
di dalam rumah, aisyah keluar dari kamar dan mencari sepupunya ke dapur tapi tidak ketemu lalu berpapasan dengan bibi. dan bibi mengutarakan bahwa tadi non fatimah keluar sebentar beli cemilan karena persediaan di dapur sudah mulai habis.
tak selang beberapa lama ada suara deru mobil di luar membuat aisyah menuju pintu utama, dengan senyum bahagia mengira dani pulang.
"eikh mobil kak rian? khaaa... mba fatimah turun dari mobil ka rian? "
mengintip dari jendela mengintai gerak-gerik fatimah.
ceklek. "assalamualaikum ", santainya fatimah. ia menoleh melihat keadaan rumah dan terkejut ada aisyah di balik pintu.
fatimah : "eikh aisyah... udah mendingan perutnya? " (gelagatan takut)
aisyah : "kenapa gak ajak aku mba" (muka cemberut)
fatimah : "kamu kan lagi sakit syah"
aisyah : "hhhmm" (memalingkan wajah dan beranjak pergi)
tumben banget dia marah kaya gitu. dia kan bukan orang pemarah. jadi sedikit aneh kalau dia marah begini. hhmm, apa dia memiliki firasat yang kuat?. gumam fatimah sambil memandangi punggung aisyah menaiki tangga.
**
__ADS_1
orangenya cahaya matahari sudah memantul pada dinding rumah yang terdapat orang mondar mandir di dalam kamar.
mas dani kok belum pulang yah. kalau mau lembur kan biasanya mengirim pesan. gumam aisyah yang mengenggam handphone membuka layar siapa tau ada pesan baru.
hingga terdengar suara adzan berkumandang dari masjid kompleks baru lah terdengar deru mobil dani yang sudah aisyah hafal. aisyah langsung mengintip dari jendela kamar dan benar mobil dani sudah ada di depan rumah. aisyah langsung berlari menuruni tangga dan membuka pintu menyambut suaminya.
aisyah : "kenapa baru pulang? sampe magrib mas" (mencium punggung tangan dani)
dani : "yah maaf de, mas gak kirim pesan, soalnya kalau rapat hpnya di silent" (mencium kening aisyah)
aisyah : "ouh, ya udah sekarang mandi terus solat" (melepas genggaman)
dani : "ade gak ikut ke atas? "
dani tergelak di kedipkan oleh aisyah, ia terlunglai menaiki tangga senyam senyum sendiri sambil memegang dada "aduh meleleh". menggoda sekali istriku.
**
tok ketok... suara mengetuk pintu kamar. dani yang baru keluar dari kamar mandi yang hanya menggunakan handuk di pinggangnya langsung membuka pintu mengira pembantunya. dan ternyata bukan
dani : "ya gimana pak? " (sambil mrmbuka pintu)
__ADS_1
fatimah : "glek... mau gak berjamaah? ka-a-ak dani" (tak mengedipkan mata sekalipun)
dani : "eikh... kenapa kamu ke sini? "(langsung bersembunyi di balik pintu)
fatimah : "jadi mau gak kak? "
dani : "yah tunggu di mushola bawah" (menutup pintu)
fatimah menuruni tangga dengan sangat bahagia. aisyah melihat itu pun menjadi keheranan.
aisyah : "mba kaya seneng... eikh mba belum solat? "
fatimah : "gak kok syah, belum syah"
aisyah : "ouh"
fatimah : "gak papakan aku solat berjamaah sama kak dani"
aisyah : "eum... eu eu... yah gak papa lah mba... kita semua kan saudara" (sedikit terbata)
selang beberapa menit dani turun dari kamarnya dan menuju mushola di rumahnya. sepanjang menunaikan ibadah solat. aisyah memperhatikan kegantengan dani ketika khusuk solat. dapur dan mushola yang tak terhalang oleh ruangan membuat aisyah leluasa memperhatikan suaminya yang sedang sholat.
__ADS_1
sedang memandang suaminya dengan seksama, tiba-tiba aisyah terkejut dan menutup mulutnya melihat apa yang terjadi di dalam mushola membuat pisau yang ia pegang terpelanting ke bawah mengenai kakinya.
BERSAMBUNG