
setelah Aisyah tidak meraung kesakitan...Dani menjadi tidak mengantuk memutuskan solat malam lalu bertadarrus hingga subuh...
ketika Dani sedang solat Aisyah bangun dan langsung membersihkan diri, lalu bergegas ke dapur menyiapkan sarapan. Dani pun menghampiri Aisyah ke dapur;
Dani : "Ade kan masih sakit kan?"
Aisyah : "udah baikan ko...tapi maaf ya kak kalau emosional Ade ga karuan"
Dani : "khehe...mas faham"
Aisyah : "nih kak sarapannya"
Dani : "kok susu di kulkas gak ada yang tadi malem beli?"
Aisyah : "udah habis semua"(muka bersalah)
Dani : "becanda kok de"
Aisyah : "ya udah akh sana berangkat..."
Dani : "assalamualaikum..de"
Aisyah : "waalaikumussalam...eikh mas ngingetin aja, nanti abis duhur..."
Dani : "inshaa Alloh de"
**
|nomor tak di kenal|
assalamualaikum Syah...ini reyna
|Aisyah|
__ADS_1
waalaikumussalam...Rey
|reyna|
kita ketemuan di cafe XX ya
|Aisyah|
inshaa Alloh
akhirnya mereka ketemuan di sebuah kafe yang di sebut reyna, mereka melanjutkan pembicaraannya yang putus sewaktu lalu.
reyna : "Aisyah,..suamimu siapa..kenalin dong?"
Aisyah : "khehe...saya tuh bingung Rey...dia orangnya pemalu juga"
reyna : "akhh...tinggal sebut nama sama liatin foto pernikahan kalian"
Aisyah : "aku tak memilikinya di ponsel ini"
Aisyah : "hp ku rusak...dan ini baru ganti"
reyna : "kamu ya alasan ajah"
Aisyah : "lalu suamimu bagaimana?"
reyna : "coba nih liat foto-fotonya"
Aisyah : "waah mewah banget acaranya...kamu pasti dapet orang kaya yah"
reyna : "ya begitu lah"
tak selang beberapa lama datang lah Dani ke kafe Aisyah tempati....reyna auto terkejut...
__ADS_1
reyna : "jangan bilang kalau suami kamu Dani?"
Aisyah : muka nya hanya memerah tanpa jawab
reyna : "gak nyangka banget aku Syah....kamu menanti dia bertahun-tahun..."
Dani : hanya senyum tersipu
reyna : "kalian kan temenan lama dari SMP dan sekarang menjadi teman hidup...kalian kan baru kali ini berstatus...gimana sih dari dulu saling menjaga tanpa status dan kepastian lokh hingga di satukan kembali?"
Dani : "skenario tuhan sungguh indah bukan...khehe"
reyna : "aku juga dulu suka sama kamu dan, tapi buat nunggu bertahun-tahun aku nyerah deh...kamu pantes dapetin dia Syah"
Aisyah : "jangan berlebih-lebihan begitu akh"
reyna : "mantes di tanyain tentang suaminya kamu diem Syah...ternyata orang yang aku kenal"
Aisyah : "nah itu"
Dani dan Aisyah pamit pergi, mereka akan ke pusara orang tuanya Aisyah. sesampainya di sana, Aisyah tak bisa menahan air matanya. Dani pun siap badan di sampingnya.
assalamualaikum ayah ibu mertua...terima kasih telah melahirkan anak yang begitu solihah...sebuah anugrah dalam hidup saya....inshaa Alloh sekuat diri saya menahan air matanya melukiskan senyumnya dan memberikan generasi-generasi yang di harapkan ayah ibu....(batin Dani sambil membersihkan pusara)
ayah ibu...Aisyah sekarang sudah punya suami Alhamdulillah...dia sangat baik dan Solih Bu....ibu bahagia yah di sana...Aisyah ayah ibu bisa liat cucu-cucu ayah ibu dari sana (batin Aisyah)
Dani : "kayanya hari mulai sore de...ayo pulang"
Aisyah : "baik kak"
mereka pun masuk ke mobil dan kembali ke kota ke apartemen nya Dani.
sepanjang jalan Dani memancing Aisyah untuk menceritakan gimana masa kecilnya agar ia tidak melamun sepanjang jalan, mendengar cerita yang begitu menyedihkan tak terasa Dani meneteskan air mata. refleks Aisyah mengusap air mata Dani dan Dani langsung memegang tangan Aisyah sebelum menyeka air matanya. di ciumlah tangan istrinya.
__ADS_1
kau wanita yang sangat kuat dan tangguh de...(berbicara lirih)
BERSAMBUNG🌸