
Cleo sudah sampai di rumah, begitu juga Will yang telah tiba di apartemennya, baru saja masuk ponselnya berdering, “Aku akan memeriksa e-mailku,” jawab Will.
Will mengganti sepatunya dengan sandal rumah, lalu duduk di meja kerjanya dan mulai membuka email. Itu adalah berkas laporan tentang Cleo dan sakitnya selama ini. Ketika membacanya dia sedikit tercengang karena Cleo sudah banyak berkeliling dunia untuk mendapatkan pengobatan terbaik. Tapi, beberapa tahun belakangan ini gadis itu lebih banyak menetap di Stockholm.
“Eum … Farmasi Long, apakan ini Darren Long yang itu,” pikir Will.
Jika Will sedang mempelajari kisah hidup Cleo, maka Elliot sedang mempelajari berkas lini bisnis Hank Grup dan Foster Grup. Membaca sesaat dia langsung mengirimkan email resmi kepada beberapa petinggi Lembaga keuangan lain, baik swasta ataupun muilik pemerintah.
Untuk Swasta, Elliot langsung menggunakan cara satu kali aksi, memberikan peringatan agar memutus Kerjasama dengan Hank Grup. Sementara untuk pemerintahan, Pegasus akan tampil dengan menjadi satu-satunya investor terkuat yang menyingkirkan Hank Grup dari bidak investor beberapa proyek-proyek, sehingga mereka akan kehilangan keuntungan yang besar.
Untuk Foster Grup, penjeratan pemberian hutang dalam skala besar pun segera di jalankan, Pegasus akan memberikan nilai pinjaman yang sama sekali tidak akan pernah bisa di bayar oleh Foster Grup ketika Pegasus membangkrutkan mereka nanti, sehingga dengan begini Pegasus akan lebih mudah melahap Foster Grup untuk masuk ke dalam perutnya.
Keesokan harinya, berita tentang Lea dan ibunya sudah hilang tidak berbekas, satu pun media tidak ada yang memuat berita tentang itu. Pagi ini, Lea berangkat lebih pagi, dia ingin pergi ke pameran lagi. Baru saja membuka pintu, setangkai bunga mawar telah muncul di hadapannya.
“Oh astaga … Elliot,” ujar Lea sembari mengambil satu tangkai bunga mawar tersebut.
“Untuk gadis tercantikku,” ujar Elliot.
Lea langsung mendorong tubuh Elliot dan menutup pintu rumahnya, dia terdiam sesaat berpikir jika saat ini Tuan Foster ini tidak memiliki pekerjaan karena baru saja di depak dari kartu keluarga. Lea menggandeng tangan kekasihnya itu lalu berkata, “Apa mau menemani ku bekerja, mengingat sekarang kau memiliki banyak waktu luang,” ajak Lea kepada Elliot sembari sedikit tertawa.
__ADS_1
Mendengar perkataan Lea yang polos, Elliot pun tersenyum lalu mengangguk, “Ini kau yang menyetir ya,” ujar Lea seraya memberikan kunci mobilnya.
Elliot mengirimkan pesan kepada Will, “Pekerjaan hari ini kau yang urus,” isi pesan yang singkat, padat dan jelas.
Will yang memang sedang bersibuk melakukan persiapan pencaplokan dua grup besar, hanya sedikit menyeringai saja ketika membaca pesan tersebut. Lalu mulai bersibuk kembali. Pada saat ini Lea dan Elliot sampai di tempat pameran Atkinson.
Begitu sampai di both pameran mereka, Lea langsung saja mengambil dua apron, memakainya lalu memakaikan yang satu lagi kepada Elliot, melihat gadis kecilnya berjinjit, Elliot sedikit menundukan kepalanya, agar Lea bisa memakaikan apron.
Lea memandang Elliot, lalu mengambil salah satu kaca mata hitam yang sedang di pakai oleh salah satu pegawainya seraya berkata, “Aku beli ini ya.”
Lea memakaikannya pada Elliot, “Jangan di lepas!”
Elliot hanya patuh ketika Lea memakaikan kaca mata hitam pekat bermodelkan bentuk bintang, “Nah, begini baru ok,” ujar Lea.
Kehadiran Elliot seperti seorang dewa keberuntungan yang datang menyapa, biasanya dalam waktu sehari hanya berhasil menjual setengah dari total mainan yang dikeluarkan di hari ini. Tapi, hari ini nampak berbeda, baru setengah hari tapi stock sudah mulai menipis. Sehingga bagian gudang Atkinson harus datang membawakan jenis mainan-mainan yang menjadi penjualan terbaik mereka.
Both pun di tutup dengan pencatatan penjualan terbaik di hari ini, “Kalian pasti sangat lelah, karena hari ini pengunjung sangat banyak menyapa kita, juga membeli. Karena itu hari ini kita rayakan pergi ke Bar and Resto. Aku yang traktir,” ujar Lea sembari mengedipkan matanya.
Mendengar bos kecil akan mentraktir mereka, tentu saja dengan senang hati mereka menyambut ajakan itu. Elliot melajukan mobilnya kembali, Lea duduk di samping sembari melihat-lihat berita di media, wajahnya pun tersenyum ketika melihat rumor tentang dia dan ibunya benar-benar menghilang bagai di telam bumi, tidak ada jejak yang tertinggal meski hanya secuil saja.
__ADS_1
“Sedang melihat apa?” tanya Elliot sembari menglurukan satu tangannya untuk mengusap-usap puncak kepala Lea.
“Tidak ada,” jawab Lea sembari mengumbar senyum bahagia kepada Elliot.
Melihat wajah Elliot yang begitu tampan namun, sedikit di sapu kelelahan maka Lea berkata lagi dengan polosnya, “Apa mau aku pijit?”
Mendengar Tawaran polos dari Lea seketika saja kemdui yang sedang dikendalikan Elliot mengalami sedikit oleng, “kau bilang apa tadi?” ujar Elliot seraya menghentikan mobilnya.
“K-kau tampak lelah … jadi aku pikir di pijit sepertinya akan baik untukmu,” jawab Lea dengan sedikit terbata.
“Eum … tidak, itu akan sangat berbahaya,” jawab Elliot lalu melajukan mobilnya kembali. Tapi,kali ini dalam diam.
Mendengar jawaban Elliot, maka Lea tidak berani banyak bicara lagi, dan hanya diam sepanjang perjalanan menuju Bar & Resto. Mereka semua pun sampai di tempat tujuan. Lea masih merasa canggung dengan Elliot karena hal soal memijat tadi.
Lea masuk lebih dulu bersama karyawan wanita, sementara para lelaki mengikuti dari belakang. Pada saat ini ponsel Elliot menerima pesan masuk, itu adalah sebuah tautan Link berita. Dia membukanya lalu tersenyum samar. Selesai membaca dia memasukan ponselnya ke saku dengan elegan.
Pegasus sudah mulai melakukan tendangan mautnya, beberapa media besar tengah memainkan perannya di dalam ikut menjatuhkan dua grup besar yang saat ini menjadi musuh besar dari Pegasus. Meniupkan rumor tak sedap adalah langkah awal menjatuhkan dan mencoreng nama baik lawan. Karena itu Pegasus memulainya dari sini, selanjutnya Pegasus akan mengeluarkan bukti-bukti yang mengarahkan jika rumor yang kemarin mereka tiupkan adalah benar dan akan menambah intensitas derajat panas dari rumor yang telah mereka buat.
Pegasus berhasil membujuk sebagian besar nasabah Hank Grup untuk menarik dana mereka. Di prediksi dalam sepekan ke depan Hank Grup akan mengalami kesulitan besar.
__ADS_1
Pegasus ingin agar Hank Grup mengalami krisis modal dan bangkrut dalam 48 jam terakhir. Dan juga Pegasus ingin menggagalkan Hank Grup mendapatkan suntikan modal dari nasabah, investor. Lembaga Keuangan yang berdiri sejak lama itu tersebut akan sangat membutuhkan suntikan modal karena banyaknya klien nasabah mereka yang menarik simpanan.
Namun, tentu saja Pegasus akan membuyarkan rencana ini, dan tetap menghebuskan rumor tak sedap sehingga membuat pasar investasi khawatir melihat kondisi keuangan Hank Grup.