
Aisyah pun berlari menghindar dari Rian. ia sembunyi di balik semak-semak. hingga Rian pun kehilangan jejak Aisyah.
aku akan terus mencari mu Syah, meski ke ujung dunia sekali pun...aku akan memperjuangkan cintaku...kau lah cinta pertamaku Syah. (batin Rian)
Aisyah sangat keheranan dengan sikap rian yang over kepadanya.
ya Tuhan...aku ingin hidup seperti biasanya saja...dan menanti ia (Dani) kembali...mhehe...kenapa jadi terlintas di yah? (batin Aisyah)
Aisyah pun kembali ke pondok, membersihkan dirinya lalu mengajar anak-anak mengaji. setelah kegiatan di madrasah selesai ia kembali ke kamarnya untuk mengerjakan tugas kampusnya.
mentari pun sudah menyambut wajah Aisyah yang pipinya kemerah-merahan jika terkena usapan sinar matahari. bola matanya jeli menyusuri jalan...hingga tak terasa ia sudah sampai di kampusnya. tak selang beberapa lama, ada yang memanggil Aisyah. siapa lagi kalau bukan Dewi, sahabatnya.
Dewi : "Aisyah tunggu"
Aisyah : "ayok Dewi"
Dewi : "kita mampir dulu ya ke kantin...aku belum sarapan nih"
Aisyah : "ya udah ayok tak anterin"
Dewi : "baik banget dech"
__ADS_1
dua sejoli itu pun asyik ngobrol sampai duduk di kelas dengan bersebelahan. tak selang lama, ada mahasiswa lain yang membawa karangan bunga dan kotak makan. Aisyah pun bertanya padanya bahwa semua ini kiriman dari siapa, namun mahasiswa itu tak menjawabnya. ia beranjak pergi. Aisyah pun penasaran sehingga ia mencari nama pengirimnya di karangan bunga dan kotak makan itu, namun hasil nya nihil. Dewi pun langsung ekspresif dan baper. padahal yang di kasih Aisyah;
Dewi : "cie...cie...dari pacar baru nih"
Aisyah : "huss...ngawur...aku gak pacaran"
Dewi : "lah terus ini dari siapa dong?"
Aisyah : "entah....buat kamu aja nih"
Dewi : "gak mau akh, ntar aku yang kena peletnya"
Aisyah : "pelet apaan?pelet ikan...kalau gak mau ya udah aku kasihin ke yang lain"
Aisyah : "aku lagi gak makan siang"
Dewi : "ouh ya lupa, hari ini hari Kamis ...pasti kamu puasa Sunnah"
mahasiswa yang tadi memberi karangan bunga pun mendengar dan langsung memberi tahu pada Rian. ternyata pengirim bunga dan kotak makan ialah, Rian. hati Rian tambah tersentuh aja ketika mengetahui itu..Aisyah ternyata anak solehah yah (ucap Rian dalam hati)
**
__ADS_1
teriknya matahari di Kairo hampir menyurutkan sungai semangat Dani yang sedang menuntut ilmu. kini ia bersahabat dengan Tania. ia sedang menunggu Tania di taman karena mereka berdua menjadi ketua di acaranya mahasiswa se-indonesia yang kuliah di kairo;
Tania : "assalamualaikum, dan?"
Dani : " waalaikumussalam" (tanpa menoleh memandang Tania)
tania : "hari ini kaya panas banget yah gak kaya biasanya" (sambil menyodorkan minuman pada Dani)
Dani : "buat kamu aja" (menolak pemberian minuman)
Tania : "minum ajah...gratis kok"
Dani : "makasih"
Tania : "oouh maaf dan....pasti kamu lagi puasa Sunnah Kamis ya...maaf".
Dani : "biasa aja...jangan berlebihan"
Tania : "jadi acara itu udah sampai mana kesiapannya?
Dani pun menjelaskan panjang lebar tanpa memandang wajah Tania apalagi matanya....namun, Tania sering salah tingkah ketika bersama Dani.
__ADS_1
**insting Aisyah dan Dani sering nyambung dan sikap mereka pun sama apa yang di lakukan sehari-hari. apakah penantian Aisyah kan berakhir dengan bersatu dengan Dani?**