
Dalam perjalanan, Xu Feng menghitung ada berapa banyak keuntungan yang bisa dia peroleh dari menjual hasil rampasannya.
“Mengikuti harga pasaran, aku setidaknya bisa memperoleh total sekitar 50 tael perak..”
Xu Feng bergumam dalam hati dan langsung tersenyum lebar. 50 tael perak bukanlah jumlah yang sedikit, itu setara dengan penghasilan keluarga biasa dalam satu tahun.
“Memang benar kata orang, memburu binatang iblis merupakan cara paling cepat menjadi kaya.”
Xu Feng mulai mempertimbangkan apakah dia harus menjadi seorang pemburu ulung, memburu binatang iblis setiap harinya dengan imbalan hasil yang tinggi.
Xu Feng merasa itu layak dilakukan. Meski resikonya tinggi, imbalan yang ditawarkan juga cukup menggiurkan.
Ada banyak kasus dimana para kultivator memilih pemburu sebagai pekerjaan utama mereka. Beberapa berhasil mengumpulkan kekayaan yang besar tapi tetap saja banyak juga yang meninggal dalam prosesnya.
Bahkan ahli yang terkuat pun tidak bisa lepas dari resiko itu.
Butuh beberapa saat bagi Xu Feng meninggalkan Hutan Seribu Malam, dan hari sudah pagi.
Dalam perjalanan kembali menuju sekte, Xu Feng secara tidak sengaja bertemu dengan tiga rekan Ciao Yi.
Namun bedanya kali ini, ketiga rekan Ciao Yi itu sudah tergeletak mati tak bernyawa.
“Apa yang terjadi?”
Xu Feng mengerutkan kening dan langsung waspada, dia tahu ada yang salah dengan situasi saat ini.
Alasannya sederhana, terdapat sayatan pedang pada tubuh setiap pemuda itu.
Ada orang yang membunuh mereka!
Xu Feng fokus memperhatikan sekitarnya dan seketika matanya terkunci pada sebuah pohon yang berada tidak jauh di sampingnya.
“Hohoo sepertinya teman kita yang satu ini berhasil menemukan kita..”
Sebuah tawa mengejek terdengar di telinga Xu Feng.
“Jadi kau akhirnya datang yaa Tang Guan..”
Xu Feng segera mengenali suara itu dan berbicara dengan dingin. Dari awal dia sudah menebak bahwa Tang Guan akan mencarinya cepat atau lambat. Bagaimanapun, Xu Feng dapat melihat kebencian di mata Tang Guan ketika mereka berbicara kemarin.
Hanya saja Xu Feng tidak berharap Tang Guan akan bertindak secepat ini.
__ADS_1
“Tskk berhenti bersikap terlalu dingin, aku ketakutan kau tahu!”
Tang Guan muncul dari balik pohon, ada senyum menghina di wajahnya. Tiga pemuda yang mengikuti di belakangnya ikut tertawa terbahak-bahak ketika mendengar sarkasme itu.
Wajah mereka menunjukkan kesombongan.
“Sepertinya kau adalah orang yang terlalu terburu-buru.”
Xu Feng mencibir dan menatap Tang Guan dengan acuh tak acuh. Dia tidak terpengaruh oleh penghinaan mereka.
Dia sudah tahu kekuatan Tang Guan, pria itu sama seperti Ciao Yi, berada di tahap kedua dan tidak mempunyai satu pun teknik.
Ada pun tiga pemuda yang mengikuti Tang Guan, mereka hanya berada di tahap pertama.
“Aku tidak tau kau memiliki banyak teman. Mereka sedari tadi menyebut-nyebut seorang pria berambut perak dan aku segera tahu siapa yang mereka maksud!”
“Sayang sekali, teman-teman mu itu pergi begitu cepat di bawah pedangku.”
Tang Guan tersenyum tipis dan menunjuk tiga mayat di depannya. Dia berpikir itu bisa membuat Xu Feng dipenuhi amarah.
Tapi sepertinya dia salah memahami sesuatu.
“Begitukah? Sayang sekali yah…. ”
“Nahh sudah cukup dengan omong kosong ini..”
Merasa tidak sabar lagi, Tang Guan mengangkat pedangnya dan menunjuk Xu Feng dengan tatapan kejam. Pada saat itu juga, tiga pemuda yang mengikuti Tang Guan segera berlari ke arah Xu Feng dengan masing-masing senjata terhunus di tangan mereka.
Mereka tertawa mengejek ketika melihat Xu Feng yang hanya berdiam diri di tempatnya. Mereka berpikir Xu Feng ketakutan sehingga tidak mampu menggerakkan tubuhnya.
Salah satu pemuda segera mencapai Xu Feng dan mengayunkan tombaknya dari atas ke bawah, berniat membagi Xu Feng menjadi dua bagian.
Dia tahu dari Tang Guan kalau Xu Feng hanya berada di tahap pertama alam fana, sehingga dia merasa percaya diri.
Bagaimanapun, mereka menang jumlah dibanding Xu Feng yang hanya sendirian. Belum lagi fakta bahwa Tang Guan yang berada di tahap kedua.
Tidak ada peluang menang bagi Xu Feng.
“Mati!!”
Pemuda itu berteriak sekuat tenaga dan tombaknya berayun dengan cepat. Dia menyeringai lebar-lebar, membayangkan tubuh yang terbelah dua.
__ADS_1
Namun berbeda dari harapannya. Xu Feng yang awalnya diam mulai mengambil tindakan. Xu Feng mengayunkan pedang di tangannya, menyambut serangan tombak yang datang.
Pedang dan tombak bertemu, menghasilkan suara benturan logam. Pemuda yang awalnya tersenyum itu kini membeku. Tangannya mati rasa.
Dia bisa merasakan kekuatan yang datang dari pedang Xu Feng, dan itu jelas-jelas lebih kuat darinya.
Tombaknya terlempar ke udara, dan pemuda itu mundur beberapa langkah. Belum sempat menstabilkan tubuhnya, Xu Feng sudah melompat ke arahnya dan menebasnya.
Pemuda itu bahkan tidak sempat bereaksi ketika pedang Xu Feng mengiris lehernya.
Darah merah cerah menyembur ke udara dan pemuda itu menatap Xu Feng dengan mata terbelalak sebelum perlahan-lahan kehilangan nyawanya.
“Saudara!!”
Dua pemuda yang mengikutinya berteriak dari belakang, terkejut dengan apa yang terjadi.
“Sialan kau..”
Salah satunya segera diliputi amarah, kehilangan kendali atas dirinya dan dengan sembrono berlari ke arah Xu Feng.
Namun kecepatannya terlalu lambat di mata Xu Feng. Bahkan sebelum dia bisa mengangkat senjatanya, Xu Feng sudah menebasnya terlebih dahulu.
“Urghh..”
Pemuda itu berteriak kesakitan sambil melihat dadanya yang sudah terluka, dia linglung dalam sesaat. Pada saat itu juga, kesadarannya kembali normal dan dia akhirnya menyadari kesalahannya.
Dia tidak memperhatikan aura yang dikeluarkan oleh Xu Feng.
“Ka .. Kau sebenarnya pejuang tahap 2!”
Itu adalah kalimat terakhirnya sebelum kegelapan mengambil alih dirinya. Tubuhnya terjatuh ke belakang dan dengan bunyi gedebuk menghantam tanah dengan keras. Dia sudah tewas.
Yang tersisa hanya Tang Guan dan satu orang pengikutnya. Mereka terdiam selama beberapa saat sebelum Tang Guan memecah keheningan aneh itu
“Aku sepertinya sudah dipermainkan oleh mu Xu Feng..”
Raut wajah Tang Guan begitu jelek dan merasa kebingungan. Dia tidak mengerti bagaimana Xu Feng yang hanya terlihat biasa-biasa saja bisa maju ke tahap kedua alam fana secepat ini.
Sudah diketahui bahwa bakat Lingkar Satu merupakan bakat terendah dalam dunia kultivator. Untuk maju ke tahap kedua dari tahap pertama butuh waktu sekitar 10 tahun dan itu pun sudah menjadi yang paling tercepat untuk bakat Lingkar Satu.
Sedangkan Xu Feng hanya butuh waktu hampir 3 tahun. Bagaimana Tang Guan tidak bingung?
__ADS_1
“Tidak ada yang mustahil di dunia ini selama kau bekerja keras..”
Xu Feng berbicara acuh tak acuh sambil mengibaskan darah di pedangnya.