Penguasa Dewa Semesta

Penguasa Dewa Semesta
Ch. 50 - Desa Kecil


__ADS_3

Rombongan Li Yuwen dan Yao Jun terus berlari menelusuri jalan menuju kota Zhao, mereka terus berlari selama enam jam dan akan berhenti untuk beristirahat selama dua jam.


“Guru, kita sudah melakukan perjalanan selama dua hari ini, tetapi sepertinya kita tidak akan sampai besok.”


“Kau benar Wen’er, perjalanan kita sedikit terhambat.”


Yao Jun mulai mengingat perjalanan mereka dua hari ini selalu terhalang oleh monster iblis yang berkeliaran di sepanjang perjalanan, walaupun rata-rata dari monster iblis yang muncul hanyalah di tingkat fana kelas 3 dan raja kelas 1, tetapi tidak jarang mereka menemukan sepuluh hingga dua puluh monster iblis yang memiliki tingkatan raja kelas 2 dan dipimpin oleh monster iblis yang memiliki tingkat raja kelas 3.


“Belakangan ini keberadaan monster iblis semakin meningkat, apa yang terjadi? Tetapi kita masih beruntung karena yang muncul hanya monster iblis dan bukan monster spiritual!” Yao Jun bergumam.


Ada perbedaan diantara monster iblis dan monster spiritual, biasanya saat monster spiritual lahir mereka rata-rata sudah memiliki tingkatan raja kelas 1, sedangkan monster iblis hanya memiliki tingkatan fana kelas 1.


Perbedaan yang lain adalah rata-rata monster spiritual bisa memahami sekaligus berbicara dalam bahasa manusia, dan bila mereka mencapai tingkatan bumi kelas 1 maka monster spiritual bisa merubah diri menyerupai manusia, walaupun masih ada sedikit karakteristik dari tubuh aslinya, misalnya saja mereka bisa berwujud manusia tetapi terlihat sebuah tanduk di kepala atau memiliki sebuah ekor di belakang.


Sedangkan monster iblis tidak bisa merubah tubuh mereka menjadi manusia maupun berbicara dalam bahasa manusia, tetapi dalam kasus yang langka monster iblis bisa berbicara dalam bahasa manusia tetapi tidak bisa merubah wujuh, dan kebanyakan yang terjadi biasanya mereka sudah mencapai tingkat saint kelas 1.


Sebenarnya masih ada lagi monster yang bisa merubah diri mereka ke dalam wujud manusia dengan sempurna, tetapi itu hanyalah sebuah legenda yang di ceritakan secara turun-temurun.


Li Yuwen yang mendengar gumaman Yao Jun mulai memikirkan kejadian di kehidupannya yang pertama.


‘Tahap pertama sudah datang secepat ini? Harusnya meningkatnya monster akan terjadi satu tahun lagi! Apa mungkin ini di sebabkan aku yang merubah masa lalu?’


Karena hari sudah malam mereka semua memutuskan untuk tidur dan beristirahat, karena akan di takutkan bila monster iblis yang mereka temui di jalan akan semakin banyak dari hari ini dan kemarin.


Pagi harinya, mereka semua terlihat baru saja menuntaskan sarapan dan tidak lama setelah itu mereka mulai kembali berlari, sama seperti sebelum-sebelumnya, monster iblis banyak berkeliaran di sepanjang jalan.


Tetapi kali ini jumlahnya lebih sedikit dari hari kemarin.

__ADS_1


Dua jam pun berlalu sejak mereka berlari dan tidak jauh di depan terlihat desa kecil dengan sebuah pagar menjulang tinggi yang terbuat dari batang bambu.


“Berhenti!” Yao Jun memberi perintah.


Para murid sekte menjadi bertanya-tanya kenapa Yao Jun meminta mereka untuk berhenti, tetapi berbeda dengan Li Yuwen yang menyadari apa yang Yao Jun sadari.


‘Tidak ada penjaga gerbang? Dan desa itu juga terlalu sunyi,’ batin Li Yuwen.


“Kalian semua tunggu disini, aku akan mengecek kedalam desa itu.”


Melihat Yao Jun pergi sendiri Li Yuwen meminta untuk ikut bersamanya, karena di paksa berkali-kali Yao Jun hanya bisa pasrah dan membiarkan Li Yuwen mengikutinya.


“Berhati-hatilah Wen’er, desa ini cukup mencurigakan.”


Mereka berdua terus berjalan menuju gerbang, dan disaat mereka tiba tidak ada satupun orang yang menymbut ataupun menjaga di gerbang desa itu.


“Ini semakin aneh.”


Yao Jun dan Li Yuwen kemudian berjalan memasuki sebuah bangunan yang terbuat dari kayu dengan sebuah papan bertuliskan kedai di dekat pintu masuknya.


Namun tidak lupa mereka menutupi pedang yang mereka bawa di pinggang menggunakan kain, karena biasanya manusia biasa akan takut bila melihat seseorang membawa pedang dengan bebasnya di jalan.


“Permisi!” Yao Jun memanggil pemilik kedai itu.


Tidak lama setelah Yao Jun memanggil, datang seorang wanita paruh baya yang berlari kecil mendekati mereka berdua.


“Maafkan aku karena tidak datang menyambut, karena sudah lama tidak ada pelanggan datang ke kedaiku ini.”

__ADS_1


Wanita itu kemudian mengarahkan Yao Jun dan Li Yuwen menuju kursi kosong yang tidak jauh dari mereka berdiri, dan setelahnya dia menyerahkan sebuah buku kecil yang berisikan daftar makanan juga minuman yang dia jual di kedai.


Namun sebelum memesan, Yao Jun bertanya kepada wanita pemilik kedai itu.


“Kenapa desa ini sangat sepi? Kemana semua warga desanya?”


Tetapi setelah bertanya hal itu, wajah pemilik kedai yang awalnya terlihat sedang tersenyum ramah berubah menjadi ketakutan.


Tubuh wanita itu bergetar hebat dan membuat Yao Jun berdiri dari tempatnya untuk menenangkan wanita itu dengan mengalirkan Qi miliknya.


“Nyonya apa yang terjadi dengan anda? Apakah sesuatu yang buruk sudah terjadi di desa ini?”


Kaget karena tubuhnya tiba-tiba menjadi tenang, wanita itu lekas menyadari bahwa kedua orang di depannya adalah seorang petapa setelah melihat mereka berdua membawa sebuah benda yang terlihat cukup panjang di pinggang.


Petapa adalah sebutan para manusia biasa yang di tujukan untuk seorang kultivator, kata petapa sendiri di ambil karena menurut cerita yang beredar di kalangan manusia biasa, petapa di katakan memiliki kesaktian juga sebuah teknik sihir yang cukup tinggi yang bahkan bisa memanggil petir dan hujan.


–––


Sedikit pemberitahuan, karena tercapainya sudah 50 bab novel Penguasa Dewa Semesta ini, saya selaku author ingin memberikan para pembaca sekalian sebuah hak khusus yaitu memberikan pertanyaan yang terkait dengan novel ini, ini juga berhubungan sebagai permintaan maaf saya karena beberapa hari kemarin jarang update.


Pertanyaan yang di ajukan hanya akan di jawab di bab ini saja dan pertanyaan akan di tutup bila bab selanjutnya sudah di update, walaupun begitu setiap orang hanya bisa memberikan satu pertanyaan.


Boleh tanyakan apa saja tetapi harus terkait dengan novel Penguasa Dewa Semesta, spoiler pun akan saya jawab, tetapi ada batasan juga dalam menanyakan.


Seperti misalnya pertanyaan tidak akan di jawab bila yang di tanyakan adalah ending cerita.


Itu saja yang saya sampaikan, silahkan ajukan pertanyaan terkait cerita novel ini di kolom komentar dan berhati-hatilah dalam bertanya karena itu bisa menyia-nyiakan batas pertanyaan yang kalian punya.

__ADS_1


(Semoga tidak terlalu banyak yang bertanya, TERLALU BANYAK SPOILER)


__ADS_2