penantian indah

penantian indah
BAB 25


__ADS_3

Aisyah langsung menyimpan ember dan gayungnya. pemuda itu langsung menyapa;


Rian : "sudah lama tak jumpa"


Aisyah : "waalaikumussalam"


Rian : "eikh ya, assalamualaikum"


Aisyah : "silahkan masuk ke rumah uwa saya kak"


Aisyah pun menyiapkan minuman untuk tamunya itu, yang sedang berbincang-bincang dengan uwanya ;


Rian : "uwa, maksud saya ke sini yakni silaturahmi kemudian saya bermaksud melamar ponakan ibu "


uwa : uwalah nak, tadi malem sudah ada pemuda yang sama memiliki niat baik seperti nak Rian ni"


Rian : "apakah Aisyah menerima pemuda itu?"


uwa : "ya nak Rian"


Rian : (dengan bijaksananya dalam menanggapi) ya udah wa, saya ingin memberikan cincin ini untuk Aisyah...ini bukan maksud mengikat Aisyah atau entah apa itu...ini asli dari lubuk hati saya memberi sebagai hadiah...atas pelamaran Aisyah.... assalamualaikum" (mencium tangan uwa)


Aisyah pun datang dengan membawa nampan...namun sudah tak mendapati kak Rian.


Aisyah : "ini minumannya wa, eikh mana kak Rian wa?"


uwa : "ia sudah pulang lagi, kamu sih lama bikin minumnya...khihi"


Aisyah : "tadi tuh gulanya habis jadi ke warung dulu wa"


uwa : "nak Rian tadi itu bermaksud ingin melamarmu nduk..."


Aisyah : khhaaaa (ekspresi terkejut)


uwa : "lalu, ia memberimu hadiah cincin sebagai ucapan selamat atas pelamaran mu"

__ADS_1


Aisyah : "astaghfirullah, aku harus bagaimana wa?"


uwa : "kau terima saja, sebagai menghargai pemberiannya...namun kau juga perlu mendengarkan pendapat nak Dani nduk"


Aisyah : "makasih ya uwa, selama ini sudah menanggung Aisyah"


uwa : "uwa itu sudah menganggapmu anak uwa sendiri"


|kak dani|


"assalamualaikum, ay...besok kak jemput buat fitting baju"


Aisyah menjawab pesan dari dani ;


"waalaikumussalam, baik kak"


padahal mereka berdua kenal dari sekolah pertama, namun kini kaya orang baru kenal...keduanya yang saling canggung.


**


Dani : "kita ke restoran terdekat dulu ya pak" (berkata pada supir)


pak supir : "baik den"


Aisyah : "permisi kak Dani, ke restoran mau ngapain ya?"


Dani : "aku kan perlu persetujuan mu untuk segala perihal jenjang yang akan kita langkahi"


Aisyah : "baik kak Dani"


sesampainya di restorant, mereka berempat ke sebuah meja yang Deket jendela. perbincangan pun berlangsung ;


Dani : "ay, saya minta pendapatmu...gimana tentang prewedding?


Aisyah : "selagi kita dalam pose tak memandang, jarak 2-3 meter dan tidak saling bersentuhan...saya setuju kak"

__ADS_1


hati Dani langsung terenyuh mendengar pernyataan Aisyah...begitu ia menjaga sikap...apakah sedari dulu kau seperti ini menjaga sikapmu pada lelaki lain? aku terharu akan menjadi imammu (gumam Dani)


Aisyah : "kak Dani? bagaimana?"


Dani : "ya setuju" (menajwab cepat kilat)


Aisyah : (Aisyah pun senyam-senyum melihat Dani yang menjawab spontan)


Dani : "ya sudah sekarang kita prewedd dulu baru fitting...untuk masalah gedung dan yang lain-lain sudah di urus"


Aisyah : "kak Dani, apa Aisyah boleh berpendapat?"


Dani : "tentu ay"


Aisyah : "saya hanya ingin yang sederhana saja kak acaranya"


Dani : gleeekkk menelan air minum ...(mashaa Alloh, tambah meleleh hati ini)


Aisyah : "makasih kak"


Dani : "ayo pak berangkat"


Aisyah : "kak, ntar dulu"


Dani : "apa terjadi sesuatu?"


Aisyah : "tidak kak, Aisyah pengin ngomong sesuatu"


Dani : (duduk kembali, dengan ekspresi siap mendengar)


Aisyah : "pas hari lebaran kak Rian melamar aisyah dan ia memberi hadiah cincin kak"


Dani : "pakai lah de, itu hadiah kau harus menghargainya"


"aku cemburu banget" (gumam Dani)

__ADS_1


BERSAMBUNG🌸


__ADS_2