
“Apa yang kau lakukan!? Jangan mende—”
Belum sempat menyelesaikan kata-katanya, kepala salah satu anggota Gunung 7 Dosa terlepas dari tempatnya.
Anggota Gunung 7 Dosa yang lain melihat itu sontak merinding melihat kepala temannya terpisah dari tubuhnya.
Sesuai julukannya, Giok Kematian. Ini di dapatkan olehnya karena sepak terjangnya di dunia kultivasi Kekaisaran Tang.
Giok Kematian tidak segan membunuh kultivator aliran hitam dengan kejam, tidak seperti kultivator aliran putih kebanyakan yang terlalu meminimalisir membunuh sesama manusia.
Ini di sebabkan oleh masa lalunya yang kelam, nama asli dari Giok Kematian adalah Yao Jun, dia lahir dari keluarga kultivator yang cukup ternama di kota kecil kelahirannya.
Namun seluruh warga serta keluarganya di bantai oleh salah satu sekte kecil dari aliran hitam. Mereka membunuh setiap pria serta melecehkan setiap wanita yang ada.
Bahkan ibu dan kakak perempuan Yao Jun yang terkenal akan kecantikan mereka berdua juga di lecehkan dan di bunuh setelahnya.
Ayahnya yang mencoba menghentikan tindakan kultivator aliran hitam juga di bunuh dengan di pisahkan kepala dari tubuhnya.
Yao Jun melihat pemandangan mengerikan itu semua di balik ruangan rahasia milik ayahnya. Dan sejak saat itu ia bertekad untuk tidak pernah mengampuni para kulivator aliran hitam terutama sekte yang membantai keluarganya.
Beberapa jam setelah penyerangan terjadi tibalah bala bantuan dari sekte menengah aliran putih, bala bantuan yang tiba berhasil memukul mundur para penyerang aliran hitam.
Yao Jun di temukan bersembunyi di ruangan rahasia ayahnya oleh sekelompok aliran putih yang membantu, dan melaporkan hal itu ke patriak sekte mereka.
Patriak sekte itu kemudian mengangkat Yao Jun menjadi murid langsungnya karena bakat miliknya yang cukup tinggi.
Dan hanya beberapa tahun setelahnya, Yao Jun yang sudah berumur 23 tahun menjadi salah satu tetua sekte dan merupakan suatu mencapaian besar di dunia kultivasi Kekaisaran Tang karena menjadi tetua termuda dalam sejarah dunia kultivasi Kekaisaran Tang.
Umumnya rata-rata seorang kultivator di suatu sekte yang memiliki bakat biasa menjadi tetua di umur 30 tahun ke atas, dan minimal harus mencapai tingkat Raja kelas 3.
Sedangkan untuk Yao Jun sendiri sudah mencapai tingkat Bumi kelas 1, itu juga yang menimbulkan banyak rasa iri dari tetua lain di sektenya.
dua tahun kemudian setelah Yao Jun menjadi tetua, ia kembali mengejutkan dunia kultivasi Kekaisaran Tang dalam sepak terjang miliknya.
__ADS_1
Bagaimana tidak, Yao Jun membantai seluruh kultivator di salah satu sekte kecil aliran hitam yang dulunya membunuh keluarganya.
Seluruh kultivator yang ada tewas dengan mengenaskan, tidak ada dari mereka yang kepalanya tersambung dengan tubuhnya tanpa terkecuali.
Sejak itulah Yao Jun mendapat julukan Giok Kematian oleh para kultivator yang mendengar sepak terjang miliknya.
Giok untuk ketampanan miliknya yang mampu membuat setiap perempuan yang melihatnya tergila-gila, dan Kematian untuk sifat haus darahnya akan kultivator aliran hitam.
Walaupun terdengar kejam, Yao Jun sebenarnya sangat baik dan murah hati. Dia tidak akan segan untuk mengeluarkan harta pribadi miliknya untuk membantu mereka yang kesusahan.
Namun sayang di umurnya yang ke-27 tahun ia harus menderita penyakit dalam setelah bertarung dengan Monster Iblis di tingkat Bumi kelas 1 dalam misinya yang di berikan oleh beberapa tetua yang iri dengannya.
Karena penyakit dalam itu juga yang membuat Yao Ju harus pasrah dengan turunnya tingkat praktik miliknya menjadi tingkat Raja kelas 3 dan tidak bisa di tingkatkan kembali.
Mendengar berita itu tentu membuat tetua yang iri dengannya menjadi bahagia, dan tidak ada yang bisa membantu Yao Jun menyembuhkan penyakit dalam miliknya karena biaya yang akan di keluarkan sangat besar.
Bahkan patriak sekte yang sudah mencari-cari bantuan dari sekte lain mengangkat tangan untuk menyembuhkan luka milik Yao Jun karena tidak ada dari sekte lain yang mau membantunya melihat biaya yang di keluarkan tidak sedikit.
***
“Apa yang kalian lakukan!? Cepat kejar Giok Kematian.”
Perintah dari ketua kelompok membuat mereka tersadar dari ketakutan yang baru saja mereka alami dan bergegas mengejar Yao Jun.
Tentu saja jarak antara Yao Jun dengan Gunung 7 Dosa yang mengejar berkurang dengan cepat. Karena memang Yao Jun sedang dalam keadaan yang terluka juga Qi yang sedikit dan semakin menipis.
‘Mereka sungguh keras kepala, sepertinya tidak ada cara lain selain melawan mereka.’
Yao Jun berhenti di tengah pelariannya dan segera menyarungkan pedang miliknya. Kemudian mengeluarkan jurus yang sama seperti yang dia gunakan untuk membunuh Serigala Malam.
“Teknik Pedang Kilat : Kilat Menembus Gunung.”
Ketua kelompok Gunung 7 Dosa yang mengejar menyadari serangan yang akan di lakukan oleh Yao Jun, dan memberi perintah untuk menghindar.
__ADS_1
“Gawat ... semuanya menghindar!”
Kelima anggota yang berada di belakang dengan cepat mengikuti perintah dan segera menjauh menghindari serangan Yao Jun.
Namun tidak dengan tiga orang yang kepalanya sudah terpisah dari tubuhnya dengan Yao Jun berdiri di depan mereka disertai pedang di tangannya.
“Tch....” Yao Jun berdecak kesal karena hanya tiga orang yang terkena jurus miliknya, dan jurus yang baru di keluarkannya membuat Qi miliknya tersisa 20%.
Yao Jun kemudian berlari kembali menuju pusat namun ketua kelompok Gunung 7 Dosa tidak membiarkannya.
“Jangan pikir bisa lari lagi setelah berhenti.”
Ketua kelompok itu kemudian mengeluarkan jurusnya.
“Teknik 7 Dosa : Hembusan Api Dosa.”
Terlihat sebuah hembusan api yang cukup besar keluar dari mulutnya dan terarah ke tubuh Yao Jun.
Yao Jun yang menyadarinya tidak bisa menghindar karena sedikit telat, dan hanya bisa menahannya dengan pedang serta melapisi tubuhnya dengan Qi.
Api yang di tahan Yao Jun kemudian meledak cukup kuat dan membuat tubuhnya terhempas ke arah pohon di belakangnya. Bahkan ledakan yang di timbulkan juga membuat pohon di sekitarnya hancur dan terbakar.
Terlihat darah mengalir di tepi bibir Yao Jun.
“Kalau kau sebegitu inginnya bertarung denganku ... maka aku akan melayanimu, akan kupertaruhkan nyawaku dengan seluruh Qi milikku yang terisa.”
Yao Jun menyarungkan pedang miliknya dan mulai membuat segel tangan dengan cepat. Ketua kelompok Gunung 7 Dosa memiliki firasat buruk dengan apa yang akan terjadi jika Yao Jun di biarkan.
“Kalian yang berada di dekatnya ... cepat hentikan Giok Kematian mengeluarkan jurus miliknya!”
“Sudah terlambat!” balas Yao Jun lantang.
“Teknik Pedang Kilat : Kilat Menyambar Bumi.”
__ADS_1
Bersamaan setelah mengatakannya, muncul puluhan ledakan kilat yang menyambar dari langit.