PENGAWAL RASA TUAN MUDA

PENGAWAL RASA TUAN MUDA
HUNGGARIA


__ADS_3

Eliot tidak ingin membuang waktu lebih banyak lagi. Begitu sampai di Inggris dia segera mengatur pertemuan dengan Professor Ning yu. Lelah di badan tidak dirasa, karena Will baru saja melaporkan jika saudara tiri tuannya itu semakin banyak mendapatkan dukungan, kali ini beberapa orang yang ada di parlemen pemerintahan datang dan menyatakan dukungan penuh untuk bisnis Keluarga Foster.


Elliot membuka ponselnya, melihat dan mempelajari petunjuk tempat Professor Ningyu dari Nyonya Mo. Dengan perlahan Elliot mengendarai mobilnya, tidak ingin melewatkan petunjuk yang ditulis dalam bentuk kiasan.


Keselamatan professor Ning Yu sangatlah penting karena itu, Megan Mo juga sangat berhati-hati ketika memberi tahu lokasi itu. Dia hanya memberi tahu Elliot bagaimana cara membaca peta itu.


Elliot menghentikan laju mobilnya ketika dia melihat tanda spesifik, sebuah pintu gerbang kayu, dengan ada simbol besi yang berbentu sebuah cincin berbentuk mahkota. Elliot melihat simbol yang sama yang Megan berikan. Barulah dia berani menyambangi kediaman yang nampak tertutup itu.


Pintu terbuka, Elliot langsung menyebutkan tiga nama, “Mo, Lin dan Long!”


Penjaga pintu pun mengangguk, lalu mempersilakan masuk. Ini adalah tamu yang sedang ditunggu oleh Tuannya. Elliot menunggu di ruang tamu yang berkonsep duduk di lantai dengan beralaskan bantal kecil.


Professor Ning Yu masuk ke ruang tamu dan menyapa dengan sopan berwibawa. Hati Elliot langsung saja tenang melihat wajah teduh pria tua itu sekaligus bertanya, mengapa pria yang bersahaja ini harus bersembunyi, dia berpikir dari rupa Tuan Ning Yu seharusnya tidak memiliki musuh yang membencinya.


“Katakan kepadaku, apa yang membawamu jauh-jauh datang kemari untuk menemui pria yang sudah setua aku ini?”


“Ini, aku datang karena ini. Berharap kau bisa membantuku dengan ini!”


Elliot memberikan segala petunjuk yang berhasil dia dapatkan. Professor Ning Yu, berdiri lalu mengeluarkan sebuah sarung tangan dan memakainya. Sebagai sejarahwan dia terbiasa melakukan semua barang temuan yang dia pegang secara special.


Setelah memakai sarung tangan, dia pun mulai memegang barang bukti petunjuk itu seraya berkata, “Banyak sejarah yang dimanipulasi semata demi kepentingan dan keuntungan pihak yang berkuasa. Untuk itu, banyak kejadian di masa lalu yang dibelokkan atau malah disembunyikan rapat-rapat.”


Elliot mendengarkan dengan seksama, Tuan Ning Yu berkata, “Berdasarkan tingkat kesulitan untuk mendapatkan kode sandinya, maka aku yakin jika ini adalah rahasia masa lalu yang dibelokan dan harus disembunyikan rapat-rapat!”


Mendengar hal itu, Elliot semakin penasaran dengan hal apa yang akan dia dengar selanjutnya. Professor Ning Yu membacanya dengan seksama “DOUOSVAVVM.”


Professor Ning Yu mengernyitkan alisnya sambil membenarkan kacamatannya. Dia berdehem seraya berkata, “Beri aku sedikit waktu, aku akan mengecek ini sebentar di ruang kerjaku!”


“Ya silakan, aku akan menunggu dengan sabar di sini!” jawab Elliot.

__ADS_1


Eliiot menunggu dengan sabar, sementara Tuan Ningyu sangat fokus memecahkan petunjuk kedua. Mendengar dari Megan jika Professor Ningyu adalah orang yang berjasa besar untuk Andrew Lin di dalam mengambil kembali tahta kerajaan yang telah dirampas semenjak dari Andrew Lin lahir.


Elliot melihat secerca harapan telah membentang di jalannya. Melihat betapa sulitnya penelusruan ini, maka Elliot setuju dengan pemikiran Tuan Ning Yu, jika rahasia yang disembunyikan Abe Foster benar-benar fakta penting yang bisa menggegerkan.


Elliot menunggu sampai tertidur, Pada saat ini Tuan Ning Yu masuk kembali ke ruang tamu. Dia pun tersenyum lalu membangunkan dengan sopan, “Tuann Foster,” panggilnya.


Elliot langsung saja bangun, “Ah iya,” jawabnya.


“Jadi Bagaiman, apa petunjuknya sudah bisa ditemukan?” tanya Elliot.


Tuan Ningyu tersenyum lalu berkata, “Petunjuk ketiga ada dipetunjuk nomor satu.”


“Apa?” tanya Elliot dengan sedikit tidak percaya.


“Tempat rahasia itu disimpan ada dipetunjuk nomor satu, apa kau membawanya?” tanya professor Ningyu.


“Iya aku membawanya,” ujar Elliot seraya memberikan batu yang berisi tulisan petroglif.


“Apa?” tanya Elliot penasaran.


“Perhatikan! Ini adalah sebuah garis linier, ini adalah garis waktu peta jalan!”


“Peta jalan ke sebuah tempat?” tanya Elliot lagi.


Elliot memperhatikan itu lagi, garis linier itu berujung di balik batu, “Apakah ini adalah sebuah pulau?” tanya Elliot seraya menunjuk ke sebuah cekungan yang spesifik seperti sebuah tanda yang di sengaja.


“Iya, carilah sebuah tempat yang serupa dengan apa yang terukir dibalik batu itu. Tidak perlu 100% mirip. Karena dengan adanya pergeseran tanah dan yang lainnya, sudah pasti tempat itu akan mengalami perubahan banyak dalam kurun waktu silam yang lalu,” jelas Tuan Ningyu seperti seorang dosen yang sedang memberikan bimbingan tesis kepada siswannya.


Elliot menganguk lalu berkata, “Baik aku mengerti!”

__ADS_1


Sebelum pamit Elliot berkata, “Tuan jika ada yang bisa aku bantu, maka dengan senang hati aku akan membantumu!”


“Terima kasih, tapi aku rasa ‘Rajaku’ akan mengurusku dengan baik.


Elliot pun tersenyum mengangguk, lalu berpamitan pergi. Dalam hati dia benar-benar memuji keahlian Tuan Ningyu. Tanpa peralatan canggih dia bisa menterjemahkan semuanya.


Pantas saja jika ada beberapa pihak tidak menyukai keberadaan Tuan Ningyu yang bisa dengan mudah menyibak sejarah. Bisa jadi mereka merasa terancam dengan keberadaan Tuan Ningyu, dan berniat untuk menyingkirkannya.


Di dalam Mobil, Elliot mengambil ponselnya dan menghubungi Arcada kembali, “Hei, aku baru saja mengirimkan email kepadamu, bisakah kau mengeceknya untukku, sekiranya simbol ukiran itu pada saat ini ada di mana?” tanyanya kepada Lin He.


“Sedang aku kerjakan!” jawab Lin He yang kebetulan langsung melihat email berisi foto yang Elliot kirimkan.


“Terima kasih!” ujar Elliot lagi.


“Hunggaria … ini adalah Hunggaria,” jawab Lin He.


“Wah hebat, kau cepat sekali bisa menebaknya!” puji Elliot.


“Jika aku tidak cepat di dalam bekerja, Maka Nyonya Mo akan memecatku. Membuat Klien tidak puas sama saja mencari mati!” jawab Lin He sembari sedikit tertawa.


Elliot pun langsung menghubungi Tuan Ning Yu lagi dan mengatakan informasi yang baru saja dia dapat. Tuan Ning Yu pun tersenyum lalu berkata lagi memberikan analisanya mengenai keberadaan tempat rahasia itu dipendam.


“Di Tenggara Norwegia terdapat dua situs erkeologi yang menarik dan indah, itu adalah sebuah monument yang terdiri dari beberapa lingkaran batu dan situs pemakaman.”


“Pergilah kesana, maka kau pasti akan mendapatkan semua jawaban dari semua yang kau cari!” ujar Professor Ning Yu lagi.


“Pasti, sudah pasti aku akan sangat berhati-hati. Aku harap professor juga seperti itu!” ujar Elliot dengan nada yang bersimpati, merasa sudah setua itu tapi masih diincar oleh marabahaya.


Dalam hati Elliot semakin bersemangat, jika Tuan Ning Yu bisa setenang itu menghadapi orang-orang yang menginginkan nyawanya, maka dia yang masih muda harusnya lebih berani maju tak gentar.

__ADS_1


Di Stockholm, Lea Atkinson dipaksa untuk melakukan sesi foto prewedding dengan Abe Foster, merasa tidak rela maka gadis itu merencanakan pelarian dirinya.


__ADS_2