penantian indah

penantian indah
BAB 29


__ADS_3

pojok-pojok masjid sudah terhias bunga yang harum mewangi. meja kecil ala lesehan di tengah-tengah mesjid. di sana telah ramai sanak saudara dari mempelai pria maupun wanita. hari Jum'at pukul 14:00 terucap ijab qobul dengan satu helaan nafas dan lancar. semua orang yang hadir pun turut bahagia dan berdoa yang begitu khusuk sehingga mengheningkan masjid. setelah ijab qobul, datang lah seseorang yang di iringi bridesmaid, semua orang tertuju padanya...gaun putihnya menyapu karpet masjid dengan anggunnya. lalu ia menuju meja, untuk menanda tangani berkas-berkas yang ada di atas meja. kamera pun tiada hentinya memotret wajah-wajah bahagia.


pa penghulu : "kalian sudah sah halal yah,...ini istrimu dan kamu itu suaminya."


Dani dan Aisyah malah malu-malu kucing


ya elllaaaahhhh...sun tangannya dong...cium keningnya kak Dani mba Aisyah (teriakan sepupunya)


Aisyah akan mencium tangan Dani yang sama-sama gemeteran sehingga menekuk tangannya masing masing lagi hingga kameramennya pun geregetan. lalu di pegang lah tangan kedua mempelai oleh ibu tia ibunya dani agar bersentuhan dan Aisyah mencium tangan Dani. meneteslah air mata keduanya dengan rasa terharu bagaimana tak terbayangkan penantiannya bertahun-tahun bertawakal menjaga hati, sikap dan segalanya. para bridesmaid menyiapkan tisu untuk kedua mempelai..apalagi ketika sungkeman kepada orang tua Dani...Aisyah menangis sejadi-jadinya akan ingat kepada orang tuanya.


setelah acara selesai, Aisyah kembali ke apartemen milik Dani. kini naik mobil pun sudah berdampingan... namun mereka berdua masih ragu-ragu untuk bersentuhan. sehingga keduanya masih saling diam. lalu pada malam Minggu adalah acara resepsi itu juga sangat sederhana...hanya saja pas resepsi ramai teman-teman mempelai.


setelah acara demi acara selesai...mereka masuk kamar berdua penuh ragu-ragu;

__ADS_1


Dani : "silahkan masuk de"


Aisyah : "tuan rumahnya aja dulu yang masuk"


Dani : "Ade juga tuan rumahnya"


Aisyah : "ya udah... bismillah"


Dani : "maaf saya de...kita tinggal di apartemen sempit"


Dani : "saya mau mandi dulu"


Aisyah : "menyiapkan baju suaminya dengan rapih... lalu ia tertidur di sofa karena menunggu suaminya keluar dari kamar mandi"

__ADS_1


Dani : langsung memakai pakaiannya dan melihat Aisyah tertidur di sofa,..."de Aisyah?" (ketika mau mengelus pipinya Aisyah langsung terbangun)


Aisyah : "maaf ya kak, aku permisi dulu ke kamar mandi"


Dani telah tertidur pulas di ranjang, Aisyah yang keluar dari kamar mandi pun kebingungan harus bagaimana karena baru kali ini ia satu ruangan dengan laki-laki. Aisyah memutuskan tidur di sofa yang luas, cukup bahkan lebih untuk dirinya.


pukul 03:00 Dani bangun akan solat malam, namun mendapati Aisyah tidur di sofa, Dani langsung memindahkan Aisyah ke ranjang. namun ketika ke pegang kakiknya, Dani merasakan dingin pada kaki Aisyah lalu Dani pun penasaran jadi memegang jidatnya juga dingin, mukanya dingin. Dani pun langsung memakaikannya kaos kaki, dan hal-hal yang menghangatkan.


ketika mengoleskan minyak angin ke jidatnya, Aisyah terbangun auto membenarkan kerudungnya ....dan permisi ke kamar mandi...


akhirnya mereka solat berjamaah, setelah itu Dani pergi ke ranjangnya , tapi Aisyah langsung pergi ke dapur membuat sarapan untuk suaminya.


aromanya hingga membangunkan Dani, Dani pun mengintip tidak menghampiri Aisyah;

__ADS_1


"kau sungguh istri yang Sholehah de...nikmat terbesar mas memilikimu"(batin Dani)


BERSAMBUNG🌸


__ADS_2