ke kak Dani"
Dani : "ya udah ayo kita pergi"
BERSAMBUNG🌸
__ADS_1