penantian indah

penantian indah
BAB 40


__ADS_3

mobil Dani terhenti di sebuah restoran dan membangunkan Aisyah di mobil.


Dani : "de...de" (sambil mengelus pipinya)


Aisyah : "ouh ya hubby ...gimana? maaf ya ketiduran"


Dani : "khehehe....turun dulu yu...maaf ya bangunin ade"


Aisyah : "iissshhh...gak papa hubby"


Dani : "ayo masuk" (sembari menunjuk restorant)


Aisyah : "kita mau makan?"


Dani : "kamu belum makamkan?"


Aisyah : "iya juga sih aku laper dari siang tadi aku belum memasukkan apa-apa lagi ke dalam perut (gumam Aisyah)


Dani : "sini....duduk di sini de" (tersenyum lebar)


lalu mereka dinner bersama nuansa romansa, yang diiringi musik melodi seksofon dan biola. mereka tambah hari tambah romantis. setiap masalah yang menghampiri mereka buat menambah cinta mereka dan lebih romantis dalam melewati masalah.


Dani : "wajahmu sembab de"


Aisyah : "mungkin aku terlalu lama menangis hubby"


Dani :"mas, pengin mukul sekeras-keras mungkin...telah membuatmu menangis seperti ini.

__ADS_1


Aisyah : memegang tangan Dani untuk berhenti memukuli diri sendiri "udah kak...jangan begitu...sungguh aku telah memaafkan mu"


Dani : langsng berdiri dan jongkok mencium kening istrinya.


Aisyah : "eikhh hubby... malu akh...ga boleh mengumbar keromantisan pada orang lain"


Dani : "ouh ya mas lupa de...refleks"


akhirnya mereka tertawa bersama dan bercanda ria. setelah merasa kenyang mereka akhirnya pulang dan memasuki mobilnya.


Aisyah : "mas Dani mau ngapain?" (wajah Dani menghampiri wajah aisyah?)


Dani : "masang sabuk pengaman de" (lalu nyubit hidung Aisyah)


Aisyah : "hubby, "


Dani : "hhmm"


Dani : "yah, gimana sayang?"


Aisyah : "wanita itu siapa?"


Dani : "itu kan yang membuat Ade marah kabur dari rumah?"


Aisyah : "wanita itu meluk hubby...sedangkan aku untuk melakukan seperti itu butuh keberanian yang besar padahal hubby suami sah Aisyah sendiri"


Dani : "karena itu, aku memilihmu sebagai pendamping hidupku de"

__ADS_1


Aisyah : pipinya langsung merah, baper dengan kata-kata Dani.


sesampainya di apartemen Dani mendapati Aisyah tidur di mobil. maka Dani menggendong istrinya menuju apartemen.


Dani melepaskan sepatunya, lalu Dani membersihkan diri. dia masih melihat Aisyah tertidur pulas. Dani mengikuti ke ranjang dan tidur di samping Aisyah dan memeluknya. sambil mengelus-elus istrinya ia di barengi sholawat...hingga Dani terlelap.


pukul 03:00 Aisyah terbangun karena ia merasa bukan bantal yang ia tindihi namun dada Dani. Aisyah jika sudah menemukan dada bidang pasti langsung ia peluk.


Aisyah akan beranjak bangun, tangan Dani dengan cepat menarik kepalanya lagi ke dadanya.


Aisyah : "astaghfirullah, hubby...solat yuk"


Dani : membukakan matanya, melihat tangannya yang sedang memegang kepala Aisyah dan wajahnya sangat dekat dengan wajah Aisyah...Dani hanya merespon tersenyum


Aisyah : "ayo hubby bangun lakh"


Dani : "siap, istri Solehah ku"


Aisyah : "cepetan bangun...solehku"


mereka menunaikan sholat Sunnah bersama lalu berdoa. Aisyah menghampiri jendela dan melihat tebaran bintang-bintang yang terhampar di langit. Dani pun mengikutinya di belakang Aisyah.


Aisyah : "dari dulu aku selalu melihat bintang-bintang pada jam sebelum subuh...aku titipkan rindu pada nya untuk seseorang"


Dani : "kamu mencintai seseorang...kenapa kau menerima aku sebagai suamimu?


Aisyah : "karena seseorang itu adalah kamu hubby"

__ADS_1


Dani : langsung memeluk istrinya begitu hangat "setelah solat malam, aku selalu duduk di balkon dan memandangi bintang-bintang...aku yakin kekasihku pun sama sedang memandangi bintang...aku dan dia bertemu dalam bintang yang saling menatapnya"


BERSAMBUNG🌸🌸🌸


__ADS_2