penantian indah

penantian indah
episode 55


__ADS_3

hari-hari terus berlalu. dani dan aisyah sudah bekerja seperti biasa. sedangkan fatimah sibuk mempersiapkan untuk masuk ke perkuliahan dan terkadang saat luang waktu menghabiskan waktu dengan bibi pembantu.


dengan hadirnya fatimah, aisyah merasa di temani dan tak merasakan sepi ketika suaminya belum pulang kerja. kini, aisyah mengajak fatimah ke kamarnya. dan fatimah sangat terkejut mendapati kamar sepupunya yang begitu besar dan terdapat closet.


fatimah : "waaaahh... bajumu banyak banget syah, bagus-bagus banget"


aisyah : "itu buat saat kerja aja mba"


fatimah : "ini sepatu, tas...waaahhh ini pernak pernik nya banyak bener satu laci sendiri."


aisyah : "kalau mba mau, tinggal pake aja mba... jangan sungkan-sungkan mba"


fatimah : "boleh tuh syah, nanti kalau kuliah kan bebas ya.. bakalan gonta ganti style yah"


aisyah : "eikh mba... aku turun dulu yah kayanya mas dani udah pulang" (setelah melihat pessan dari dani)

__ADS_1


setelah aisyah menutup kamarnya kembali, nyatanya fatimah mengendap-endap menuju nakas dan mengambil hp aisyah lalu membukanya yang layarnya tanpa kunci. langsung bergegas menyalin nomor seseorang ke hp nya.


**


di depan pintu utama telah ada aisyah yang menyambut suaminya pulang. langsusng mencium tangan suami bolak balik dan dani merespon dengan mengelus dagu aisyah dan mencium kepala aisyah yang masih menunduk mencium tangannya. lalu merangkul sambil jalan menuju kamar.


suara pintu kamar terbuka membuat fatimah terkejut dan langsung salah tingkah kehilangan fokus melihat aisyah kembali ke kamar dengan suaminya. ia langsung bergegas keluar dari kamar aisyah.


fatimah : "make up kecantikanmu banyak dan bagus-bagus ya syah" (beranjak pergi dan menutup pintu kamar tanpa suara)


ia aisyah selalu dandan cantik ketika di kamar saja dan untuk suaminya seorang. sang istri langsung mempersiapkan keperluan suaminya untuk mandi. menyimpan pakaian kotornya di ranjang baju. namun dani tak langsung masuk ke kamar mandi malah menarik tangan aisyah untuk duduk di sofa.


dani : "apa gak terlalu berlebihan kalau dia sampai tau kamar kita, sayang?


aisyah : "aku percaya ke mba fat mas... dia kan orang yang baik... gak mungkin ia mencuri barang kita"

__ADS_1


dani : "bukan itu maksudnya "


aisyah : "lalu? "


dani : "ya udah terserah ade ajah" (*sambil beranjak ke kamar mandi)


baru kali ini mass dani bilang terserah ke aku... apa dia marah ya... mungkin ada benarnya apa kata mas dani... kita punya privasi yang gak bisa orang lain tau... astagfirullah... bagaimana ini aku telah membuat suamiku marah. ya Alloh astagfirullah, ampuni hamba*. gumam aisyah.


sedangkan di kamar mandi dani hanya mengacak-acak rambutnya dan bergumam.


argh. sebenernya aku kurang nyaman, namun gimana solusinya. fatimah seperti memperhatikanku dan curi-curi pandang padaku. mungkin ini ujian rumah tanggaku untuk tau seberapa besar cinta kita. aku tak akan menghianati cinta istriku.. selamanya aku cinta.


suara handle pintu kamar mandi membangunkan aisyah dalam kantuknya. ia langsung menghampiri suaminya dan meminta maaf. ia merasa bersalah. dani juga meminta maaf lalu memeluk istrinya erat karena ia sedang membayangkan jika apa yang ia pikirkan di kamar mandi terjadi. dan membisikkan ke telinga aisyah "aku mencintaimu selalu dan selamanya" (lirih dani). dan aisyah menawarkan untuk membantu mengeringkan rambut suaminya.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2