penantian indah

penantian indah
episode 52


__ADS_3

setelah adegan di ranjang yang menggelikan. aisyah memutuskan untuk meninggalkan ranjangnya dan keluar dari kamar menuju ruang makan karena ia sepertinya merasa lapar. tak luput dani pun mengikuti aisyah turun ke bawah ke ruang makan juga.


dani : "tadinya mas mau ngajak ade makan malam di luar... eikh malah udah" (sambil meminum air bekas aisyah)


aisyah : "akh nyebelin ya mas nih... aku udah ginian... ngajak keluar" (sambil muka menekuk)


dani : "ya udah makan malam di kamar aja de" (senyum nakal)


aisyah : "gak akan bener pasti gak beres nanti nyah... ade mau nonton tv di bawah aja akh (melengos ke ruang tv)


semenjak aisyah menceritakan atas kejadian waktu itu dimana orang-orang menanyakan keturunan dari keluarga ini. dani seperti mendapat signal... wkwk. ia sedikit berani becandain istrinya dengan bahasa yang mengandung liar. namun, beda dengan aisyah ia semakin tambah takut becanda dengan suaminya.


sambil menonton tv aisyah celetuk aja ngomong ke suaminya yang sedang fokus dengan hp nya:


aisyah : "mas, aisyah ganti baju akh biar keluar main malem"


dani : "gak baik de, buat kesehatan yang lagi ada dedenya loh"

__ADS_1


aisyah : "argh... ade kan belum hamil mas"


dani : "ya kan otw de" (ketawa lepas)


**


aisyah mendengar perkataan dani, ia auto mukul-mukul dani atas becandanya. dani merespon dengan memeluk aisyah agar diam tidak pukul-pukul lagi. aisyah pun teriak kegelian atas kejailan suaminya. akhirnya mereka ketawa bersama hingga memutuskan untuk duduk diam sebentar karena merasa kehabisan tenaga setelah ketawa lepas.


aisyah pun mencurahkan hatinya yang telah lama terpendam.


"tau gak mas, kalau ketika aku bahagia begini sama mas tuh setelahnya pengen nangis." (sudah ada air mata di ujung mata aisyah yang masih tertahan)


aisyah langsung memeluk dani dengan erat.


dan berbisik di telinga dani


aisyah : "aku sangat bahagia denganmu mas" (sambil menangis)

__ADS_1


dani : "lalu apa yang membuat kau menangis de"


aisyah pun bercerita panjang bagaimana ia dulu sangat merindukan sosok dani dari ketika masa SMA hingga kini bisa hidup bersama. ia kira bahwa dani hanya cinta monyetnya saja namun seiring berjalannya waktu rindu itu semakin membebani hidup aisyah. masih ingat aku diam-diam menyimpan kontakmu mas lalu tiap malem hanya ku lihat kau sedang online apa tidak. untuk kirim pesan tuh berat banget dan baru sekarang aku leluasa kirim pesan padamu. tiap malam aku hanya begitu melihat statusmu.


dan dani pun akhirnya bercerita bagaimana keadaannya ia dulu ketika masa SMA hingga masa kuliah. dani menceritakan bahwa ia sangat sulit sekali untuk mendapat informasi tentang mu de. dan awalnya aku pasrah dan berdoa saja kalau jodoh ya di pertemukan kalau nggak ya ikhlaskan. nah, aku optimis de jika Alloh pertemukan aku lagi sama ade akan aku ajak nikah dia. dan alhamdulillah pas waktu seminar itu aku lihat ade aku langsung cari infonya mhehe. pas waktu seminar itu rasanya berat banget buat isi seminar kan emang mas hanya pengganti pas seminar itu. ternyata emang mau di pertemukan dengan bidadari sepertimu de.


lalu aisyah meminta pinta pada suaminya


aisyah : "mas, ade kangen ibu dan keluarga di kampung"


dani : "pas liburan nanti kita ke sana inshaa alloh"


aisyah : "makasih mas"


ting.. tring (suara telepon rumah)


aisyah pun beranjak pergi mengangkat telepon. tiba-tiba aisyah menekuk wajahnya dan menjatuhkan telepon lalu menutup mulutnya yang berteriak kencang namun tak bersuara. dani segera mendekati istrinya. dan benar, dani akan memeluk aisyah, ia sudah pingsan di pelukan suaminya.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2