
“Cheer Ratorty,” Ujar salah satu konsultan Elliot dengan suara lantang.
“Bukankah dia salah satu anggota dari keluarga terkaya dan paling berpengaruh di Hungaria?” tanya Elliot.
“Iya, keluarganya memiliki pengaruh kuat Polandia, dan Transylvania. Cheer adalah wanita yang sangat berpendidikan. Ia mampu membaca dan menulis dalam bahasa Hungaria, Yunani, Jerman, dan Latin,” jelas konsultan hukum itu lagi.
Dia setiap satu berkas, terdapat satu Flash Disk. Tim dari Arcada langsung memutar video yang ada di Flash disk itu. Di dalam video itu terlihat jika Cheer memang memiliki kecantikan sejak lahir, Cheer tumbuh menjadi wanita yang angkuh dan sibuk dengan kecantikannya sendiri--terutama kemulusan kulitnya. Di video itu juga diperlihatkan bahwa Cher memiliki sifat pemarah yang meledak-ledak dan sifat sadis murni.
Suatu Ketika Cheer sedang merasa marah, lalu dia menvideokan kemarahannya. Dia menampar seorang pelayan yang berbuat salah dan tamparan itu menyebabkan hidung pelayan mengeluarkan darah yang terciprat ke tangan Cheer. Bukannya jijk dia malah tertawa senang, mengira melihat kulit tangannya yang terkena cipratan darah seperti meregenerasi kembali kulitnya menjadi awet muda.
Atas kesimpulan itu, Cheer membunuh pelayan itu lalu mandi darahnya selagi hangat. Cara itu kemudian menjadi ritual yang dilakukan Cheer secara berkala. DIa membunuh Puluhan gadis belia dan menggunakan darah mereka tidak hanya untuk mandi, tapi juga untuk diminum. Karena kekejamannya itu, Cheer layak dijuluki sebagai Bangsawan Berdarah.
__ADS_1
Semua yang menonton di sana merasa mual, “Matikan itu!” perintah Elliot yang sama merasa mualnya.
“Apakah wanita itu manusia? Tapi, megapa kelakuannya seperi iblis!” ujar salah satu tim Arcada.
“Wanita itu benar-benar sudah hilang akal!”imbuh Konsultan Elliot.
“Vladimir!” sebut baca salah satu konsultan Elliot lagi.
“Di berkas ini dikatakan jika pria itu memiliki spesialisasi dalam membunuh dengan menusukkan tiang sula dari satu sisi tubuh menembus ke sisi yang lain. Setelah itu membiarkan para musuhnya mati perlahan-lahan secara menyakitkan dan mengerikan,” ujar si konsultannya melanjutkan membaca isi berkas itu.
“Sejarah kelam, yang pasti mati-matian akan mereka tutupi, pantas saja sumber pendanaan untuk Abe Foster seperti terlihat tidak ada habisnya. Abe telah memeras mereka selama ini, demi mengamankan rahasia kelam keluarga terpandang itu!” pikir Elliot.
__ADS_1
“ Aku pernah mendengar rumor jika praktik semacam ini dimaksudkan untuk mempertahankan garis keturunan dinasti yang murni dan untuk menjaga agar kekuasaan, kekayaan, tetap berada dalam genggaman keluarga mereka!” cerita salah satu Konsultan Elliot tentang keluarga Vladimir.
“Mereka terlalu keji!” ujar sarkas Elliot.
“Cayne Boltimore,” ujar Elliot yang kali ini membacakan berkas dari rahasia keluarga Boltimore.
“Keluarga mereka dulu memiliki rumah prostitusi di dekat Istana Versailles. Keturunan dari Bangsawan Culas dari Belgia yang berambisi memperluas wilayah kekuasaan bisnis, berambisi menjadi seperti imperial-imperial besar.”
“Bahkan beberapa diantara keluarga nenek moyang Boltimore ada yang mengomandoi penjajahan dan pembantaian serta eksploitasi brutal, yang nyaris merupakan pemusnahan dengan sengaja dari satu kaum suku negara miskin demi mengeruk hasil buminya. Dan itu masih dilakukan sampai pada saat ini, menguasai beberapa tambang emas, tembaga dan uraniumnya,” tambah kata dari salah satu konsultannya lagi.
Tim Arcada sudah memutar tiap-tiap Flash Dsik, mereka pun berkata, “Lalu apa yang akan Tuan lakukan?”
__ADS_1
“Tentu saja, saatnya menyalakan api,” jawab Elliot sambil sedikit menyeringai.