PENGAWAL RASA TUAN MUDA

PENGAWAL RASA TUAN MUDA
BARANG TIDAK BERGUNA


__ADS_3

Jika Elliot masih terpulas, maka Lea sudah tidak bisa tidur nyenyak lagi. Claudia dan Lyra membayar beberapa netizen untuk membesar-besarkan, masalah ini. Lea merasa terpuruk, Kehilangan kepercayaan Neneknya, dibuli oleh hampir setengah penduduk kota. Mereka mengatai Lea hanyalah seorang wanita penggali emas, wanita matrialistis. Lalu membuat rumor skandal yang tidak enak didengar telinga.


Saat ini, Lea sedang berada di rumah sakit, menemani Cleo yang sudah mulai siuman. Pintu ruang rawat inap telah terbuka, dia melihat itu adalah Will yang baru saja tiba. Lea mengernyitkan alisnya, “Kenapa matamu?”


Lingkar hitam di bawah mata Will terlihat sangat jelas, “Apa kau tidak tidur?”


Will hanya bisa tertawa, Setelah berita yang menyudutkan Lea, tentu saja Dia langsung mengerahkan Pegasus untuk mengahapus berita-berita miring itu satu persatu. Di tambah lagi keadaan kondisi Cleo yang tidak bagus di hari kemarin.


“Apa dia masih belum bangun?” tanya Will sambil berjalan dekat ke arah ranjang Cleo.


“Sudah, tapi tertidur lagi,” jawab Lea.


Selain menangani kasus pembulian Cyber kepada Lea. Will juga sedang menyelidiki sebenarny apa yang terjadi pada hari Cleo mengalami Celaka. Will memahami jika gadis itu tidak memiliki keberanian untuk mengebut sekencang itu.


Merasa tidak dihubungi oleh Elliot, Lea pun langsung bertanya, “Apa kabar dengan Tuan Foster, eum… apakah dia sudah mengetahui tentang skandal ku?”


Will menoleh kepada Lea dan berkata, “Apa pun skandal itu, Tuan tetap akan percaya kepadamu, jadi tidak perlu banyak khwatir.”


Lea sedikit lega mendengar perkataan Will, tapi belum sepenuhnya tenang jika bukan Will yang mengatakan langsung kepadanya.


“Nona, ini kartu akses dari Tuan,” ujar Will.


“Apa ini?” tanya Lea dengan sedikit bingung.


“Tuan bilang tinggalah di sana, jika tidak ada tempat untuk bernaung,” jawab Will.


Sebelum pergi, menimbang keadaan Lea sebelum bertemu dengannya seperti apa, jadi dia sudah lebih dulu menyiapkan ini semua. Jika gadisnya tidak ada tempat yang dituju, maka Elliot menjadikan dirinya sebagai satu-satunya tempat untuk kembali bagi Lea.

__ADS_1


Kedua mata Lea berbinar, hampir menangis karena terharu. Rasa yang tadi terasa begitu jauh, tiba-tiba terasa dekat kembali. Dia pun tersenyum dan berkata “Terima kasih.” Lalu berkata lagi, “Kapan dia akan kembali?”


Wil juga tidak tahu pasti tentang hal ini, Namun demi ketenangan hati calon Nyonya Foster ini, dia pun berkata, “Secepatnya.”


Lea menoleh kepada Cleo, dalam hati berharap agar Elliot segera kembali dan Cleo kembali sehat seperti sebelumnya.


Di Hutan, Elliiot perlahan membuka matanya. Dia melihat kilatan sinar matahari menyapa pelupuk matanya. Dia pun segera duduk terbangun sembari membangunkan Zuma dan asistennya. Kedua orang itu pun tersadar.


“Apa kita sudah keluar dari tempat itu,” ujar asisten Elliot.


Tuan Foster memperhatikan keadaan sekelilingnya, yang dia lihat hanyalah pohon-pohon rindang sejauh mata memandang, “Ya kita sudah keluar dari tempat terkutuk itu.”


“Tugasku sudah selesai,” ujar Zuma sedikit limbung karena hatinya pada saat ini sedan merasa senang, tapi dia tidak tahu senang karena apa.


Zuma pun segera menyeret langkahnya, pergi dari hutan sana. Diikuti oleh langkah Elliot dan asistennya. Begitu keluar dari hutan, Elliot mengambil ponselnya lalu melihat tulisan yang telah dia salin tadi di notepad ponselnya.


“Bersiaplah kita akan pergi ke Inggris!” ujar Elliot kepada asistennya.


Pada saat ini sebuah pesan masuk ke ponsel Will, “Aku akan pergi ke Inggris, siapkan segala sesuatu untukku selama di sana!”


Will pun berpikir jika Antara Lea dan Bos besarnya itu memiliki kemampuan telepati, baru saja ditanyakan sudah langsung memberi kabar. Will pun melihat ke arah Lea seraya berkata, “Tuan akan pergi beberapa hari ke Inggris.”


“Oh ya, Inggris,” ulang kata Lea.


Will meminta agar Lea pulang untuk beristirahat di rumah yang telah Elliot siapkan. Sementara itu, Elliot beristirahat sebentar di Villa mereka, sebelum pergi berkunjung ke Inggris. Meski tidak tahu apa yang akan dicari di sana, Namun, hatinya sudah begitu kuat untuk pergi ke sana.


Jika Will akan sibuk terbang ke Inggris, maka Abe Foster tengah sibuk mempersiapkan pesta pernikahannya bersama dengan Lea. Berita ini pun sudah tersebar luas. Pada saat ini Tuan Hank memanggil Lyra.

__ADS_1


Baru saja tiba, Lyra sudah disambut oleh wajah masam dari Tuan Hank, “Ada apa Pa?”


“Ini ambilah, jangan pernah tunjukan wajahmu lagi di keluarga Hank atau di depanku!” ujar Tuan hank.


“Apa maksudnya?” tanya Lyra sedikit bingung.


“Mulai saat ini kau dan aku sudah tidak terkait satu sama lain,” jelas Tuan Hank.


“Kau ingin membuangku!” tanya Lyra dengan Nada marah.


“Aku tidak pernah menyimpan barang tidak berguna!” jawab sarkas Tuan Hank.


“Tidak Berguna,” ujar Lyra sembari mengepalkan tangannya kuat-kuat.


Lyra tidak berhasil menarik perhatian tuan Muda Foster, baik itu Elliot atau pun Abe. Maka Tuan Hank beranggapan untuk apa memiliki putri bodoh seperti Lyra, tidak berguna. Dan, mungkin saja Lyra bukan putri kandungnya. Jadi Tuan Hank berpikir dari pada memelihara,l beban hidup lebih baik membuangnya.


Tuan Hank berkata lagi, “Seharusnya uang itu cukup untuk hidup dan masa depanmu, kali ini jangan bodoh! Gunakan betul-betul uang itu. Karena, aku tidak akan memberikannya lagi."


Hati Lyra seperti tertiban batu yang besar, lalu dia melihat goresan angka di cek itu. Dia pun tersenyum sarkas, berpikir jika jutaan dollar ini memang akan cukup menopang kehidupannya.


“Baik, aku terima uang ini, Mulai saat ini kita bukan lagi Ayah dan Anak,” imbuhnya seraya pergi meninggalkan tuan Hank.


Lyra berencana pergi tanpa membawa ibunya, pikirannya sama seperti Tuan Hank, dia juga tidak akan menyimpan barang yang sudah tidak berguna lagi. Tidak ingin ibunya menjadi beban, dia lebih memilih untuk membuang ibunya dan menikmati kekayaan yang hanya menjadi miliknya sendiri, yang pasti dia tidak ingin hidup sengsara.


Keesokan harinya Elliot sudah menjejakan kakinya di Inggris, lagi-Lagi Megan Mo membantunya. Elliot memberikan kabar berita jika dia akan pergi ke Inggris untuk memecahkan kode kedua agar bisa mendapatkan kode ketiga. Ini artinya mereka sedikit lebih dekat lagi menuju ke pemecahan teka-teki rahasia ini.


Di Ingris Elliot akan menemui seseorang yang menurut Megan akan bisa membaca kode kedua, seorang sejarahwan yang hebat, yang dapat di percaya. Professor Ning Yu namanya. Hanya saja mereka akan bertemu diam-diam. Karena, pada saat ini nyawa professor Ning Yu sedang terancam karena sedang ada persoalan perebutan tahta kerajaan.

__ADS_1


__ADS_2