
Suara sorakan menggema di seluruh ruangan dengan dimulainya ujian penerimaan murid, bagi warga biasa maupun murid sekte, ujian penerimaan murid adalah hal yang seru untuk dilihat dan juga ujian ini hanya diadakan satu tahun sekali.
Dengan dimulainya ujian oleh Xiang Yong, tetua kedua berdiri dari kursinya dan mulai membuka suara.
“Para calon murid sekalian, kalian pasti tahu mengenai tahapan ujian yang ada ... tapi aku akan menjelaskannya lagi agar kalian lebih mengerti apa yang harus dilakukan nanti.”
Tetua kedua pun menjelaskan bahwa ada total tiga tahap ujian yang akan mereka lakukan, pertama adalah tes menilai bakat, seperti namanya tahap pertama ini setiap calon murid akan di periksa kualitas tulangnya.
Tahap kedua adalah berburu inti monster, semakin tinggi tingkatan inti monster yang di dapat maka akan semakin besar peluang mereka akan di terima. Dan yang terakhir adalah ujian bertarung, di ujian terakhir ini mereka yang berhasil lolos di ujian kedua akan di tes kemampuan bertarung satu sama lain dan akan di tentukan peringkatnya berdasarkan sejauh mana dia bisa bertahan.
“Aku akan mendapatkan peringkat pertama!”
“Peringkat pertama akan menjadi milikku!”
Banyak calon murid menjadi bersemangat dan ingin mengambil posisi pertama di ujian terakhir nanti, namun ada juga yang mengincar itu tetapi dengan maksud menarik perhatian seorang gadis.
“Putri Tang Lian, disaat ujian terakhir nanti akan kupastikan kau tertarik dan tergila-gila padaku ... tunggu saja,” ucap Zhang Hao dengan senyum jahatnya.
‘Kau sudah berubah ... dasar bodoh,’ batin Qiao Wei yang melihat Zhang Hao terus menatap ke arah wajah Tang Lian.
Karena sudah menjelaskan semua tahapan juga peraturan yang ada, tetua kedua memanggil beberapa tetua untuk membantunya mengecek tiap kualitas tulang calon murid yang ada.
“Mari kita mulai tahap pertama ujian ini.”
Tiap sepuluh calon murid maju setelah dimulainya ujian, dan dalam waktu singkat sudah lebih dari setengahnya yang maju untuk mengetes bakat mereka.
“Tulang biasa ... gagal!”
“Tulang bisa ... gagal!”
__ADS_1
“Tulang tembaga ... lolos!”
Banyak dari mereka yang maju gagal di tahap pertama karena memiliki kualitas tulang biasa, memang minimal untuk dapat maju ke tahap berikutnya adalah memiliki kualitas tulang tembaga atau di atasnya.
Beberapa waktu berlalu dan kini giliran Zhang Hao yang maju untuk mengetes kualitas tulang miliknya, memang sudah banyak yang mengetahui bahwa kualitas tulang Zhang Hao adalah tulang emas, namun ada perubahan di fondasi miliknya.
“Fondasinya 85 persen....” ucap tetua yang mengecek bakat Zhang Hao.
“Tuan muda Zhang Hao adalah peringkat pertama.”
“Sekte kita kedatangan seorang jenius.”
Mendengar itu tentu banyak yang menjadi heboh, dan tidak terkecuali Xiang Yong juga terkejut dengan perkembangan yang di alami Zhang Hao.
Sedangkan Zhang Wu yang melihat reaksi banyak orang menjadi senang kemudian mulai menyombongkannya kepada Tang Lian.
“Di zaman sekarang banyak wanita yang ingin menikahi pria berbakat, namun aku menolak lamaran yang mereka ajukan untuk menikahi cucuku karena tidak cukup berbakat sepertinya ... tetapi itu tidak apa-apa bila orang seperti tuan putri mau menikahi cucuku, aku akan sangat bersedia.”
Xiang Yong yang mendengar itu menjadi sangat marah dan mulai meremas kursi yang dia duduki, begitu juga jendral Liong yang menahan amarah miliknya karena merasa Tang Lian di hasut agar menikahi cucu Zhang Wu, bila Tang Jianying mendengar itu langsung mungkin Zhang Wu beserta seluruh keluarganya akan di bumi hanguskan.
Namun jendral Liong tidak ingin gegabah seperti menyerang Zhang Wu karena mengeluarkan kata-kata seperti itu, dia menyadari bahwa tingkat praktik miliknya lebih rendah dari Zhang Wu yang berada di tingkat bumi kelas 3 sedangkan dia hanya di tingkat Bumi kelas 1.
Disaat mereka terus menahan amarah, Tang Lian yang mendengar ucapan Zhang Wu kemudian memberikan jawaban yang membuat Xiang Yong juga jendral Liong terkejut.
“Maafkan kata-kataku ini tetapi aku tidak pernah ingin menikahi pria yang bakatnya berada di bawahku, juga aku tidak ingin menikah dengan pria yang selalu menatapku dengan tatapan yang aneh.”
Zhang Wu yang mendengar itu kemudian tersedak ludahnya sendiri, sedangkan Xiang Yong juga jendral Liong hanya tertawa kecil mendengar jawaban yang di berikan oleh Tang Lian.
“Sepertinya kategori pria yang diinginkan oleh tuan putri lebih tinggi dari cucumu tetua ketiga,” ucap Xiang Yong sembari tertawa.
__ADS_1
“Aku jadi kasihan dengan orang-orang yang melamar putri Tang Lian sebelumnya karena tidak mengetahui kategori pria yang ingin dia nikahi,” ucap jendral Liong dengan tawanya.
Zhang Wu yang mendengar ejekan mereka berdua hanya mengumpat kesal dalam hati sekaligus malu karena merasa dia hanya merendahkan dirinya juga cucunya di hadapan Tang Lian.
**
“Qiao Wei!” ucap tetua kedua memanggil.
Qiao Wei pun berdiri dari kursinya dan bergerak maju ke arah arena tempat tetua kedua berdiri, dan saat mencapai tempat itu nadinya kemudian diperiksa.
“Ini?! Kualitas tulang emas?! Fondasinya juga 70 persen!” tetua kedua terkejut.
Sedangkan orang lain yang mendengarnya menjadi heboh, bahkan Tang Lian yang selalu biasa dengan bakat yang di perlihatkan oleh Zhang Hao juga terkejut karenanya, baginya ini adalah pertama kalinya dia melihat seorang gadis yang seumuran dengannya memiliki bakat yang tinggi.
‘Weiwei?! Kau ... kau benar-benar berhasil mencapai kualitas tulang emas?’ batin Zhang Hao.
Sepuluh tahun lalu Zhang Hao dan Qiao Wei adalah teman masa kecil yang sangat akrab bahkan pernah sama-sama berbicara ingin menikah saat mereka sudah dewasa, namun mereka berdua terpisah disaat kualitas tulang mereka berdua di periksa di umur mereka yang baru mencapai 10 tahun.
Banyak yang menyanjung Zhang Hao tetapi tidak dengan Qiao Wei karena hanya memiliki kualitas tulang perak saat itu. Dan karena Zhang Hao selalu menyemangati Qiao Wei yang bersedih, gadis itu pun memutuskan untuk latihan tertutup selama lima tahun dengan tujuan meningkatkan kualitas tulangnya dan membicarakannya pada Zhang Hao juga kakeknya.
“Tetua Yao, aku menjadi tidak sabar dengan reaksi yang akan ditunjukkan oleh tetua ketiga saat melihat kualitas tulang muridmu nanti.”
“Kau benar tetua Fang, aku juga menantikan wajah terkejutnya,” balas Yao Jun sembari tertawa kecil.
–––
Karena banyak yang mengatakan novel ini lebih baik di update pada jam sepuluh malam, maka saya memutuskan jadwal tiap hari novel ini update jatuh pada jam sepuluh malam.
Jadi bila ingin mengetahui novel ini sudah update atau tidak silahkan tunggu hingga jam yang ditentukan.
__ADS_1