penantian indah

penantian indah
episode 56


__ADS_3

sentuhan aisyah yang begitu lembut membuat dani kenyamanan sehingga ia merasakan kantuk. namun dani dengan jahilnya malah mengelitik istrinya sehingga tertawa sampai terpingkal guling-guling di kasur dan ia perang di atas kasur dengan pedang guling yang membuat mereka jatuh terlunglai dan masih tertawa membayangkan sikap mereka seperti anak kecil yang sedang lomba agustusan. dani menghadap wajahnya ke aisyah dan mereka saling memandang.


dani : "ouh ya dek... tadi mas abis ngurus keberangkatan kita ke baitulloh"


aisyah : "gimana mas lancar, aman aman saja? "


dani : "alhamdulillah, dek... tapi mas juga ajak mama sama papa juga"


aisyah : "waaah asyik mas... "


dani : "lokh ko asyik? kirain pengennya bedua aja biar romantis" (tersenyum nakal)


aisyah : "biar khidmat dulu menjalankan ibdah hajinya"


dani : "waahhh... ade pesti sudah membayangkan adegan dewasa nih"


aisyah : "eikh ga ga... ayo akh mas ke bawah udah waktunya makan malam" (beranjak turun dari ranjang dan pergi)


dani langsung bangun dan mengikuti istrinya ke bawah. sepanjang menueuni tangga dani mengalungkan lengannya ke bahu daniah dan sesekali mencium pipi aisyah. dan aisyah mencubit lirih pinggang suaminya yang sudah mulai genit. fatimah langsung memalingkan wajah ketika melihat adegan tersebut dan merapihkan piring.


aisyah : "mba fat gak usah repot-repot.. ada bibi yang nyiapin"


fatimah : "gak papa syah... aku malah canggung kalau gak kaya gini"

__ADS_1


aisyah : "ouh ya mba, besok kan hari minggu nih... main yuk mba"


fatimah : "takut kamu dan suamimu ada acara"


aisyah : "udah jangan mikirin itu... sekalian aku ajak mba keliling kota ini"


fatimah : "emang cukup sehari, keliling kota? "


aisyah : "khehe, iya juga yah... ya udah di beberapa tempat aja"


fatimah : "kak dani? " (melihat dani terdiam dari tadi)


dani : "saya ada urusan " (menunduk saja)


**


keesokan harinya, aisyah sudah siap dengan style mainnya menggunakan gammis kaos dan kerudung hitam. lalu di susul dengan fatimah yang tak kalah cantik dengan aisyah. aisyah menunggu dani pergi mengurjs bisnisnya terlebih dulu. baru ia pergi jalan-jalan.


aisyah dan fatimah yang hanya di antar sopir pribadi. ia berkeliling ke tempat-tempat familiar di kota ini. seperti alun-alun, pasar malam yang sepi karena ini siang lalu mall.


aisyah seperti bahagia dengan tertawa lepas ketika naik eskalator. aisyah menyeret fatimah ke beberapa toko untuk beli baju atau spapun itu. lalu ia masuk ke foodmart membeli kebutuhan rumah tangga mungkin di sini fatimah yang lebih tau apa-apa yang sudah habis di rumah karena aisyah sibuk kerja.


sedang asyiknya berjalan, aisyah tak sengaja menabrak seseorang dan aisyah seperti akan terjatuh namun di tahan oleh orang yang di tabraknya. dan mereke terkejut.

__ADS_1


aisyah : "kak rian? "


rian : "aisyah?... lama tak jumpa"


aisyah : "maaf maaf kak"


fatimah : "syah, bukannya dia yang ke rumahku pas lebaran untuk melamarmu? "(seperti mengingat)


aisyah : "kenalkan kak, ini sepupu aisyah dia anak uwa saya"


rian : "eikh bukannya waktu itu ia masih ingusan" (gaya meledek)


fatimah : "ngejek banget ya"


rian : "tapi sekarang jadi cantik yah dan sudah dewasa"


aisyah : "kak rian, sedang perlu apa di sini? "


rian : "saya lagi nganter nenek belanja keperluannya"


lalu aisyah menemui neneknya rian mencium tangan dan cipika-cipiki. dan akhirnya menuju ke cafe untuk berbincang lebih lama.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2