
sinar mentari telah menyeringai mereka. suasana macet di jalan sudah membisingkan tengah kota. begitu juga dengan Dani dan Aisyah.
Aisyah : "kenapa kita harus kemas barang-barang kita mas?"
Dani : "maaf ya de, kamu udah nyaman di sini?"
Aisyah : "Aisyah punya sedikit tabungan hubby"
Dani : "bukan itu, bukan aku gak mampu bayarnya"
Aisyah : "lalu kenapa hubby?"
Dani : "gak kenapa-napa de"
Aisyah : "jangan lah kau tanggung perih hidup seorang diri hubby....ini tanganku bergandengan dengan tangan hubby, kita lewati segalanya bersama."
Dani : "mashaa Alloh" (menciumi tangan Aisyah)
Aisyah : "dalam keadaan apapun aku akan selalu di sampingmu mas, kala misikin maupun kaya atau kala sedih maupun bahagia"
Dani : meneteskan air mata di ujung air mata atas rasa terharunya. "di dunia ini masih kekurangan wanita Solehah seperti mu..."
Aisyah : "di dunia ini juga masih kekurangan laki-laki Soleh seperti hubby"
Dani : "jadi mau laki-laki atau perempuan?"
Aisyah : "akkhhh gak tau mas" (sambil tersenyum dan beranjak pergi)
Dani : "eikhh...kemana de...kenapa pergi?" (senyum nakal)
Aisyah : "ini belum selesai beres-beresnya"
__ADS_1
**
mereka meninggalkan apartemen yang menyisakan banyak kenangan mereka. pernikahan mereka hampir satu tahun namun mereka masih kek kaya remaja pacaran.
mereka sampai pada sebuah bangunan yang modern etnik. design yang langka membuat terpana bagi mata aisyah....rumah yang besar terdapat taman di depannya dan di belakang ada kolam renang.
Aisyah : "ini rumah siapa mas? rumah ibu bukan ini toh"
Dani : "ya ini bukan rumah mamah"
Aisyah : "lalu ini rumah siapa? kita mau ikut tinggal sama siapa di sini mas?" (wajah polos)
Dani : "ya udah ayo masuk biar Ade tahu" (senyum nakal)
aisyah : "assalamualaikum"
Dani : "waalaikumussalam"
Dani : "suka-suka mas toh..."
Aisyah : "gak ada orang mas"
Dani : "kayanya pemiliknya lagi pergi"
Aisyah : "aaaaaaakkkkhhhhh..." (teriakan Aisyah mengagetkan Dani)
Dani : "kenapa de?" (sambil menghampiri aisyah?)
Aisyah : "itu mas....ini...ini" (menunjuk ke dinding dan lemari hias)
Dani : "khihi....apa kau kaget?"
__ADS_1
Aisyah : "ini foto pernikahan...ini foto prewedding...ini foto waktu seminar yg tanpa sengaja kita awal ketemu lagi?"
Dani : "yah, aku sedikit sulit dapet Poto itu awal kita ketemu....ngejar ngejar sambil memohon sama potografer"
Aisyah : langsung memeluk Dani penuh hangat "ternyata mas ini orangnya romantis yah"
dani : "karena aku menjaga cinta...tak mengesampingkan cinta PadaNya"
Aisyah : " lalu ini rumah siapa mas,, kok banyak foto kita?"
Dani : "kalau kek gitu berarti?"
Aisyah : "aakkhhh...jangan bilang ini rumah tuan mas Dani Ramdani?
Dani : "ini rumah nona cantik Putri Aisyah" (sambil memperlihatkan sertifikat rumah)
Aisyah : "khaaaaa (terkejut)..,kenapa dalam sertifikat atas nama Ade mas...nama masnya mana?"
Dani : "aku kerahkan segala yang ada padamu de"
Aisyah : "ini berlebihan mas..."
Dani : "aku sudah istikharah kan ini de"
lalu mereka menuju lantai atas...lokasi kamar mereka yang begitu besar. keranjang yang sangat luas.
mereka mengelilingi rumah besar itu... rumah itu juga di beri pembantu dan sopir.
ketika malam datang, mereka dinner di taman di samping kolam renangnya. begitu romantisnya yang di banjiri lilin-lilin. dan Dani menyodorkan kotak kecil di hadapan Aisyah. Aisyah masih penasaran bagaimana suasana di taman itu. karena mata Aisyah masih tertutup oleh kain...biar ala-ala suprise.
BERSAMBUNG🌸
__ADS_1