penantian indah

penantian indah
BAB 37


__ADS_3

setelah beberapa bulan berlalu....kehidupan Dani dan Aisyah penuh dengan kehangatan hingga suatu pagi...


fajar menghampiri mereka, yang senantiasa senang bersujud kepada Allah.


lalu Aisyah mengambil sesuatu dari lacinya, ia berniat memberi kejutan untuk suaminya. Aisyah masih menggunakan mukenanya, ia menyembunyikannya di balik mukenanya;


Dani : "Ade lagi nyari apa"


Aisyah : "sesuatu kak"


Dani : "nyari apa? mas bantuin nyari"


Aisyah : "eikh...ga usah" (mendekati suaminya)


Dani : "hayooo....itu ngumpetin ap?"


Aisyah :"hhhmmm......taaarrraaaaa"( memperlihatkan barng itu di depan wajah Dani)


Dani : "Alhamdulillah...." (wajah terharu )


Aisyah : "makasih kak, "


Aisyah memberikan surat undangan wisuda S2 nya kepada sang suami tercinta...dia sangat terharu telah memiliki keluarga kecil.


**


Dani hanya kerja setengah hari, ia ijin akan menghadiri wisuda istrinya.


Dani pun menuju tempat yang tertera di undangan tersebut. ia telah menyiapkan bucket bunga besar yang di selipi coklat dan marshmellow kesukaannya Aisyah.

__ADS_1


sesampainya di gedung ia melihat istrinya sedang duduk di jajaran para wisudawan.


ketika melihat sekitar dan suasana acara, Dani melihat Rian yang membawa bucket bunga begitu besar dan juga sebuah boneka bear yang berukuran besar panjang seukuran manusia.


acara berjalan dengan lancar, Dani melambaikan tangannya agar istrinya melihatnya.


ketika Aisyah melihat suaminya, ia langsung lari kecil dan memeluk Dani...baru kali ini Aisyah memeluk suaminya. Aisyah menangis bahagia dan terharu di dada Dani.


kau ibu madrasah pertama untuk anak-anak kita....kau wanita cerdas penerus bangsa....mas bangga memiliki mu de (bisikkan Dani pada Aisyah yang sedang memeluk dirinya)


lalu mereka foto bersama, dengan pose yg sudah tak canggung....Dani memegang pundaknya Aisyah yang melambangkan keakraban...sedang asik-asiknya foto aisyah bersama teman-teman nya ada seseorang yang menghampiri dia, dengan membawa boneka dan bucket bunga. teman-temannya pun baper melihat kejutan untuk Aisyah...sangat so sweet, cowo bawa boneka.


namun, Dani langsung sigap berdiri di depan Aisyah ;


Dani : "terimakasih kak Rian"


Dani : "saya walinya kak"


Rian reflek melayangkan kepalan tangannya menghantam Dani,. namun Aisyah langsung menghalanginya sehingga Aisyah pingsan...karena pukulan Rian cukup keras...


aakhh...maaf Aisyah...(ucap Rian)


Dani tak mengjiraukan rian, ia langsung membawa Aisyah ke mobil dan kembali ke apartemen. setelah sampai di apartemen Aisyah di tempatkan di ranjang, dan Dani membawa handuk kecil untuk ngompres aisyah.


selang tak lama Aisyah pun sadar...


Dani : "kenapa kamu melakukan itu de?"


Aisyah : "Kaka gak kenapa-napa kan?

__ADS_1


Dani : "gak usah mikirin mas deh"


Aisyah : "ya hubby" (sambil tersenyum)


Dani : "apa ? hubby? (merasa bahagia)


Aisyah : "gak...gak " (sambil menutup mulutnya)


Dani : "aku sangat bahagia Khumaira" (mencium kening Aisyah)


Aisyah : "hubby, lapar?" (mendengar suara perut keroncongan)


Dani : "kayanya deh Khumaira...." (ketawa sedikit)


Aisyah : "ya udah Aisyah mau masak...tunggu yah"


Dani : "siap tuan putri"


Dani hingga ketiduran menunggu Aisyah memasak...lalu Aisyah membangunkan dengan sangat lembut,


hubby, ayo makan..dah siap nih (di telinga Dani)


Dani membukakan matanya dan tersenyum, lalu meemluk istrinya yang sedang membisikkannya


Aisyah pun terkejut, bangun-bangun Dani langsung memeluknya...hatinya udah deg-degan.


aku bermimpi kita sedang menimang anak de...mereka lucu-lucu banget...kaya kamu (dani berbicara sambil mencubit hidung Aisyah)


BERSAMBUNG🌸

__ADS_1


__ADS_2