Pendekar Agung

Pendekar Agung
Ch.54 - Tahap Kelima dan Teknik Pedang Surgawi


__ADS_3

“Aku tidak bermaksud kasar tapi kalian tidak lagi mempunyai kemampuan untuk melindungi diri..” Xu Feng mengatakan kebenaran, wajah Tan Shuang semakin perih tetapi dia tidak menyangkalnya, mereka memang sudah kehilangan kemampuan untuk berdiri di hutan belantara.


Menyadari bahwa situasi masih panas, Xu Feng segera menambahkan beberapa api. Dia menyebut bahwa jika mereka tidak mencari perlindungan, musnahnya Klan Tan tinggal menunggu waktu saja.


Tan Shuang sedikit ragu ketika mendengar itu, dia terdiam selama beberapa saat sebelum mengakui bahwa apa yang Xu Feng katakan benar. Jangankan bandit, beberapa pelancong yang mungkin berniat buruk dapat menjatuhkan mereka kapan saja.


“Tuan pendekar, bisakah kami mengikuti anda?” Tan Shuang bertanya dengan tekad, dia sudah memutuskan dalam hati. Keberlangsungan hidup Klan Tan sekarang berada di pundaknya, dia harus mencari cara agar darah Klan Tan tetap ada, apapun caranya.


Xu Feng adalah pendekar kuat yang masih sangat muda, Tan Shuang percaya bahwa berada dalam lindungan Xu Feng adalah pilihan yang tepat, terutama mengingat bahwa pemuda ini adalah penyelamat mereka.


Tidak ada pilihan yang lebih baik dibanding mengikuti Xu Feng, setidaknya begitu menurut Tan Shuang.


“Ini..”


Xu Feng bersikap sedikit ragu namun dalam hati sudah berteriak kegirangan.


“Tuan Pendekar, aku mohon terima kami!” Tan Shuang menggertakkan giginya ketika menyadari keraguan Xu Feng, hatinya sudah cemas dan panik.


“Baik, tapi kalian harus mempersiapkan diri secepat mungkin! Aku berencana bergerak malam ini juga.”


Xu Feng berpikir begitu mendalam sebelum mengeluarkan kalimat itu, dia sengaja melakukannya agar mereka tidak menganggap mengikutinya adalah hal yang mudah.


Wajah Tan Shuang memerah mendengar konfirmasi Xu Feng, dia sangat bersemangat sehingga tidak menyadari luka di tubuhnya semakin terbuka karena gerakannya yang berlebihan.


“Tetua!!”


Beberapa pelayan mengingatkan Tan Shuang dengan hati-hati namun wajah mereka juga tidak menyembunyikan kegembiraan. Mereka sendiri senang dengan keputusan itu, tidak ada yang ingin menjalani hidup dalam ketakutan setiap harinya.


Tan Shuang tidak peduli pada luka di tubuhnya dan segera meminta pelayan menyebarkan berita untuk bersiap melakukan pawai perjalanan, dia menekankan agar mereka semua harus melakukannya dengan cepat.


Dia tidak bertanya tentang alasan Xu Feng yang berniat pergi terburu-buru.


“Oh benar, apa kalian punya Batu Spiritual?”


Xu Feng segera memasuki tujuannya, dia menjelaskan bahwa dirinya membutuhkan Batu Spiritual untuk mengisi qinya yang habis setelah pertarungan.


Tan Shuang mengangguk dan meminta pelayan untuk menemani Xu Feng ke ruang sumber daya klan. Tan Shuang tidak keberatan sedikit pun karena berpikir Xu Feng mengantisipasi serangan yang mungkin terjadi dalam perjalanan nanti sehingga ingin mengembalikan kondisi tubuhnya ke kondisi optimal.


Apalagi Xu Feng adalah penyelamat mereka, itu saja sudah lebih dari cukup untuk menyerahkan apa pun yang pemuda ini inginkan.


“Sungguh orang yang berhati-hati..”


Tan Shuang menatap punggung Xu Feng dengan mata yang rumit, dia tidak berharap akan bertemu seorang tuan di desa kecilnya, apalagi masihlah seorang pemuda. Baginya sosok yang sudah berada di Tahap Keempat adalah dunia yang berbeda, menerima bantuan dari sosok demikian hanyalah angan-angan di mata Tan Shuang sebelumnya.


Tan Shuang menghela napas sesaat sebelum matanya terpejam, dia mencoba mengambil istirahat sebanyak mungkin sebelum melakukan perjalanan.


“Aku beruntung..” Xu Feng terkekeh ketika menyaksikan kotak kayu di depannya, di dalamnya tergeletak puluhan Batu Spiritual yang menggerakkan hatinya. Selain dari kotak tersebut, ada dua kotak kayu lagi yang berjejer di sampingnya, semuanya berisi tael emas.

__ADS_1


“Setiap kotak berisi 100 tael emas..”


Xu Feng sedikit ngiler, 1 tael emas setara dengan 100 tael perak, jumlah uang itu saja sudah bisa membuatnya menjadi tiran lokal.


Dia kemudian melangkah mengambil Batu Spiritual, uang itu dia tinggalkan agar Klan Tan dapat menggunakannya untuk bertahan di Desa Xue, Xu Feng tidak punya tenaga untuk mengasuh mereka secara pribadi di masa depan.


----------


Terdeteksi 56 Batu Spiritual Tingkat Rendah


Apakah anda ingin menyerap?


Ya / Tidak


--------


“Hahaha aku kaya!”


Xu Feng tertawa begitu keras sambil menyerap Batu Spiritual, senyumnya semakin melebar setiap kali jumlah unit energi di panel bertambah.


Tidak lama kemudian, jendela panel menampilkan jumlah energi terbanyak yang pernah di miliki Xu Feng.


---------


Nama : Xu Feng


Buku Kultivasi : Badai Musim Semi ( Tahap Keempat Alam Fana) +


Teknik Kultivasi : Langkah Bayangan ( Alam Menengah), Teknik Pedang Surgawi Fana ( Alam Dasar ) +, Teknik Meringankan Tubuh ( Alam Menengah) +, Teknik Tubuh Baja (Belum Dipelajari) +


Energi yang tersedia : 113


---------


Xu Feng sedikit terkesima meski sudah mempersiapkan diri, jumlah energi ini sudah mampu membantunya mencapai tingkat kekuatan yang baru.


Tidak membuang waktu, Xu Feng segera memilih Buku Kultivasi Badai Musim Semi dan menerobos menuju Tahap Kelima, seorang master sejati.


----------


Membutuhkan 48 unit energi untuk memajukan Badai Musim Semi


Ya / Tidak


--------


“Ya.”

__ADS_1


Tubuh Xu Feng sekali lagi dibaptis oleh kekuatan alam, kekuatan fisik dan semua panca indranya diperkuat kembali, dantiannya yang awalnya hanya seluas satu jari dewasa menjadi dua jari dewasa, energi qi yang mengisi dantian juga semakin pekat dan tebal dibanding sebelumnya yang menjadi tanda peningkatan kemurnian energi yang membawa kekuatan destruktif yang luar biasa..


Tahap Kelima adalah tahap dimana seseorang sudah mampu menyalurkan energi qinya ke luar, tidak lagi terbatas pada bagian tubuh maupun senjata saja, itulah kenapa ranah ini diberi gelar sebagai master.


“Peningkatannya sangat besar..” Xu Feng menghembuskan napas sambil menatap kedua tangannya, dia merasa sangat bertenaga.


Menggelengkan kepala, Xu Feng kembali fokus pada panel, masih ada tersisa 65 unit energi.


Xu Feng menatap Teknik Pedang Surgawi Fana, ini adalah teknik terkuat yang dia miliki namun masih berada di alam dasar, tertinggal dari dua teknik gerakannya. Memikirkannya kembali, Xu Feng tidak pernah mendapat kesempatan untuk memajukan teknik ini.


“Sudah saatnya..”


Xu Feng bergumam sambil memilih peningkatan pada teknik pedangnya.


---------


Dibutuhkan 20 unit energi untuk maju ke alam menengah


Ya / Tidak


---------


Xu Feng memilih ya dan segera otaknya dibanjiri oleh ribuan informasi tentang ingatan-ingatan berlatih. Segera pemahaman Xu Feng terhadap Teknik Pedang Surgawi semakin meningkat.


Setelah berhasil menerobos, Xu Feng tidak bergeming dan terus memajukan Teknik Pedang Surgawi.


--------


Dibutuhkan 40 unit energi untuk maju ke alam lanjutan


Ya  / Tidak


---------


“Perasaan ini..” Xu Feng menyadari perubahan ketika berhasil menerobos ke alam lanjutan, matanya tampak sedikit berbinar.


“Jurus Satu Langkah!”


Xu Feng menyerukan jurus itu dalam hati, dia akhirnya memahami darimana asal jurus yang pernah tiba-tiba dia keluarkan selama pertarungan dengan Lu Wei.


Xu Feng sejujurnya agak bingung karena selama pertarungannya, dia tanpa sadar mengeluarkan jurus yang bahkan belum dia kenali itu. Dia hanya jatuh ke dalam keadaan fokus yang aneh dan pikirannya tiba-tiba dialiri oleh sejumlah informasi cara mengeksekusi teknik tersebut.


“Meningkatkan kekuatan dua kali lipat?”


Mata Xu Feng terbelalak kaget ketika menyadari kehebatan Jurus Satu Langkah, dia belum pernah mendengar jurus yang mampu meningkatkan kekuatan serangan sebegitu jauhnya.


Teknik dan gerakannya sangat sederhana, dia hanya perlu menggerakkan kakinya satu langkah ke depan sebelum menebas, semuanya begitu sederhana sehingga mustahil untuk memikirkan bagaimana jurus ini bisa membawa kekuatan yang sangat besar.

__ADS_1


“Tsk, teknik ini sangat tidak masuk akal..”


Xu Feng bergumam tidak percaya tetapi wajahnya penuh kegembiraan, dia akhirnya memiliki kartu truf sejati di tangannya.


__ADS_2