
“Ahh ya tentu saja..”
Ciao Yi terbangun dari lamunannya dan menjawab. Hatinya tiba-tiba menjadi gelisah tanpa alasan yang jelas.
“Bagus, bagus sekali!”
Xu Feng menatap Ciao Yi dan tersenyum tipis. Tidak ada emosi dalam suaranya, seolah dia sedang berbicara dengan mayat.
“Senior, anda mengenal bos kami?”
Salah seorang pemuda menyela pembicaraan mereka dan berbicara dengan hormat. Ada kebahagiaan di wajahnya. Dia merasa senang karena bosnya mengenal seorang ahli yang kuat.
“Kira-kira begitu..”
Xu Feng hanya mengangguk dan memberi jawaban yang samar.
“Hebat..!”
Pemuda itu langsung berteriak gembira. Kedua rekannya juga sama gembiranya. Mereka segera menghampiri Ciao Yi dengan mata berbinar
“Kenapa anda tidak pernah berbicara kepada kami tentang hal ini bos?”
“Itu benar, kenapa anda tidak pernah memberi tahu kami kalau anda memiliki hubungan dengan seorang ahli yang kuat?”
Ciao Yi hanya bisa tersenyum canggung dan dalam hati ingin mengutuk para pengikutnya itu. Dia sendiri sudah berkeringat dingin karena tahu Xu Feng sebenarnya datang untuk menyelesaikan urusan dengannya.
“Ada hal yang perlu aku bicarakan dengan bos kalian..”
Xu Feng menghiraukan percakapan mereka dan menunjuk Ciao Yi. Dia kemudian meminta mereka untuk mengambil mayat rekan mereka dan membawanya pulang terlebih dahulu ke sekte.
Entah karena rasa hormat terhadap kekuatan Xu Feng atau karena Xu Feng merupakan kenalan Ciao Yi, mereka tidak berpikir panjang dan segera mendengarkannya.
Para kultivator sudah terbiasa melihat kematian di dunia ini sehingga mereka tidak begitu tertekan dengan kematian rekan mereka. Tapi tetap saja, masih ada kesedihan di mata masing-masing pemuda itu.
Melihat punggung mereka yang semakin menjauh, senyum Xu Feng segera berubah dingin.
“Jangan membuang waktu, kau seharusnya sudah tahu kenapa aku mencarimu!”
Xu Feng menendang Ciao Yi ke tanah dan menekan perutnya dengan kasar. Ciao Yi berada di tahap yang sama dengan Xu Feng, tapi dia sangat lemah setelah pertempuran yang panjang sehingga Xu Feng dapat dengan mudah menjatuhkannya.
“Hiss, apa yang kau maksud?”
Ciao Yi menghirup udara dingin ketika Xu Feng menginjak luka yang ada di perutnya.
“Berhenti berpura-pura! Apa tujuanmu memberi tahuku rumor palsu itu?”
Xu Feng menekan luka Ciao Yi dengan semakin keras dan pemuda itu segera mengeluarkan geraman kesakitan.
“Tunggu, aku benar-benar tidak mengerti apa maksud mu!”
__ADS_1
Ciao Yi menggertakkan giginya sambil menatap Xu Feng dengan penuh kebencian. Dan Xu Feng tentu saja memperhatikan emosi itu.
“Sebuah keyakinan ya? Hehe mari kita lihat seberapa lama keyakinan mu itu bisa bertahan.”
Xu Feng tersenyum dingin sambil memainkan pedangnya dengan ringan. Dan segera, raungan kesakitan bercampur amarah dari seorang pemuda terdengar di hutan yang sunyi ini.
Xu Feng menggunakan segala cara untuk membuat Ciao Yi mengatakan yang sebenarnya, tapi pria itu sepertinya sangat keras kepala.
Xu Feng bahkan sedikit terkesan dengan keyakinan Ciao Yi.
Tapi keyakinan pria itu akhirnya hancur ketika Xu Feng mulai menggunakan pedangnya dan perlahan-lahan menguliti Ciao Yi.
“Uhuk uhuk berhenti! Aku akan bicara..”
Ciao Yi meraung lemah. Darah mengalir dari mulutnya dan dia menatap Xu Feng dengan ngeri. Apa yang dia lihat bukan lagi seorang pemuda berambut perak melainkan seorang iblis berkulit manusia.
“Ohh sudah ingin buka mulut secepat ini? Aku sebenarnya masih ingin bersenang-senang.”
Xu Feng menaikkan alisnya dan berbicara kepada Ciao Yi dengan nada bercanda. Tapi candaan itu membuat Ciao Yi semakin ketakutan.
“Cukup oke!? Aku akan bicara!”
Ciao Yi berteriak histeris dan segera memuntahkan semua yang dia ketahui.
Semakin lama Xu Feng mendengarkan, semakin serius ekspresinya dan ketika Ciao Yi selesai dengan perkataannya, raut wajah Xu Feng sudah sangat jelek.
“Sialan!! .. Keberuntungan macam apa ini?”
Seperti yang diketahui, kultivator jahat adalah kultivator yang memupuk jiwa orang-orang yang mereka bunuh untuk bisa naik ke tahap berikutnya. Semakin banyak jiwa yang mereka kumpulkan, semakin cepat pula mereka naik ke tahap berikutnya.
Tapi bukan itu akar masalahnya.
Masalahnya adalah orang yang meminta Ciao Yi menyebarkan rumor merupakan seorang penatua Sekte Teratai.
Orang itu bernama Feng Yang, dan menjabat sebagai penatua luar Sekte Teratai. Dan lebih parahnya lagi, Feng Yang sebenarnya merupakan kultivator jahat yang menyelinap masuk dan berhasil mendapatkan posisi penting tanpa ada yang mengetahui identitas sejatinya. Bahkan master sekte pun tidak.
Setiap bulan, penatua Feng Yan akan meminta Ciao Yi, salah satu pionnya, untuk mencari murid luar yang lemah yang bisa dijadikan sebagai target.
Tujuannya jelas, Feng Yan akan membunuh mereka dan menggunakan jiwa mereka untuk kemajuan kultivasinya.
“Jadi penatua Feng Yan membiarkan mu dengan sengaja membohongi ku?”
“Dia ingin agar aku percaya dan datang ke Hutan Seribu Malam sehingga dia bisa membunuh tanpa diketahui dunia luar?”
Xu Feng menatap Ciao Yi dengan wajah yang muram. Yang terakhir mengangguk sebagai jawaban.
“Bajingan kotor..!!”
Xu Feng segera menendang perut Ciao Yi, matanya menunjukkan amarah yang luar biasa.
__ADS_1
“Kalian para kultivator iblis adalah aib bagi kita manusia!”
“Katakan, sudah berapa banyak nyawa yang tidak bersalah yang mati di tangan kalian? Dasar para keparat!!”
Ini adalah pertama kalinya Xu Feng sangat membenci seseorang. Dia tidak bisa menerima bagaimana seseorang mau membunuh secara membabi buta hanya demi kekuatan.
“Uhuk uhuk, kamu tidak akan mengerti Xu Feng! Kami hanyalah orang-orang yang mendambakan kekuatan agar bisa hidup abadi!”
Ciao Yi terbatuk dan meringis kesakitan.
“Hidup abadi? Hahaha Ciao Yi, apa gunanya hidup abadi jika harus mengorbankan nyawa orang-orang yang tidak bersalah?”
“Aku lebih baik memilih mati daripada mengikuti jalan omong kosong kalian!”
Xu Fen meludah dan menatap rendah pada Ciao Yi.
Xu Feng adalah pria yang juga siap membunuh siapa pun yang menghalangi jalannya. Tapi itu bukan berarti dia akan membunuh orang-orang yang tidak bersalah secara membabi buta.
Dia hanya akan membunuh mereka yang perlu untuk dibunuh.
Misalnya, pria yang ada di depannya.
“Tanganmu sudah terlalu kotor Ciao Yi..”
Xu Feng mendengus dingin dan langsung mengayunkan pedangnya tanpa menunggu jawaban dari Ciao Yi.
Orang-orang seperti ini tidak layak untuk dibiarkan hidup. Mereka sudah tersesat terlalu jauh di jalan yang salah.
Pemuda itu tidak punya waktu untuk bereaksi dan tanpa daya menyaksikan pedang Xu Feng yang semakin mendekat.
“Ka..Kamu…”
Ciao Yi memegangi lehernya yang sudah bersimbah darah. Matanya melotot begitu tajam, penuh dendam dan amarah. Dia ingin mengatakan sesuatu tetapi tidak ada suara yang keluar dari mulutnya.
Pada akhirnya, pemuda itu perlahan-lahan kehilangan kesadarannya.
Xu Feng menyaksikan proses kematian Ciao Yi dengan acuh tak acuh. Setelah memastikan kematian Ciao Yi, dia segera menghampiri mayat kedua Macan Kumbang dan memotong bagian-bagian yang berguna seperti taring, cakar dan kulit.
Xu Feng tidak mengambil daging karena dia tidak punya tempat untuk menampungnya. Dan juga, itu akan memperlambat gerakan Xu Feng, yang justru bisa membawa bahaya di hutan ini.
“Sayang sekali aku tidak bisa membawa pulang core binatang iblis..”
Xu Feng mendecakkan lidahnya. Perlu diketahui bahwa hanya binatang iblis dewasa yang memiliki core di dalam tubuhnya, sehingga tidak ada harapan bagi Xu Feng untuk membawa pulang core binatang iblis.
Core terletak di samping jantung setiap binatang iblis dan berbentuk bola. Core menyerap energi qi secara alami dari alam dan memperkuat tubuh binatang iblis setiap detik. Ini juga yang menjadi alasan mengapa binatang iblis begitu kuat.
Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Xu Feng segera pergi.
Adapun mayat Ciao Yi, Xu Feng membiarkannya begitu saja. Tidak akan menunggu lama sebelum beberapa binatang iblis mendatangi tempat itu karena mencium bau darah.
__ADS_1
Mayat Ciao Yi tidak akan bertahan hingga besok pagi.