
"Karena aku membencinya," jawab Claudia.
Lyra pun tertawa, merasa mendapatkan sekutu yang sepadan. Dia pun mengajak Claudia bersulang umtuk merayakan kesepakatan mereka, "Bersulang untuk kemenangan."
"Bersulang untuk kemenangan," jawab Claudia sembari tertawa senang.
Keesokan harinya seperti biasa, Lea pergi ke toko, melakukan rutinitas pekerjaannya. Hari ini akan ada pameran di sebuah mall. Lea pergi ke sana ditemani oleh pegawai dari bagian marketing.
Mereka tiba ketika acara pameran sudah dimulai. Booth pameran toko Atkinson ramai. Lea pun turun tangan ikut menjelaskan mainan yang berbasis pendidikan. Terutama permainan yang dikhususkan untuk penderita disleksia.
Ketika sedang asyik menjelaskan, salah satu pengunjung yang ada di booth toko mainan Atkinson berkata, "Apakah benar, jika ibumu adalah seorang wanita simpanan?"
Senyuman di wajah Lea menghilang, dia lalu berkata, "Maaf Nyonya, kau bilang apa tadi?"
"Ibumu adalah wanita simpanan?" jawab Nyonya asing itu lagi.
"Apa aku atau ibu-ku mengenalmu?" tanya Lea dengan sopan tapi menekanakan nada sarkas.
"Lihat saja ini," ujarnya seraya menunjukan sebuah artikel yang ada di ponselnya.
Lea sekilas membacanya, dia menggigit bibir bawahnya menahan marah, berpikir siapa yang menyebar berita seperti itu. Beberapa orang yang ada di sana pun bergumam, berbisik-bisik pelan. Lalu menarik anak-anak mereka. Bahkan ada yang berkata, "Kita beli mainan di tempat lain saja, di sini tidak bagus."
Tiba-tiba saja booth pameran mereka menjadi sepi, karena satu orang provokator. Di dalam artikel itu ibunya Lea digambarkan sebagai sosok wanita penggali harta, dan menjadi perusak kehidupan keluarga Atkinson. Artikel itu benar-benar memojokan Lea dan ibunya. Bahkan artikel itu mengatakan jika Lea mengambil Eddie Baker dari Claudia Atkinson.
Karena seharusnya yang bertunangan dengan Eddie Baker adalah Claudia selaku nona pertama di keluarga Atkinson. Tapi malah Lea yang menjadi tunangan dari Tuan Baker.
"Nona, sebaiknya beristirahat saja, biarkan kami yang menjaga di sini," hjar salah satu pegawai marketing yang ikut bersamanya.
Lea menggelengkan kepalanya seraya berkata, "Tidak apa, aku akan menemani kalian di sini," ujarnya.
__ADS_1
Satu jam berlalu, satupun belum ada yang datang lagi. Merasa jika kehadirannya malah membawa sial, maka Lea pun memutuskan kembali ke toko mainan. Sesampainya di toko dia lebih-lebih terkejut karena beberapa kaca jendela toko terihat pecah berkeping-keping.
"Ada apa ini?" tanya Lea kepada penjaga keamanan toko.
"Baru saja dilempari batu oleh kelompok tak dikenal, mereka meniki sepeda," jawab penjaga keamanan itu.
"Oh ya ampun, tapi mengapa mereka melakukan itu?" tanya Lea.
"Kami juga tidak tahu, Nona," jawab penjaga keamaman itu.
"Apa sudah menghubungi polisi?" tanya Lea.
"Sudah, tapi belum ada yang datang," jawab salah satu dari penjaga lagi, yang tadi menghubungi polisi.
"Oh ya ampun, apa saja kerja mereka!" Ujar Lea merutuki.
Berita artikel pun semakin tersebar luas dan viral. Pada saat ini Claudia dan Lyra Hank sedang merasa puas tak terkira.
Seiring berjalannya waktu, ibunya Lea bersikap dingin dan berselingkuh darinya, memakai dana tabungan pernikahan mereka untuk membeli barang dan gaun mewah, hanya demi menggaet pria kaya.
Steven pergi mencari ibunya Lea untuk meminta tabungan yang dia pegang, uang hasil kerja steven selama ini Namun, ibunya Lea malah mengirim orang untuk memukul Steven sampai babak belur.
rumor pun menyatakan ibunya Lea menghabiskan banyak uang demi menutupi kasusnya. Steven juga mengatakan, jika ibunya Lea itu juga terjerat beberapa skandal lain. Dia diduga berselingkuh dengan dua aktor muda, padahal sedang menjalin hubungan dengan Tuan Muda Atkinson.
.
Setelah skandal artikel itu, banyak netizen mencela keberadaan Lea Atkinson, mengata-ngatai jika kehadiran lea hanya mencoreng nama baik keluarga Atkinson.
Pada saat ini Claudia pun memprovokasi keluarga yang lain. Untuk mengeluarkan Lea dari keluarga Atkinson. Claudia tidak suka dengan Lea karena banyak orang mencintai Lea dibanding dirinya, terutama Nenek Atkinson.
__ADS_1
Padahal benci itu ibarat racun yang kita minum sendiri, tapi malah berharap orang lain yang mati.
Lea berusaha tetap tenang, lalu dia menulis sebuah kata-kata di akun media sosialnya, "Aku berterima kasih pada mereka yang menyakitku, membenciku, dan meninggalkanmu. Tanpa mereka, aku takkan sekuat hari ini."
"Orang yang membenci kita adalah pembantu yang paling ikhlas karena sudah terlalu banyak mengurus hidup orang lain."
"Biarkan orang-orang menghakimi hidupmu dan kamu harus tetap menjalani hari-harimu dengan jauh lebih baik karena mereka hanya akan membuang waktu."
Baru beberapa menit postingan Lea dia media sosialnya, komentar yang memojokan pun berdatangan, "Sekali sampah, tetaplah sampah."
"Ibu dan anak setali tiga uang, memiliki perangai yang sama, pengeruk harta orang."
Meski begitu komentar yang mendukung Lea pun banyak berdatangn, "Jauhkan dirimu dari orang-orang yang mencaci-maki dan meremehkan ambisimu."
"Siapapun yang mencoba menjatuhkanmu, tenanglah karena mereka sudah ada dibawahmu."
"Orang-orang yang tak suka padamu akan tetap tidak suka dan membencimu, jadi jangan pernah pedulikan mereka."
"Meskipun menyebalkan, tetap hargai orang-orang yang membencimu karena hanya merekalah yang berpikir bahwa dirimu lebih baik dari mereka."
"Ingatlah bahwa orang-orang yang membencimu bisa jadi adalah penggemarmu juga."
"Terkadang kamu perlu untuk membiarkan orang lain membencimu supaya mereka merasakan sedikit kebahagiaan."
Lea tersenyum membaca dukungan yang datang kepadanya, wajah muramnya telah berganti dengan senyuman indah. Sementara itu, di Penthouse para asisten Elliot sedang memantau bagaimana perkembangan berita terviral hari ini. Mereka sedang menunggu aba-aba dari bos mereka.
Elliot tidak ingin langsumg turun tangan, karena ingin melihat lagi ketangguhan Lea menghadapi semuanya itu dengan kekuatan sendiri terlebih dulu. Kelak Lea akan menjadi Nyonya Ford, karena itu dia harus menjadi wanita tangguh.
Elliot membaca satu persatu komentar netizen, dia pun tersenyum puas karena melihat lebih banyak yany mendukung Lea ketimbang yang membenci. Merasa puas membaca dia pun berkata, "Hapus semua berita tentangnya!"
__ADS_1
Mendengar bos besar sudah berkata, mereka pun dengan gerak cepat langsung saja menghapus semua berita itu tanpa jejak. Sementara Will langsung bergerak mencari Steven.
Tinta harus dibalas dengan tinta, tapi tentu saja harus menorehkan kebenaran. Karena itu dia harus mencari bara sumber yang mengatakan kebohongan untuk mendapatkan informasi kebenerannya. Tidak memakan waktu lebih dari satu jam, orang-orang Elliot berhasil menekan berita itu.