Penguasa Dewa Semesta

Penguasa Dewa Semesta
Ch. 21 - Zhang Hao


__ADS_3

“Jendral Liong ... siapa orang ini?” Tang Lian bertanya.


Xiang Yong yang mendengar itu kemudian memperkenalkan diri dengan segera, “Putri Tang Lian tidak pernah bertemu pria tua ini sebelumnya, jadi wajar saja putri tidak mengenalku ... saya adalah Xiang Yong, patriak dari Sekte Pedang Kilat.”


Jendral Liong terlihat sedikit malu karena lupa mengenalkan orang-orang penting di sekte pada Tang Lian, namun Xiang Yong yang melihat itu hanya membiarkannya saja.


Setelah berkenalan Xiang Yong menanyakan tujuan Tang Lian juga Jendral Liong mengunjungi sektenya, dan Jendral Liong pun menceritakan maksud mereka berkunjung kemari.


“Jadi seperti itu ... tetapi maafkan aku....”


Jendral Liong yang mendengar permintaan maaf Xiang Yong mulai sedikit kecewa karena kedatangannya sia-sia juga khawatir karena tidak ada sekte yang mengulurkan tangan untuk membantu melawan aliran hitam yang mulai mengacau.


Namun Xiang Yong meneruskan kata-katanya, “Besok kami akan mengadakan ujian penerimaan murid baru sekte, jadi selama dua atau tiga hari kedepan kami tidak akan melaksanakan misi apapun, bila kalian bisa menunggu sampai saat itu tiba maka kami bersedia membantu.”


Jendral Liong yang mendengar itu tentu menjadi bahagia mendengarnya kemudian memberitahukan bahwa bantuan mereka masih bisa ditunggu selama seminggu karena kawasan kota di pinggiran kekaisaran masih dapat di jaga dengan baik.


Xiang Yong pun berniat mengajak Jendral Liong untuk membahasnya lebih jauh.


“Karena kalian pasti akan menginap disini, aku ingin menawarkan sebuah kediaman kosong untuk kalian menginap, apakah kalian mau?” Xiang Yong bertanya.


Zhang Wu yang mendengar itu menjadi sedikit gelisah karena dia sudah berusaha membuat Tang Lian juga Jendral Liong untuk menginap di kediamannya.


“Patriak tidak perlu menyediakan kediaman yang kosong itu untuk putri juga jendral, saya sudah menawarkan mereka untuk menginap di kediamanku.”


Jendral Liong yang mendengar itu menjadi sedikit heran karena belum menyetujui untuk menginap di kediaman Zhang Wu.


“Apakah kalian akan menginap di kediaman tetua Zhang?” Xiang Yong bertanya.

__ADS_1


“Kami tidak akan menginap disana patriak Xiang, lebih baik kami menginap di kediaman kosong yang patriak tawarkan ... karena tidak enak rasanya merepotkan tetua Zhang hanya karena menginap.”


Zhang Wu merapatkan giginya karena merasa Xiang Yong sudah mengacaukan rencananya untuk mendapatkan perhatian bagus dari Tang Lian.


Karena setuju untuk menginap di kediaman yang kosong, Xiang Yong menuntun mereka berdua kesana dan diikuti oleh Zhang Wu yang juga melanjutkan cerita kehebatan sekte juga cucunya.


Tentu Xiang Yong yang melihat kelakuan Zhang Wu yang mencoba menjilat menjadi sedikit geram juga malu, karena kelakuannya mungkin akan membuat orang lain memandang sekte mereka sebelah mata.


Zhang Wu sendiri melakukan itu untuk menaikkan posisinya di keluarga Zhang, dia tidak memiliki posisi yang bagus karena banyak anggota keluarga yang memandang dia tidak berguna juga haus akan jabatan.


Dan setelah melihat kedatangan Tang Lian juga Jendral Liong, mungkin ini adalah sebuah kesempatan untuknya menaikkan posisinya di keluarga dengan cara membuat orang dari kekaisaran tertarik dengan cucunya.


Biasanya dalam sebuah keluarga seseorang bisa menaikkan posisinya dengan memiliki seorang anak atau cucu berbakat yang memiliki prestasi tinggi dan membuat derajat keluarga mereka diantara keluarga yang lain semakin tinggi.


Di sepanjang jalan menuju kediaman yang dimaksud terjadi sedikit kehebohan yang dilakukan oleh kaum pria muda di sekte, kehebohan itu terjadi karena paras Tang Lian yang sangat cantik dan belum pernah mereka lihat sebelumnya.


Di antara kehebohan itu datang seorang pria muda yang cukup tampan menghadap mereka berempat.


“Salam Patriak, salam kakek.”


Orang yang diberi salam kemudian menemukan seorang pria muda yang berdiri dihadapan mereka.


“Patriak Xiang ... ini?”


“Sepertinya aku belum bercerita, ini adalah—”


“Jendral Liong dan Putri Tang Lian, ini adalah cucuku yang ku ceritakan tadi.” Zhang Wu memotong pembicaraan, membuat Xiang Yong mengerutkan alisnya.

__ADS_1


Zhang Wu tidak diam saja setelahnya, dia mendekati cucunya dan membisikkan sesuatu kepadanya.


“cucuku, dua orang di depanmu adalah putri Tang Lian juga Jendral Liong ... mereka berdua dari kekaisaran, sebaiknya kau memperkenalkan dirimu dan buat putri kaisar ini tertarik padamu,” Zhang Wu berbisik pelan.


Cucu Zhang Wu yang mendengarnya kemudian memperkenalkan dirinya, dia sendiri juga mendatangi mereka karena melihat Tang Lian yang sangat cantik berjalan bersama kakeknya, karena itu dia merasa ada kesempatan untuk mendekati Tang Lian.


“Putri Tang Lian, Jendral Liong ... perkenalkan namaku Zhang Hao, calon murid Sekte Pedang Kilat dan cucu dari tetua ke 3 Zhang Wu.”


Sembari memperkenalkan diri tatapan Zhang Hao terfokus kearah Tang Lian yang berdiri di depannya, dia juga mencoba memperlihatkan ketampanan miliknya bermaksud membuat Tang Lian tertarik padanya.


Zhang Hao sendiri merupakan pria yang paling tampan di sekte setelah Yao Jun, walaupun tidak setampan Yao Jun tetapi cukup banyak wanita di sekte yang tergila-gila dengan dirinya. Tidak hanya berbakat tetapi juga tampan, siapa wanita yang tidak tergila-gila dengan itu.


Namun hal yang dibanggakan dirinya seakan-akan menghilang setelah melihat Tang Lian yang tidak peduli padanya, bahkan tidak meliriknya sama sekali.


Sebagai seorang putri tentu tidak sedikit keluarga yang menawarkan pria mereka untuk menikahkannya dengan Tang Lian, terlebih Tang Lian memiliki paras yang sangat cantik juga sangat berbakat.


Karena banyaknya tawaran yang diajukan tentu Tang Lian sudah melihat sangat banyak pria tampan yang mencoba menikahi dirinya, dan untuk Zhang Hao sendiri tidak jauh berbeda dari mereka.


Tidak hanya itu alasan Tang Lian mengabaikan mereka semua yang mencoba mendekatinya, Tang Lian sendiri sangat menyukai latihan bela diri, karena itu dia merasa mencari pasangan bukanlah hal yang di perlukan untuknya sekarang.


Xiang Yong yang melihat Zhang Hao tidak di perhatikan kemudian menghembuskan napas pelan, dia semakin pusing melihat kelakuan Zhang Wu juga Zhang Hao yang mencoba menarik perhatian Tang Lian.


“Putri Tang Lian, Jendral Liong ... Zhang Hao adalah calon murid dari Sekte Pedang Kilat yang memiliki bakat paling tinggi dari yang lain, cukup banyak juga anggota sekte yang menjulukinya sebagai orang paling jenius di sekte saat ini,” Xiang Yong menambahkan.


Karena Xiang Yong memperkenalkannya, Jendral Liong kemudian tertarik untuk melihat bakat yang dimiliki oleh Zhang Hao, dan mencoba meminta izin Zhang Hao untuk memeriksa nadinya.


“Kualitas Tulang Emas? 4 fondasinya juga mencapai 80 persen! Tidak heran dia di juluki sebagai jenius nomor satu disini,” ucap Jendral Liong dengan nada memuji.

__ADS_1


__ADS_2