
Mentari pagi yg menyinari Bumi seakan Redup di telan gelapnya hutan. Embun seolah membeku akibat dinginnya Udara Hutan kegelapan. Awan putih berlalu begitu cepat seolah angin engan memberinya waktu untuk berhenti Yan Sin Melangkahkan kaki menjauhi mulut Gua.
"Akhirnya setelah tiga tahun berlalu aku bisa menguasai seluruh ilmu yg ada dalam ingatan Kakek Guru dan berhasil memperkuat tulang dan otot serta Spirit tubuh Naga yg ada dalam ingatan Naga sejati". Yan Sin tersenyum puas merasakan pencapaiannya selama 3 tahun ini.
~>Sungguh anak yg luar biasa selain mempunyai solusi untuk ukuran Kon dia juga memiliki cara untuk mengubahku menjadi bentuk yg berbeda<~ ucap Gadis cantik berambut hijau yg masih berdiri di mulut Gua.
^^wak wak wak...Aku lebih suka ketika ia merubahmu mnjadi ular kecil^^ ucap Kon sedikit takut melihat tatapan Nagin yg kini berubah mnjadi gadis yg cantik. Namun bagi Kon ia tetaplah Sosok Ular yg sangat berbahaya ketika tersulut api kemarahan.
"Sudahlah jangan memulai pertengkaran lagi" Yan mencoba menengahi.
^^Bos kecil Rasanya terlalu banyak perubahan padamu, bukan kah manusia seharusnya baru mulai melajar berbicara di umur 3 tahun, tapi bos kecil malah terlihat seperti anak remaja usia 10 tahun" Kon mencoba memberi tahu Yan sin.
Yan sin memang memiliki wajah tubuh ukuran anak remaja dengan rambut hitam panjang, tubuh yg sedikit berisi namun wajahnya tetaplah seperti anak 3 tahun pada umumnya. Terlihat masih begitu polos, wajahnya lucu seolah dia masih baru lahir kemarin. Tatapan matanya penuh cahaya seolah ia dapat melihat seluruh isi dunia.
"bukan hanya aku yg berubah, apa beberapa bulan ini kalian berdua tidak merasakan perubahan Energi Alam pada hutan ini. Menurutku telah banyak perubahan pada hutan ini Aura monster di sekitaran sini juga mnjadi bertambah kuat". Yan Sin mngerutkan dahi penuh tanya.
~>Tuan Muda tak perlu berfikir berlebihan, hal ini karena pengaruh ilmu Penyerap Qi Alam dan Ilmu Empat Elemen Dasar yang bebarapa hari ini kamu pelajari. Aku dapat merasakannya karena melihat perkembangan Pada Kon serta merasakan peningkatan Spirit intiku<~ Nagin mnjelaskan panjang lebar.
__ADS_1
"Aku tak menyangka kalau seisi hutan ikut mndapatkan Qi Alam yg ku serap". Yan sin mulai berfikir
^^Bos Kecil tak usah Khawatir Radiusnya hanya 1,3 kilometer, Karena Nagin mnyuruhku untuk memeriksanya beberapa hari lalu^^. Kon Merasa bangga karna dapat berguna.
"jadi seperti itu yah..Baiklah Aku ingin melihat perkembanga Dunia persilatan Saat ini, Kon kau ikut bersamaku namun harus mengunakan wujut Elang pada umumnya dan gunakan ilmu pengatur Jiwa yg kuajarkan agar tak ada yg menyadari bahwa kmu adalah Sang Elang Pemangsa" saat Yan Sin memberi arahan matanya melirik pada Nagin, ia tau bahwa sejak dulu ular cantik itu ingin meninggalkan Gua dan hutan ini.
"Nagin aku tau apa yg kau fikirkan tetapi Roh Ularmu masih belum bisa Kmu tekan sempurna. Bersabarlah, jika Kmu Fokus pada Ilmu penekan Roh yg ku ajarkan pasti dalam 2 tahun Kamu bisa menguasai Roh ularmu dengan sempurna". Yan Sin memberi semangat pada Nagin.
" Satu lagi jgn terlalu galak, maka Monster kecil di sekitar sini akan mau bermain denganmu sehingga saat kmu bosan berlatih maka mereka dapat menemanimu bermain". yan sin tersenyum lalu memeluk Nagin.
Nagin membalas pelukan itu namun air matanya tetap menetes.
Hitam urusan kita belum selsai, mengapa engkau bersembunyi begitu lama 2 Jam setelah terbang di udara Roh Misterius muncul atas Kon.
"Siapa kamu mengapa mengangu perjalanan kami" Yan Sin memandang keatas..
Bocah tutup mulutmu aku berbicara pada Naga Hitam yg bersamamu, aku tak meladeni semut kecil sepertimu Roh itu terlihat sangat marah.
__ADS_1
Dasar Naga bodoh, kalau kau ingin berperang denganku maka sebaiknya Bawa serta Ragamu karna 99 kali pertandingan kita, tak sekalipun kamu menang dengan wujut rohmu Roh Naga Hitam Dalam tubuh Yan Sin Tiba-tiba bangkit.
Aku tau hanya Raja Naga yg mampu bersaing denganmu mengunakan Roh, Aku mengunakan Rohku hanya untuk mncarimu Karena keberadaanmu Hilang begitu saja tiga tahun yang lalu Roh itu masih dalam mode amarahnya.
hahaha Kalau ingin merasakan kekalahan lagi maka tunggulah 3 tahun lagi di Festival pertarungan Naga Sejati Roh Naga Hitam meremehkn Roh Misterius yg berada tepat di atas mereka.
Kau masih saja meremehkanku, haruskah kubuktikan kekuatanku dengan mnghancurkan burung bodoh ini Roh misterius itu bertambah marah.
hahaha Ternyata Otakmu memang tak akan berubah, Kau tak sadar Bahwa bocah manusia yg ada di atas burung itu bukanlah semut kecil seperti yg kmu ucapkan tadi Roh Naga Hitam memberi peringatan.
hummmm Sekali Semut tetaplah semut, tak akan pernah bisa berubah menjadi Naga ucap Roh Misterius itu masih dengan Nada marahnya.
Sebaiknya tepati Janjimu tiga tahun lagi atau aku akan menjadikan tempat persembunyianmu menjadi abu Roh misterius itu lalu menghilang.
hei Bocah jika berhadapan dengan Naga Api yg bodoh itu, cobalah untuk tidak membunuhnya. karena sebenarnya dia Adalah naga yang baik. dia hanya terlalu berlebihan mengangapku sebagai rivalnya. Roh Naga Hitam sedikit memohon.
"Tidak masalah, tapi cepatlah Tidur karena Aku belum Bisa mengontrol 3 Roh dalam tubuhku sekaligus". Yan sin memegang kepalanya.
__ADS_1
Beberapa jampun Berlalu.
"Kon mendaratlah di hutan pingiran desa itu" Yan Sin menunjuk ke arah hutan di bawahnya.