Pendekar Agung

Pendekar Agung
Ch.78 - Tahap Kedelapan!


__ADS_3


Nama                   : Xu Feng


Buku Kultivasi    : Badai Musim Semi ( Tahap Keenam Alam Fana) +


Buku Profesi       : Alkemis (Magang) +


Teknik Kultivasi : Teknik Langkah Bayangan ( Alam Lanjutan), Teknik Pedang Surgawi Fana ( Alam Lanjutan ) +, Teknik Meringankan Tubuh ( Alam Lanjutan) +, Teknik Tubuh Baja (Alam Menengah) +


Energi yang tersedia : 4


------


Xu Feng membuka panel status sambil menyeringai pada kotak kayu yang tergeletak di atas kasur. Batu Spiritual yang ada di sana tampak berbeda dari biasanya, ukuran Batu Spiritual ini lebih besar dan warnanya lebih tajam dan murni dibanding Batu Spiritual Tingkat Rendah.


Xu Feng sudah memiliki tebakan samar dalam hati sehingga di tidak ragu-ragu lagi dan menyentuh Batu Spiritual tersebut. Pada saat yang bersamaan, sekumpulan teks yang tidak asing lagi muncul di visinya.


------


Terdeteksi 60 Batu Spiritual Tingkat Menengah.


Apakah ingin menyerap?


Ya/Tidak.


------


Benar-benar Batu Spiritual Tingkat Menengah! Xu Feng hampir berteriak kegirangan. Seperti yang diharapkan dari kekuatan besar, hadiah yang mereka berikan tidak mengecewakan. Xu Feng yang bersemangat langsung menyerap semua Batu Spiritual.


Jumlah energi pada panel juga segera diperbarui, mencapai total 604 unit. Ketika melihat angka-angka tersebut, Xu Feng sedikit linglung, dia tidak mengharapkan Konversi Batu Spiritual Tingkat Menengah akan sangat tinggi, itu sebenarnya mencapai rasio 1 : 10!


Wajah Xu Feng memerah. Dia bernapas terengah-engah sambil memikirkan bagaimana menggunakan jumlah energi yang sangat besar itu. Dia bahkan sempat berpikiran untuk memajukan semua Teknik dan profesi Alkimianya.


Namun kebingungan Xu Feng hanya bertahan sesaat, “Tidak, tidak, kultivasi harus terus menjadi prioritas pertama.”


Xu Feng tertawa pelan atas pemikiran konyolnya. Lagipula tidak peduli seberapa majunya profesi Alkimia, apa gunanya jika dia bisa saja mati karena serangan Binatang Iblis ataupun orang-orang dengan niat yang buruk? Hanya dengan kekuatan absolut dia bisa berdiri dengan aman!


Setelah mengambil keputusan, Xu Feng tidak lagi ragu-ragu. Dalam satu pemikiran, Xu Feng menerobos dua kali berturut-turut, menghabiskan total 576 unit Batu Spiritual.

__ADS_1


------


Dibutuhkan 192 unit energi untuk maju ke Tahap Ketujuh


Ya/Tidak.


------


Dibutuhkan 384 unit energi untuk maju ke Tahap Kedelapan


Ya/Tidak.


------


Pada saat yang bersamaan, terjadi perubahan yang mengguncang bumi pada tubuh Xu Feng.


Tiga tahap pertama dari Alam Fana adalah untuk mengembangkan tubuh, tahap Keempat hingga Keenam adalah untuk peningkatan Qi internal; tahap Ketujuh hingga Kesembilan adalah untuk menggabungkan dan menyempurnakan kekuatan tubuh dan Qi internal. Sederhananya, tahap Ketujuh adalah awal mula dimana seorang kultivator benar-benar bisa melepaskan serangan energi Qi, tidak lagi terbatas pada hanya melapisi senjata.


Dapat dikatakan bahwa itu adalah dunia yang benar-benar baru!


Terobosan Xu Feng membutuhkan waktu yang lumayan lama. Beruntung tidak ada seorangpun yang berada di sekitar Villa, atau mereka akan menyadari abnormalitas lingkungan akibat terobosan Xu Feng berturut-turut. Xu Feng pada dasarnya menyedot semua energi Qi di sekitar Villa hingga kering.


“Jadi ini tahap Kedelapan?” Xu Feng mengepalkan tangannya erat-erat, dia bisa merasakan kekuatan yang meluap-luap dari tubuhnya. Di sisi lain dantiannya mengalami perubahan paling besar, ukurannya meluas hingga hampir lima belas kali lipat.


Penasaran dengan kekuatan barunya, Xu Feng lalu menuju halaman. Dia mendekati salah satu pohon dan berdiri lima meter jauhnya dan mengayunkan pedangnya dengan santai. Sebuah energi Qi keemasan berbentuk bulan sabit muncul di udara dan terbang menuju pohon dengan sangat cepat. Di bawah tatapan tercengang Xu Feng, pohon yang tebalnya kira-kira seukuran dua orang dewasa tersebut terpotong rapi dan tumbang. Di depan energi Qi, pohon itu selembut tahu!


“Kekuatan ini...” Xu Feng menghirup udara dingin, pantas saja mereka menyebut Tahap Ketujuh sebagai awal dari dunia baru, kekuatan seperti ini benar-benar telah melampaui apa yang bisa dilakukan oleh manusia biasa!


Xu Feng teringat Zhao Quan pernah berkata bahwa Tahap Ketujuh hingga Tahap Kesembilan adalah jembatan menuju bentuk kehidupan yang baru. Xu Feng perlahan-lahan mulai memahami kalimat tersebut.


Masih tersisa 28 unit energi di panel. Xu Feng yang melihatnya langsung meningkatkan Teknik  Tubuh Baja ke alam lanjutan, menghabiskan 20 unit energi. Setelah kemajuan, semua Teknik Xu Feng sudah berada di alam lanjutan.


Sekarang, panel Xu Feng mengalami perubahan total.


------


Nama                   : Xu Feng


Buku Kultivasi    : Badai Musim Semi ( Tahap Kedelapan Alam Fana) +

__ADS_1


Buku Profesi       : Alkemis (Magang) +


Teknik Kultivasi : Teknik Langkah Bayangan ( Alam Lanjutan), Teknik Pedang Surgawi Fana ( Alam Lanjutan ) +, Teknik Meringankan Tubuh ( Alam Lanjutan) +, Teknik Tubuh Baja (Alam Lanjutan) +


Energi yang tersedia : 8


------


Xu Feng menenangkan emosinya dan berjalan keluar dari Villa. Dia menemui Ding Xiang dan mengatakan dirinya akan pergi untuk sementara waktu. Setelah itu, Xu Feng memanggil Shao Kun dan Shao Jun dan menyuruh mereka untuk menjaga desa.


“Jangan khawatir tuan, desa akan aman selama kami ada!”


Xu Feng mengangguk. Selama Duo Bersaudara ini berada di desa, dia tidak perlu khawatir jika ada yang mencoba membuat rusuh. Reputasi Tahap Ketiga lebih dari cukup untuk mengendalikan orang-orang ini.


Setelah bertukar beberapa kata lagi dengan Ding Xiang, Xu Feng meninggalkan desa. Sebelum meninggalkan desa, dia mengganti pakaiannya dengan jubah putih dan memakai topi jerami. Dia berencana mengunjungi Rumah Bayangan. Adapun apakah markas itu hancur akibat kekacauan para bandit, Xu Feng tidak percaya. Ini adalah organisasi dengan skala yang besar, tidak mungkin bandit belaka mampu meruntuhkannya.


Dengan kekuatannya saat ini, Xu Feng hanya membutuhkan waktu satu jam dengan berlari dan segera tiba. Dia kemudian melewati jalan yang sama ketika pertama kali menuju tempat rahasia Rumah Bayangan. Semuanya masih sama ketika dia pertama kali tiba di sini, yang berbeda adalah dia bukan lagi Tahap Keempat.


“Hmm!? Kau anak muda yang pernah ke sini itu bukan?”


Yang menyambut Xu Feng adalah suara lelaki tua. Itu juga adalah penjaga gerbang yang sama ketika Xu Feng pertama kali tiba di tempat ini.


“Benar, ada sesuatu yang harus aku urus.” Xu Feng menjawab dengan pelan.


“Kalau begitu masuklah!” Penjaga itu memutar tuas di sampingnya dengan malas sebelum kembali duduk dan bermeditasi. Namun ketika punggung Xu Feng tidak lagi terlihat, penjaga tua itu kembali membuka matanya, ada emosi terkejut di wajahnya.


“Anak itu.. Auranya sepertinya berbeda dari pertama kali aku bertemunya. Aku bahkan merasa sedikit tertekan ketika berdiri di depannya tadi.” Ada sedikit kebingungan di wajah penjaga. Meski Xu Feng sudah menekan auranya, perbedaan kekuatan yang begitu besar tidak bisa hilang begitu saja. Ini adalah tekanan alami yang berasal dari jiwa di hadapan kekuatan absolut.


Xu Feng di sisi lain melewati lorong yang akrab sebelum tiba di sebuah ruangan. Ketika pertama kali masuk, Xu Feng segera menyadari bahwa ada lebih sedikit anggota Rumah Bayangan di sini.


“Apa yang terjadi? Ada sangat sedikit orang di sini.” Xu Feng mendekati meja resepsionis dan bertanya.


“Kau tidak tahu?” Resepsionis mengangkat alisnya dengan heran sebelum melirik lencana di dada Xu Feng.


“Anak baru ya? Lihat saja papan misi di sana, kau akan mengetahuinya.”


Bingung, Xu Feng lalu menuju papan misi. Ketika Xu Feng melihat begitu banyaknya kertas di papan misi, dia sedikit heran. Beberapa kertas bahkan ditumpuk karena papan misi tidak lagi memiliki ruang.


Xu Feng membaca misi satu per satu dan segera wajahnya berubah aneh. Setiap misi yang ada pada dasarnya adalah tentang penculikan dan pembunuhan para bandit. Ketika Xu Feng melihat bahwa yang mengeluarkan misi-misi ini adalah Kota Daun Jatuh dan beberapa kota besar lainnya, dia segera memahaminya.

__ADS_1


“Sepertinya perang di bawah bayang-bayang sudah dimulai lebih dahulu...”


__ADS_2