
fatimahh juga mengikuti dani untuk bertadarus di kamar. sepanjang di tangga sampai kamar fatimah memandangi tangannya untuk berjabat tangan dengan dani.
ya Alloh tadi aku cium tangannya ini mukena perantara aku megang tangannya.... aaakkkhhh gini ya rasanya kasmaran. eikh astagfirulloh.
**
shodaqollohul adzim. dani mengakhiri tadarusnya. tanpa merubah posisinya ia menyimpan al-qur annya di meja. melihat aisyah ternyata lelap di pangkuannya membuat dani tersenyum memandangi wajah istrinya. dengan pelan dan penuh kelembutan dani mengganti pangkuannya dengan bantal lalu menggendong aisyah ke ranjang.
mengamati wajah aisyah dengan seksama.
istriku cantik. moga-moga kita segera di berikan momongan.
bergumam begitu dani sambil mengelus perut aisyah dengan membaca sholawat pula.
setelah itu ia pun menunaikan ibadah solat.
**
fatimah sudah stay di ruang makan setelah sholat. dan betapa girangnya ia melihat ke atas ternyata hanya dani yang keluar.
fatimah : "aisyah mana kak? "
dani : "dia ketiduran di kamar "
fatimah : "gak di bangunin? kasihan kak, takut gak makan malam"
dani : "aku lebih kasian ngebanguninnya sepertinya ia kelelahan"
aaakkhhhh.... kok aku yang baper... bagaimana ini... gumam fatimah sambil memegang dadanya.
__ADS_1
dani : "bi, eu ini di bawa ke atas aja ya bi"
bibi : "baik den"
fatimah : "eu eum... kak mau gak temenin fatimah di sini makan"
dani : "heumm... baik lah... silahkan makan" (menghela nafas berat)
fatimah : "makasih kak"
suasana di ruang makan pun hening. dani hanya mengambil minum menunggu fatinah selesai makan. dan di tengah heningnya dani tiba-tiba bertanya.
dani : "apa kamu sudah punya pacar? "
mendengar pertanyaan dani membuat fatimah sangat terkejut membuat ia tersedak. dani oun refleks menuangkan air ke gelas lalu memberikannya ke fatimah. "apakah ini tanda-tanda? " gumam fatimah sembari menerima minum.
dani : "kamu baik-baik saja? "
dani : "ouh kalau begitu, saya ke atas duluan yah"
fatimah memandang punggungnya penuh seksama.
argh apa ini lampu hijau bisa maju selangkah lagi. bicara lidih sembari mengangkat tangan ke atas. yes yes
**
ketika dani hendak masuk kamar hp nya berdering jadi ia berjalan ke balkon untuk mengangkatnya. hanya terdengar ia berbicara.
//jadi bagaimana informasi apa yang kau dapatkan hari ini?
__ADS_1
//apah?
//ok baik. terima kasih
*aku yakin pasti ada masalah yang ingin memisahkanku dengan istriku. rian pasti menyuruh anak tengik itu untuk mengawasiku dan aisyah.
aku kira setelah menikah, mereka di luar sana tak berani mengambil istriku. apa ini resiko punya istri cantik dan solehah*?
meracau tidak jelas membuat dani mengacak rambutnya dan berjalan menuju kamar. sepertinya aisyah sudah bangun, dan benar aisyah keluar dari kamar mandi.
aisyah : "abis darimana mas? "
dani menjadi gagap menjawab pertanyaan aisyah. ia tak ingin aisyah tau bahwa ia telah menemani fatimah makan.
dani : "eu eum... abis dari balkon nyari udara segar" (sambil senyum)
aisyah : "mas udah makan malam? "
dani : "ayo, mas belum makan"
aisyah : "nanti-nanti gak papa mas, kalau mas mau makan malam duluan... gak usah nunggu ade"
dani : "tapi kalau gak makan sama ade gak nafsu makan.. hehe"
aisyah : "gombal terus"
dani : "kok gombal?... mas kan jujur de"
aisyah : "iyah suamiku, eikh mas kayanya mulai besok aku berangkat kerja"
__ADS_1
dani : "eum de, mas mau ngomong sesuatu.. eu eu"
BERSAMBUNG