penantian indah

penantian indah
BAB 45


__ADS_3

triningg... tring... suara dering hp dani


setelah ia membersihkan diri dan menunaikan sholat ia mengecek hp nya yang di carger. ternyata sudah puluhan pesan dari istrinya. dan akhir pesannya yang terbaru di tuliskan alamat ia sedang di acara amal bakti perusahaannya rian. dani langsung membalas pesan aisyah dan langsung menelfon aisyah.


terburu-buru turun tangga sambil menggenggam kunci mobil. yang tadinya rasa khawatir dan marah menjadi rasa bersalah dan gelisah.


sesampainya di lokasi dani dari parkiran bertemu dengan tania, wanita yang suka dia waktu di timur tengah.


tania : "jodoh pasti ketemu lagi kan dan... mau segimana aja kamu menghindar dari aku? "


dani : hanya memalingkan pandangan dan tak menghiraukan ommongan tania....yang hanya fokus pada handphonenya


tiba-tiba dari arah loby ada seseorang berteriak memanggil tania... dan tania mencari arah sumber itu. ternyata itu yang memanggil adalah aisyah.


aisyah : "ka tania..., " (sambil melambai tangan)


tania : "ya.. di sini syah" (membalas lambaian tangan aisyah untuk menunjukkan keberadaannya)


aisyah pun menghampiri tania sambil membawa beberapa berkas


aisyah : "ini berkasnya untuk ka tania dari boss rian"


tania : "ouh ya makasih ya syah"


aisyah : "sama-sama kak"


tania : "mau ikut sekalian pulang gak? tak anterin deh"

__ADS_1


aisyah belum sempat menjawab tawaran tania, tiba-tiba tangan dani mengalung pada leher aisyah hingga badan aisyah menempel pada dani. aisyah langsung terkejut mendapat perlakuan seperti itu dari suaminya di depan orang lain.


dani : "makasih tan, tapi dia pulangnya sama saya"


tania : "waaaawww...aku gak nyangka dan... ternyata kamu orang romantis tak kirain orang berdarah dingin... wkwk.... waaahh ini istri mu? "


aisyah : "mas malu.. " (menundukkan pandangan)


dani : "mhehe de... jangan lah menunduk kau tak salah pun"


aisyah : "emang mas sama ka tania sudah saling kenal? "


tania : "kita dulu pas kuliah temen deket... syah"


aisyah : "waaahhh dunia tuh kek sempit nih kalau udah begini"


dani : "ayo de"


aisyah : "ouh ya mas bentar ya"


tania : "ya udah gih sana, suamimu nungguin kamu syah"


aisyah : "ouh yaya ka.. ya udah aku pamit duluan ya mba... makasih mba tawarannya, kapan-kapan inshaa alloh semoga terpenuhi "


tania : "santai aja kali syah.. sama aku mah"


**

__ADS_1


mobil dani pun mekaju menjauh dari pandangan tania.


ouh ternyata type istrimu kaya gitu, waah ini kesempatan aku bisa kenal istrinya...aku akan selalu memperjuangkan cintaku pada mu dan. (batin tania)


ketika di dalam mobil dani menyalakan sholawat untuk mencairkan suasana.


dani : "kenapa ade gak nemuin mas dulu di kantor"


aisyah : "maaf ya mas, ade tuh buru-buru jadi lewat handphone aja ngirim pesan"


dani : "mas tuh khawatir banget de" (sambil ngelus kepala aisyah)


aisyah : "maaf ya mas udah bikin khawatir" (menundukkan kepala)


dani : "coba de, ini bunyi apa ya.. sini coba mendekat " (memegang dadanya)


aisyah : "mas sakit dadanya? " (memegang dada dani dan mendekatkan telinganya)


di peganglah kepala aisyah dan menempelkannya pada dadanya. aisyah terkejut dan merengek ingin lepas dari dekapan aisyah. takut ia tak fokus nyupir.. namun gagal.


aisyah : "mas dani tuh kenapa? "


dani : "kangen ade aisyah" (mencium dahi istrinya)


aisyah : "akhh bisa aja... tambah cinta ade nih ke mas dani" (*memeluk suaminya)


BERSAMBUNG 💖*

__ADS_1


__ADS_2